Mengundang keluarga, sahabat, dan kerabat ke acara pernikahan kini semakin mudah dilakukan melalui WhatsApp (WA). Selain praktis, mengirim undangan digital juga dapat menghemat waktu dan biaya. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan pemilihan kata agar pesan yang dikirim terdengar sopan, hangat, dan tetap berkesan bagi penerimanya.
- Awali dengan salam dan sapaan yang sopan
- Gunakan kalimat undangan yang personal
- Perhatikan waktu mengirim undangan
- Pastikan informasi dalam undangan sudah lengkap
- Sesuaikan bahasa dengan penerima
- Jangan memaksa penerima untuk hadir
Meskipun disampaikan melalui pesan singkat, undangan pernikahan sebaiknya tetap menggunakan bahasa yang baik dan menunjukkan rasa hormat kepada orang yang diundang. Berikut beberapa contoh kata-kata undangan pernikahan lewat WA yang bisa kamu jadikan referensi.
.jpg)
Jika ingin mengundang atasan, rekan kerja, orang yang lebih tua, atau kerabat yang dihormati, gunakan kalimat formal. Pilih bahasa yang santun dan sertakan informasi mengenai waktu serta lokasi acara.
Contoh:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara pernikahan kami yang insyaallah akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal: [Hari, tanggal]
Waktu: [Jam]
Tempat: [Lokasi acara]
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Untuk teman dekat, kamu bisa menggunakan bahasa yang lebih santai tanpa menghilangkan kesan sopan. Tambahkan sapaan akrab agar pesan terasa lebih personal.
Contoh:
Hai, [Nama]!
Dengan penuh kebahagiaan, aku ingin mengundang kamu untuk hadir di hari istimewaku. Aku akan melangsungkan pernikahan pada [hari, tanggal] di [lokasi].
Besar harapanku kamu bisa hadir dan ikut merayakan momen bahagia ini bersama kami. Kehadiran dan doa darimu akan sangat berarti.
Sampai bertemu di hari bahagia kami!
.jpg)
Jika ingin mengirimkan undangan kepada banyak orang, format singkat bisa menjadi pilihan. Meskipun sederhana, pastikan informasi penting tetap tercantum dengan jelas.
Contoh:
Assalamu'alaikum.
Dengan segala kerendahan hati, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara pernikahan kami pada:
Hari/Tanggal: [Tanggal]
Waktu: [Jam]
Tempat: [Lokasi]
Besar harapan kami atas kehadiran serta doa restu yang diberikan. Terima kasih atas perhatian dan waktunya.
Untuk memberikan kesan lebih personal, kamu bisa menyampaikan undangan dengan kalimat yang menyentuh. Pilihan ini cocok untuk sahabat, keluarga, maupun orang-orang terdekat.
Contoh:
Sebuah perjalanan baru akan segera kami mulai. Dengan penuh rasa syukur dan bahagia, kami ingin berbagi momen istimewa ini bersama orang-orang terkasih.
Kami berharap kamu dapat hadir untuk menyaksikan dan merayakan hari bahagia kami pada [hari, tanggal] di [lokasi].
Kehadiranmu akan menjadi bagian indah dari kenangan yang akan selalu kami simpan.
.jpg)
Jika ingin menggunakan nuansa Islami, kamu dapat menyertakan salam, ungkapan syukur, serta doa agar acara pernikahan diberkahi.
Contoh:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Atas izin dan rahmat Allah SWT, kami akan melangsungkan pernikahan sebagai awal perjalanan ibadah bersama.
Dengan penuh kebahagiaan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan memberikan doa restu pada acara pernikahan kami.
Semoga kehadiran dan doa yang diberikan menjadi keberkahan bagi perjalanan rumah tangga kami.
(Baca juga: Tips Mendapatkan Undangan Pernikahan yang Elegan)
Sebelum mengirimkan undangan, pastikan kamu sudah mencantumkan nama penerima dengan benar, tanggal dan waktu acara, alamat lengkap, serta tautan undangan digital jika tersedia. Sebaiknya kirim pesan secara personal agar penerima merasa dihargai.
Selain itu, hindari mengirim undangan terlalu mendadak. Berikan waktu yang cukup agar keluarga, teman, dan kerabat dapat mengatur jadwal untuk menghadiri acara pernikahanmu. Dengan begitu, undangan sederhana melalui WhatsApp tetap terasa sopan, istimewa, dan berkesan.
(Penulis: Sania Zelikha)