Life & Health

6 Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Perlu Kamu Ketahui

By : Her World Indonesia - 2026-10-19 14:00:02 6 Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Perlu Kamu Ketahui

Kaki pecah-pecah merupakan masalah kulit yang cukup umum terjadi, terutama pada bagian tumit. Kondisi ini ditandai dengan kulit yang kering, menebal, dan mengalami retakan. Selain mengganggu penampilan, kaki pecah-pecah juga dapat menimbulkan rasa nyeri, bahkan perdarahan jika retakannya cukup dalam.


Cara Mencegah Kaki Pecah-Pecah agar Tidak Makin Parah

Untuk menjaga kesehatan kulit kaki, gunakan pelembap yang mengandung urea atau bahan pelembap lainnya, kenakan alas kaki yang nyaman, dan hindari mandi menggunakan air yang terlalu panas. Kamu juga perlu menjaga kebersihan kaki serta memeriksa kondisi tumit secara berkala.

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga masalah kesehatan tertentu. Agar kamu dapat mengatasinya dengan tepat, berikut beberapa penyebab kaki pecah-pecah yang perlu diketahui.


6 Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Perlu Kamu Ketahui

1. Kulit Kaki Kering



(Berbagai penyebab kaki pecah-pecah. Foto: Dok. Yan Krukau/ Pexels)


Salah satu penyebab utama kaki pecah-pecah adalah kulit yang kering. Kulit yang kekurangan kelembapan cenderung kehilangan elastisitas sehingga lebih mudah mengalami retakan, terutama pada bagian tumit yang menanggung beban tubuh.

Penggunaan sabun dengan bahan yang terlalu keras, mandi menggunakan air panas, serta kurangnya perawatan kulit dapat memperburuk kondisi ini. Untuk mengatasinya, kamu dapat menggunakan pelembap khusus kaki secara rutin, terutama setelah mandi.


2. Terlalu Lama Berdiri

Kebiasaan berdiri dalam waktu lama dapat meningkatkan tekanan pada tumit. Tekanan tersebut membuat kulit di sekitar tumit melebar dan menebal. Jika kulit kehilangan kelembapan dan elastisitasnya, retakan pun lebih mudah terbentuk.

Apabila pekerjaanmu mengharuskan kamu berdiri sepanjang hari, gunakan alas kaki yang nyaman dan memiliki bantalan tumit yang baik untuk membantu mengurangi tekanan.


3. Penggunaan Alas Kaki yang Kurang Tepat



(Berbagai penyebab kaki pecah-pecah. Foto: Dok. Vandana Vankhede/ Pexels)


Memakai sandal terbuka di bagian tumit atau alas kaki yang tidak memberikan dukungan memadai dapat meningkatkan risiko kaki pecah-pecah. Kondisi ini memungkinkan bantalan lemak pada tumit melebar ke samping ketika menerima tekanan.

Oleh karena itu, pilihlah alas kaki yang ukurannya sesuai, menopang tumit dengan baik, dan nyaman digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.


4. Penumpukan Kulit Mati

Kulit yang menebal atau kapalan pada tumit dapat menjadi salah satu faktor pemicu retakan. Penumpukan ini biasanya terjadi akibat gesekan dan tekanan berulang.

Kamu dapat merawatnya dengan merendam kaki sebentar menggunakan air hangat, kemudian menggosok kulit secara lembut menggunakan batu apung. Hindari mengikis kulit terlalu dalam atau memotong kapalan sendiri karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.


5. Kekurangan Nutrisi Tertentu



(Berbagai penyebab kaki pecah-pecah. Foto: Dok. ???? ??????????/ Pexels)


Asupan nutrisi yang tidak mencukupi dapat memengaruhi kesehatan kulit. Beberapa zat gizi, seperti vitamin C, vitamin E, zinc, dan protein, berperan dalam menjaga serta memperbaiki jaringan kulit.

Meski demikian, kaki pecah-pecah tidak selalu menandakan kekurangan vitamin. Pastikan kamu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan tidak mengonsumsi suplemen dosis tinggi tanpa indikasi yang jelas.


6. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi kesehatan, seperti diabetes, eksim, psoriasis, dan gangguan tiroid, dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau meningkatkan risiko kerusakan kulit pada kaki.

Pada penderita diabetes, kaki pecah-pecah perlu mendapat perhatian khusus karena gangguan saraf dan sirkulasi darah dapat memperlambat penyembuhan luka. Jika retakan terasa nyeri, berdarah, tampak meradang, atau tidak kunjung membaik, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan tenaga medis.


(Baca juga: Jadi Lebih Nyenyak, Ini 6 Manfaat Pakai Kaos Kaki Saat Tidur)


Dengan memahami penyebab kaki pecah-pecah, kamu dapat memilih perawatan yang sesuai dan membantu mencegah retakan semakin parah. Jika kaki pecah-pecah disertai luka terbuka, perdarahan, atau tanda infeksi, jangan menunda pemeriksaan medis.



(Penulis: Sania Zelikha)



Life & Health