Life & Health

Peluncuran Art Jakarta Papers 2026 Karya Seni Kertas

By : Her World Indonesia - 2026-01-27 13:10:01 Peluncuran Art Jakarta Papers 2026 Karya Seni Kertas

Art Jakarta kembali memperluas ekosistem seni rupa kontemporer melalui peluncuran Art Jakarta Papers 2026, sebuah pameran seni yang secara khusus menyoroti medium kertas. Edisi perdana ini akan berlangsung pada 5–8 Februari 2026 di City Hall, Pondok Indah Mall 3, dan menghadirkan 28 galeri dari Indonesia serta berbagai negara Asia. Fokus utama pameran ini adalah eksplorasi karya seni berbasis kertas, mulai dari gambar, cetak, ilustrasi, fotografi, buku seniman, hingga praktik eksperimental yang berakar pada riset dan arsip.



(Art Jakarta meluncurkan Art Jakarta Papers, seni dari kertas. Foto. Dok. Art jakarta)


Melalui Art Jakarta Papers, kamu diajak untuk melihat kertas sebagai medium yang memiliki nilai historis, konseptual, sekaligus ekonomi yang kuat. Selama ini, karya berbasis kertas sering dianggap sebagai medium sekunder, padahal dalam praktik seni kontemporer, kertas justru menjadi fondasi penting dalam pengembangan ide dan produksi pengetahuan visual. Secara global, seni berbasis kertas menunjukkan pertumbuhan signifikan, terlihat dari kehadirannya di berbagai art fair, biennale, dan pameran institusional yang semakin menghargai materialitas serta aksesibilitas medium ini.

Artistic Director Art Jakarta, Enin Supriyanto, menyampaikan harapannya agar Art Jakarta Papers dapat memperkuat dan memperluas apresiasi publik terhadap seni berbasis kertas. Kamu sebagai penikmat seni, kolektor, maupun masyarakat umum diharapkan dapat melihat keragaman bentuk dan pencapaian seni kontemporer melalui medium yang sederhana namun kaya makna ini.



(Art Jakarta meluncurkan Art Jakarta Papers, seni dari kertas. Foto. Dok. Art jakarta)

Pameran ini didukung oleh Lead Partners BCA dan Sucor Asset Management yang menghadirkan Special Presentations. myBCA mempersembahkan myBCA Space dengan instalasi seni monolitik karya Rudy Atjeh. Instalasi berbahan kertas potong tangan ini menggambarkan perjalanan hidup manusia melalui metafora pohon, lengkap dengan aktivitas origami yang memungkinkan kamu berinteraksi langsung dengan karya tersebut. Sementara itu, Sucor AM Corner menampilkan instalasi interaktif kolaborasi dengan Naufal Abshar, menggunakan permainan catur sebagai metafora strategi investasi melalui enam patung papier-mâché.



(Art Jakarta meluncurkan Art Jakarta Papers, seni dari kertas. Foto. Dok. Art jakarta)

Dukungan juga datang dari EDISII, salah satu Main Partner yang menghadirkan karya cetak seni rupa edisi terbatas dari seniman kontemporer Indonesia. Selain itu, Art Jakarta Papers kembali menghadirkan SPOT, sebuah ruang kuratorial untuk presentasi tunggal berskala besar, dengan karya dari Iwan Effendi dan kolektif fotografi Ruang MES 56.


(Baca juga: Cari Tempat Baru? Ini 5 Rekomendasi Galeri Seni di Indonesia)


Untuk melengkapi pengalaman pameran, kamu dapat mengikuti enam diskusi panel pada 7–8 Februari 2026 yang membahas peran kertas dalam ekosistem seni, konservasi di iklim tropis, hingga peluang pasar internasional. Dengan rangkaian program ini, Art Jakarta Papers menegaskan komitmennya sebagai platform berkelanjutan yang memperkuat ekosistem seni Indonesia sekaligus membuka dialog seni kontemporer di tingkat regional.



(Penulis: Sania Zelikha)



Life & Health