Life & Health

Waspadai Tanda-Tanda Lyme Disease: Kenali Gejalanya

By : Her World Indonesia - 2025-08-05 14:00:01 Waspadai Tanda-Tanda Lyme Disease: Kenali Gejalanya

Kamu mungkin belum terlalu akrab dengan lyme disease, tapi penyakit ini bisa menimbulkan gangguan serius jika tidak ditangani sejak awal. Lyme disease disebabkan oleh bakteri Borrelia burgdorferi yang ditularkan melalui gigitan kutu yang terinfeksi. Penyakit ini umum ditemukan di wilayah dengan hutan lebat, rumput tinggi, atau area yang banyak hewan liar.


Seberapa Bahaya Lyme Disease

Lyme disease atau penyakit lyme merupakan infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu. Penyakit ini banyak ditemukan di wilayah beriklim sedang dan lembap, terutama di area berhutan dan berumput. Meskipun terlihat seperti penyakit ringan, lyme disease dapat berkembang menjadi kondisi serius jika tidak segera ditangani.

Kamu mungkin belum terlalu familiar dengan penyakit ini, tetapi penting untuk memahami betapa bahayanya lyme disease, apalagi jika kamu sering beraktivitas di alam terbuka. Penyakit ini bisa menyerang berbagai sistem tubuh, mulai dari kulit, persendian, hingga sistem saraf dan jantung.

Mendeteksi gejalanya sejak awal sangat penting agar penanganan medis bisa segera dilakukan. Beberapa gejala mungkin tampak ringan, tapi bisa berkembang menjadi kondisi serius bila diabaikan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengenali ciri-cirinya.

Berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri-ciri lyme disease yang sering muncul pada tubuh.


1. Ruam Kemerahan Berbentuk Seperti Target (Bull’s Eye Rash)



(Berbagai ciri lyme disease yang perlu diketahui. Foto. Dok. Erik Karits/ Pexels)


Ciri khas lyme disease adalah munculnya ruam kemerahan berbentuk lingkaran yang menyerupai sasaran tembak. Ruam ini biasanya muncul beberapa hari setelah gigitan kutu, dan tidak terasa gatal atau sakit. Jika kamu melihat ruam semacam ini, segera konsultasikan ke dokter.


2. Demam dan Menggigil

Kamu mungkin akan merasa seperti sedang terserang flu. Gejala demam ringan hingga tinggi, disertai menggigil, bisa menjadi tanda awal infeksi lyme disease. Ini menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh sedang bereaksi terhadap infeksi bakteri.


3. Kelelahan Berlebihan

Jika kamu merasa lelah secara ekstrem tanpa alasan yang jelas, bisa jadi itu adalah sinyal dari tubuh. Kelelahan ini tidak seperti kelelahan biasa, melainkan bisa membuat kamu sulit melakukan aktivitas sehari-hari.


4. Nyeri Otot dan Sendi



(Berbagai ciri lyme disease yang perlu diketahui. Foto. Dok. Kindel Media/ Pexels)


Nyeri yang berpindah-pindah antara sendi dan otot juga umum terjadi. Kamu mungkin merasa seperti mengalami nyeri pada lutut hari ini, lalu besok berpindah ke pergelangan tangan. Kondisi ini dapat menyerupai gejala arthritis.


5. Sakit Kepala dan Leher Kaku

Infeksi lyme disease juga bisa menyebabkan peradangan di sistem saraf. Akibatnya, kamu bisa merasakan sakit kepala terus-menerus dan leher yang terasa kaku, terutama saat digerakkan.


6. Gangguan Saraf dan Kesemutan

Beberapa orang mengalami gejala neurologis seperti kesemutan, mati rasa, atau bahkan kelumpuhan ringan pada wajah (dikenal sebagai bell’s palsy). Jika kamu mengalami sensasi aneh pada anggota tubuh, sebaiknya segera periksakan diri.


7. Masalah Konsentrasi dan Ingatan



(Berbagai ciri lyme disease yang perlu diketahui. Foto. Dok. MART PRODUCTION/ Pexels)


Dalam beberapa kasus, lyme disease bisa memengaruhi fungsi kognitif. Kamu mungkin kesulitan berkonsentrasi, cepat lupa, atau merasa kebingungan. Ini bisa menjadi tanda infeksi yang sudah berkembang lebih jauh.


(Baca juga: 7 Fakta Penyakit Lyme yang Wajib Diketahui)


Mengenali ciri-ciri lyme disease sejak awal sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Jika kamu merasa pernah digigit kutu atau berada di lingkungan yang berisiko, perhatikan gejala-gejala di atas dan segera cari pertolongan medis. Penanganan tepat waktu bisa membuat proses pemulihan jauh lebih cepat dan efektif.


(Penulis: Sania Zelikha)



Life & Health