Sex & relationship

Sering Terjadi, Kenali 5 Tanda Pasangan Lakukan Gaslighting

By : Her World Indonesia - 2024-05-17 20:00:01 Sering Terjadi, Kenali 5 Tanda Pasangan Lakukan Gaslighting

Gaslighting merupakan salah satu bentuk kekerasan mental yang seringkali membuat hubungan menjadi sangat toxic. Biasanya tindakan ini dilakukan dengan cara memanipulasi persepsi korbannya. Saat di-gaslighting, korban akan meragukan diri sendiri dengan bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan dirinya. Tak hanya itu saja, gaslighting membuat korban berpikir bahwa ia terlalu sensitif dan merasa bersalah. Tindakan manipulasi ini bisa terjadi di mana saja, termasuk lingkup keluarga atau pertemanan. Namun, paling sering terjadi di hubungan asmara. Sayangnya, terkadang mereka yang menjadi korban tindakan manipulasi ini tidak menyadarinya, terlebih jika terjadi secara berkala.


Efeknya untuk korban pun sangat merugikan, mulai dari diri akan mudah merasa cemas, kurang percaya diri, hingga merasa terisolasi. Agar kamu tidak mengalami hal serupa dalam sebuah hubungan, kenali tanda-tanda pasangan sedang memanipulasimu di bawah ini!


1. Menghina Berkedok Kritik Secara Berlebihan

(Kritik berlebihan dan terlalu sering bisa jadi pertanda gaslighting. Foto: Dok. cottonbro studio/Pexels)


Kamu harus membedakan kritik yang tulus untuk membuat dirimu menjadi lebih baik dan tidak. Saat pasangan sering mengkritik bahkan hal-hal kecil sekaligus seperti tampilanmu dengan kesan yang meremehkan, ini bisa menjadi tanda dia sedang memanipulasi untuk membuatmu semakin merasa kurang percaya diri.


(Baca juga: Kenali 4 Tanda Hubunganmu Masih Ada Harapan Sebelum Berpisah)


2. Menyangkal Tindakan yang Dilakukan


(Gaslighting ditunjukkan dengan tidak ingin memvalidasi perasaan pasangannya. Foto: Dok. Ketut Subiyanto/Pexels)


Pasangan yang sedang gaslighting cenderung akan menyangkal segala hal yang kamu sampaikan tentangnya entah itu perkataannya atau tindakannya. Dia akan menolak fakta sebenernya dan bilang kalau kamu keliru. Lalu, dia akan menjelaskan penjelasan versi dirinya yang sebenarnya tidak konsisten. Kamu pun akan menjadi ragu dan mempertanyakan interpretasi dirimu.


3. Meremehkan Emosi dan Perasaanmu

(Emosi negatif yang terbendung akan diabaikan. Foto: Dok. Alex Green/Pexels)


Tindakan ini biasanya paling sering dilakukan oleh pasangan yang ingin memanipulasi. Ketika kamu mengutarakan amarah, sedih, atau kecewa atas tindakan pasanganmu, dia justru akan menuduh kalau kamu hanyalah paranoid, berimajinasi, atau dianggap terlalu sensitif. Kamu pun akan semakin meragukan perasaanmu dan merasa bersalah.


4. Memanfaatkan Orang Lain Untuk Menyalahkanmu


(Kamu akan mudah terpuruk karena manipulasi pasangan yang gaslighting. Foto: Dok. Liza Summer/Pexels)


Ketika berargumen, sosok gaslighting biasanya akan memanfaatkan orang-orang terdekatmu seperti teman dan keluarga untuk menyalahkan dirimu. Misalnya, dia akan bilang kalau ternyata kamu memiliki sifat pemarah seperti apa yang dikatakan keluargamu. Ucapannya seolah-olah menandai kalau memang keluargamu yang mengatakannya, padahal sebenarnya tidak. Dengan cara ini, kamu akan dibuat menjadi ragu dan lebih memendam emosi diri.


5. Menyebarkan Rumor Tentang Dirimu

(Membuat persepsi orang lain terhadapmu buruk menjadi tindakan manipulasi. Foto: Dok. Keira Burton/Pexels)


Kamu perlu pahami bahwa salah satu tujuan gaslighting adalah mengontrol pasangan dengan mengisolasi dirinya dari orang-orang terdekat. Mereka akan melakukan ini dengan menyebarkan gosip tentang sifatmu yang tidak benar ke orang-orang di sekitarmu. Selain itu, bisa juga pasanganmu menyampaikan sebaliknya bahwa teman-temanmu membicarakan hal negatif tentang dirimu yang bertujuan ingin menghasut agar kamu menjauhi mereka. 


(Baca juga: 3 Pasangan Zodiak Ini Sering Berdebat, Penasaran?)


Mengenali tanda-tanda gaslighting memang tidak mudah. Terkadang karena rasa sayang yang dimiliki bisa membutakanmu untuk tahu apakah kamu terjebak dalam hubungan toxic atau tidak. Meski begitu, kamu harus tetap lebih waspada atas perkataan dan tindakan pasanganmu khususnya saat kamu sedang mengajak diskusi atau mengonfirmasi perbuatan mereka. Tindakan manipulasi yang terjadi terus-menerus ini bisa berdampak buruk untuk kesejahteraan mentalmu dalam jangka panjang.


(Penulis: Zahrah Pricila)


Sex & relationship