Ingin Lash Lift? Ketahui Risiko Hingga Cara Merawatnya!


  • Ingin Lash Lift? Ketahui Risiko Hingga Cara Merawatnya!
    Hal yang harus diketahui sebelum lakukan lash lift. (Foto: Dok. The Trend Spotter)

    Lash lift adalah sebuah teknik untuk melentikkan bulu mata yang bertujuan untuk membuat bulu mata lebih tebal dan tampak memiliki volume. Teknik ini sudah cukup populer di kalangan masyarakat dan biasanya menjadi alternatif bagi kaum wanita yang ingin melentikkan bulu mata tanpa harus melakukan eyelash extension. Hal ini dikarenakan eyelash extension memerlukan penggunaan bulu mata palsu untuk meningkatkan penampilan bulu mata, berbeda dengan lash lift yang hanya perlu menggunakan bulu mata asli. Prosedur lash lift dilakukan dengan menggunakan keratin agar bulu mata dapat lebih terangkat dan bervolume. Dengan melakukan lash lift, kita tidak perlu menggunakan maskara dan penjepit bulu mata lagi. 


    Lash lift sendiri berawal dari metode alternatif untuk mengeriting rambut yang ditemukan pada tahun 1905 oleh seorang penata rambut asal Jerman bernama Charles Nessler. Kemudian, metode mengeriting rambut atau eyelash perming ini berkembang secara luas setelah tahun 2000 sampai akhirnya sering disebut sebagai lash lift




    Tahapan Prosedur Lash Lift


    Prosedur lash lift tentunya hanya boleh dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah terlatih. Pertama-tama, kita harus membersihkan make up di wajah, terutama di bagian mata, agar tidak ada bahan make up yang mengganggu jalannya prosedur dan masuk ke dalam area bulu mata. Kemudian, tenaga ahli akan menempelkan sebuah silikon perekat yang tebal pada area kelopak mata. Setelah itu, bulu mata kita akan disisir perlahan agar terpisah dan lebih rapi. Dalam proses ini, bulu mata juga akan diangkat sehingga menempel ke bagian silikon perekat yang sudah ditempelkan ke area kelopak mata. 


    lash lift

    (Prosedur lash lift. Foto: Dok. lucielashes_/Instagram)


    Setelah bulu mata terangkat, tenaga ahli akan mengoleskan krim khusus yang memiliki berbagai macam kandungan, salah satunya adalah keratin, kepada bulu mata. Tak hanya itu, bulu mata juga diolesi maskara khusus yang bertujuan untuk membuat bulu mata lebih tebal, bervolume, dan lebih hitam. Seperti eyelash extension, lash lift juga menyediakan beberapa pilihan jenis kelentikkan yang bisa kita pilih, seperti ukuran small, medium, large, atau super large


    Proses lash lift ini berlangsung selama 30 hingga 40 menit untuk satu mata. Selama proses pengerjaan ini, mata kita harus selalu berada dalam kondisi tertutup rapat untuk mencegah risiko krim pelentik bulu mata masuk dan menyebabkan iritasi pada mata. Setelah didiamkan selama beberapa waktu, bulu mata akan dioleskan krim untuk melepaskannya dari silikon perekat. Hasil tampilan bulu mata dari lash lift ini bisa bertahan sekitar enam hingga delapan minggu, tapi tergantung juga dengan siklus pertumbuhan bulu mata dan jenis lash lift yang dipilih.


    Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Lash Lift


    Sebelum kita memantapkan hati untuk melakukan lash lift, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan terlebih dahulu. Yuk, kita simak berikut ini!


    1. Pilihlah salon atau klinik kecantikan yang berpengalaman


    Tidak semua salon atau klinik kecantikan yang menawarkan prosedur lash lift akan memberikan hasil yang bagus dan aman. Oleh karena itu, salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan sebelum melakukan lash lift adalah memilih salon atau klinik kecantikan yang aman dan memiliki reputasi yang bagus. Tak hanya itu, pastikan juga tenaga ahli di sana memang sudah berpengalaman dalam melakukan prosedur lash lift. Melakukan lash lift di sembarang tempat akan membuat hasil bulu mata tidak optimal dan bahkan menyebabkan iritasi pada bagian mata. Kita bisa melihat portfolio hasil lash lift di klinik atau salon kecantikan tersebut. Kita juga bisa bertanya kepada saudara dan kerabat terdekat yang sudah pernah melakukan prosedur lash lift untuk mendapatkan rekomendasi salon atau klinik kecantikan yang terbaik. 


    2. Tidak hanya pengalaman, kebersihan juga penting!


    Meskipun kita sudah memilih salon atau klinik kecantikan yang menawarkan prosedur lash lift dengan kualitas hasil yang terbaik, perlu diperhatikan juga bahwa tenaga ahli yang melakukan prosedur tersebut harus dalam kondisi bersih sebelum menyentuh wajah kita. Kebersihan perlu diperhatikan untuk mencegah risiko penularan jenis penyakit tertentu. 


    3. Lakukan Konsultasi Terlebih Dahulu


    Kita bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan terapis kecantikan untuk mengetahui bentuk bulu mata yang diinginkan. Terapis juga dapat mengetahui kondisi bulu mata kita sehingga rekomendasi yang diberikan juga akan cocok dengan bulu mata asli kita. Tak hanya itu, kita juga bisa memberi tahu riwayat alergi, penyakit kulit, dan penyakit mata yang pernah kita alami sehingga bahan yang dilakukan selama prosedur lash lift bisa disesuaikan.


    Selain ketiga hal di atas, kita juga tidak boleh menjepit bulu mata 24 jam sebelum prosedur dan menggunakan maskara waterproof 48 jam sebelum prosedur. 


    (Baca Juga: 6 Rekomendasi Penjepit Bulu Mata Yang Bagus)


    Setelah Lash Lift, Lakukan Hal Ini!


    Setelah melakukan prosedur lash lift, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar hasil awet dan tahan lama. Alexis Parcells, ahli bedah plastik di Amerika Serikat, menghimbau untuk tidak merias area mata dan bahkan membersihkan mata selama 48 jam pertama setelah prosedur lash lift selesai. Kita juga perlu menyisir dengan sikat pembersih agar terhindari dari debu penyebab iritasi. 


    lash lift

    (Hindari menggunakan mascara setelah prosedur lash lift. Foto: Dok. Magda Ehlers/Pexels)


    Setelah 48 jam berlalu, berikut hal yang perlu dilakukan:

    • Hindari penggunaan maskara tahan air (waterproof) dan gunakan maskara yang tidak terlalu tebal. 

    • Hindari penggunaan produk yang berbahan dasar minyak ke area mata. 

    • Hindari penggunaan masker mata dan penjepit bulu mata.

    • Tidak menggosok mata agar bulu mata tidak rontok.

    • Hindari mandi dengan air hangat, sauna, atau berenang. 


    Risiko dan Efek Samping Lash Lift


    Meskipun sering dikatakan prosedur yang aman, lash lift tetap memiliki risiko dan efek samping sebagai berikut:

    • Alergi mata

    • Mata kering

    • Mata berair

    • Peradangan di area mata

    • Abrasi kornea

    • Ruam di area mata


    (Baca Juga: 8 Bahan Alami Yang Bisa Menebalkan & Memanjangkan Bulu Mata)


    Itulah beberapa fakta seputar lash lift yang wajib kita ketahui. Tertarik untuk melakukan prosedur lash lift?


    (Penulis: Andrea Nathania)



     

    Tags: lash lift



  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Bunga Citra Lestari Cover Mei 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below