Lonjakan Harga Tiket Masuk Borobudur, Apa Alasannya?


  • Lonjakan Harga Tiket Masuk Borobudur, Apa Alasannya?
    Harga Tiket Masuk Borobudur Melonjak Tinggi. (Foto: Dok. Valery Bocman/iStock)

    Candi Borobudur, cagar budaya Indonesia yang dewasa ini sedang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan isu kenaikkan harga tiket masuk Borobudur yang sangat tinggi dibandingkan dengan harga sebelumnya.


    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan kenaikkan harga tiket masuk Borobudur menjadi 100 dolar Amerika Serikat untuk wisatawan mancanegara, dan Rp 750.000 untuk wisatawan lokal. Luhut menargetkan pembatasan kuota pengunjung candi hingga 1.200 orang per hari.




    Tiket Masuk Borobudur
    (Luhut Batasi 1.200 Wisatawan Per Hari di Candi Borobudur. Foto: Dok. miralex/iStock)

    Kenaikkan harga tiket masuk Borobudur berkaitan erat dengan kondisi bangunan cagar budaya satu ini. Dengan kehadiran 10.000 wisatawan per hari, bangunan Candi Borobudur mulai mengalami pengikisan. Sehingga, dengan harga tiket yang lebih mahal diharapkan setiap wisatawan mampu memiliki rasa memiliki yang lebih tinggi dan akan lebih bertanggung jawab saat berada di kawasan Candi Borobudur.


    “Tarif yang direncanakan seperti yang digambarkan dilakukan dengan dasar karena kondisi candi yang sudah mengalami pelapukan,” ungkap Jodi Mahardi selaku juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.


    Tiket Masuk Borobudur
    (Jaga Kelestarian Cagar Budaya Adalah Kewajiban Setiap Pengunjung. Foto: Dok. ToppyBaker/iStock)

    Sebagai cagar budaya yang merupakan salah satu aset Indonesia, Candi Borobudur harus dijaga kelestariannya agar tidak rusak. Bahkan, kebijakan harga tiket masuk Borobudur yang melonjak tinggi merupakan rekomendasi dari United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO).


    Penting bagi para pengunjung untuk mengetahui serta menaati tata tertib menjaga kelestarian cagar budaya, agar peninggalan sejarah yang ada dapat menjadi bukti kekayaan budaya bangsa Indonesia bagi generasi selanjutnya. Candi Borobudur dan berbagai cagar budaya lainnya tentu memiliki tata tertib yang wajib ditaati oleh para pengunjung seperti, tidak mencoret-coret benda peninggalan sejarah, menjaga kebersihan kawasan cagar budaya, serta tidak merusak peninggalan sejarah.


    Tiket Masuk Borobudur
    (Tempat Wisata Sekaligus Upacara Keagamaan. Foto: Dok. R.M. Nunes/iStock)

    Selain sebagai pelestarian cagar budaya, melakukan berbagai upaya pelestarian seperti di atas merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada para leluhur. Terlebih lagi, Candi Borobudur bukan hanya sekadar tempati wisata, namun juga digunakan untuk ritual upacara keagamaan umat Budha. Sehingga, memanjat candi atau melakukan aksi vandalisme di bangunan Candi Borobudur tergolong perilaku tidak terpuji.




    Ini dia alasan utama tiket masuk Borobudur mengalami lonjakan harga. Yuk, mulai jaga kelestarian cagar budaya dengan menaati tata tertib yang ada. Karena kalau bukan kamu yang menjaga kelestarian peninggalan sejarah, siapa lagi?


    (Penulis: Audrey Josephine)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below