Lindungi Bayimu, Kenali Gejala & Pencegahan Flu Singapura


  • Lindungi Bayimu, Kenali Gejala & Pencegahan Flu Singapura
    (Kenali Gejala dan Pencegahan Flu Singapura. Foto: Dok. South_agency/iStock)

    Dewasa ini Indonesia kembali dihebohkan dengan wabah penyakit menular yaitu flu Singapura. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman menjelaskan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus coxsackie A16 dan enterovirus 71. Virus ini menyerang jaringan pada mulut, sekitar amandel, dan sistem pencernaan. Melalui aliran darah, flu Singapura akan menyerang seluruh tubuh. Pada umumnya, flu Singapura menyerang anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Namun, orang dewasa juga harus berhati-hati karena tidak menutup kemungkinan virus ini menginfeksi orang dewasa.

    (Baca juga: Lindungi Keluarga, Ini Gejala Penyakit Hepatitis Akut)



    Bukan merupakan penyakit baru, beberapa gejala dan pencegahan dapat diamati untuk terhindar dari flu Singapura. Lantas, apa saja gejala dan cara pencegahan flu Singapura? Simak penjelasan berikut ini.

    Gejala Flu Singapura

    Flu Singapura

    (Kenali Gejala Flu Singapura. Foto: Dok. KarenMower/iStock)

    Setelah terinfeksi virus, gejala flu Singapura mulai muncul pada hari ke-3 hingga ke-6. Jenis flu ini memiliki gejala yang tidak jauh berbeda dengan jenis flu lainnya. Penderita akan mulai mengalami demam tinggi yang disertai dengan sakit tenggorokan. Sekitar 1-2 hari setelahnya, akan mulai muncul sariawan, ruam, dan lepuh. Sariawan, ruam, dan lepuh terlihat pada area gusi, lidah, atau pipi bagian dalam. Rasa sakit dan melepuh pada mulut menyebabkan penderita flu Singapura mengalami kesulitan makan, minum, atau menelan. Inilah yang menyebabkan bayi dan balita kehilangan nafsu makan.

    Kemudian, akan muncul ruam pada telapak tangan dan kaki, bokong, serta selangkangan. Ruam pada kulit berbentuk bintik-bintik merah dan biasanya disertai rasa melepuh. Bintik-bintik ini dapat muncul di area lutut, siku, bahkan area genital.

    Untuk beberapa penderita, khususnya anak-anak, disarankan untuk mengonsumsi banyak cairan untuk terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi kerap terjadi karena tidak mampu menelan cairan dalam jumlah cukup akibat rasa sakit yang muncul di area mulut.

    Sedangkan untuk beberapa penderita, khususnya orang dewasa, gejala flu Singapura tidak selalu muncul. Kendati demikian, penderita tetap bisa menularkan virus kepada orang lain.

    Sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan dengan dokter apabila mengalami gejala-gejala di atas, terutama apabila telah ada kontak dengan penderita yang menunjukkan gejala serupa. Apabila sariawan sudah menyulitkan makan dan minum, atau keluhan lain semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    (Baca juga: Cara Ampuh Mencegah Penyakit Flu Saat Musim Pancaroba)

    Cara Pencegahan

    Flu Singapura

    (Ketahui Cara Pencegahan Flu Singapura. Foto: Dok. Choreograph/iStock)

    Agar terhindar dari paparan flu Singapura, lakukan beberapa cara pencegahan berikut ini:

    - Mengisolasi dan beristirahat di rumah apabila mengalami gejala flu Singapura, hingga dinyatakan pulih

    - Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun, terutama setelah mengganti popok anak, buang air besar, menyiapkan makanan, dan sebelum makan

    - Hindari menggunakan alat makan dan minum dengan orang lain

    - Mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak memasukkan apapun ke dalam mulut sebelum mencuci tangan

    - Menutup mulut dan hidung saat bersin dan batuk dengan tisu

    Itulah gejala serta cara pencegahan flu Singapura yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa jaga kesehatan ya!


    (Penulis: Audrey Josephine)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below