SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS, Giatkan Sustainable Fashion


  • SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS, Giatkan Sustainable Fashion
    SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS, Giatkan Produksi Pakaian Berkelanjutan. (Foto: Dok. SukkhaCitta)

    Industri fashion merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap masalah pencemaran limbah hingga pemanasan global yang berdampak pada krisis iklim. Berdasarkan hal tersebut, kita sebagai konsumen dan pelaku dari industri fashion itu sendiri tentunya harus pintar-pintar membuat keputusan baik dalam membeli produk fashion, mengolah/memproduksi hingga mendistribusikannya sehingga pakaian itu bisa dikenakan.


    Salah satu wirausaha sosial yang bergerak di industri fashion berfokus memerhatikan kelangsungan lingkungan dan pemberdayaan wanita Indonesia, SukkhaCitta, mengajak masyarakat untuk lebih aware akan isu ini serta bersama-sama menelusuri asal mula pakaian yang kita pakai melalui gelaran pameran bertajuk KAPAS.





    Pameran KAPAS menceritakan perjalanan SukkhaCitta menanam kapas kembali di Indonesia, sebagai upaya mengurangi penggunaan kapas impor untuk material pakaian yang dapat berdampak meninggalkan jejak karbon yang cukup tinggi. Menggandeng para pengrajin dan petani kecil, SukkhaCitta menanam bahan baku sendiri dengan cara yang ramah lingkungan untuk kemudian dijadikan benang yang diproses menjadi kain dan kemudian diproduksi menjadi pakaian.


    Program penanaman kembali kapas yang dilakukan SukkhaCitta tersebut menggunakan metode tradisional Tumpang Sari yang ramah terhadap lingkungan. Tumpang Sari merupakan cara bercocok tanam yang mengembalikan hubungan timbal balik kita dengan alam, yang telah menjadi metode peninggalan dari para petani kecil Indonesia dan turun dari generasi ke generasi.


    (Baca Juga: Hal yang Patut Diketahui Tentang Sustainable Fashion)



    Tidak hanya menggalakkan kembali metode Tumpang sari agar dapat menyeimbangkan siklus karbon antara tanah dan atmosfer, SukkhaCitta juga mendorong untuk memanfaatkan agroforestri tradisional hingga rempah-rempah yang digunakan sebagai pestisida alami.


    Agroforestri merupakan menanam pepohonan di lahan pertanian. sebagai bentuk menumbuhkan dengan sengaja dan mengelola pohon secara bersama-sama dengan tanaman pertanian dan atau makanan ternak dalam sistem yang bertujuan menjadi berkelanjutan secara ekologi, sosial dan ekonomi.


    Dengan menanam berbagai jenis tanaman secara bersamaan, menggunakan pupuk kompos, dan menghindari menggali tanah yang dalam, metode ini dapat mengembalikan kemampuan tanah menyerap air dan menyimpan karbon.


    SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS

    (SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS, Giatkan Produksi Pakaian Berkelanjutan. Foto: Dok. SukkhaCitta)


    Melalui pameran ini, SukkhaCitta juga menghadirkan sejumlah koleksi pakaian yang dibuat menggunakan kain hasil kerja keras para petani dan pengrajin lokal. Setiap helai di koleksi ini dibuat melalui proses yang membutuhkan waktu 180 hari.


    Di koleksi yang terbuat dari kapas lokal ini, Sukkha Citta menghadirkan kurang lebih 20 koleksi dengan desain yang timeless. Anastasia Setiobudi, selaku desainer SukkhaCitta pun mengungkapkan bahwa ia memilih untuk tidak mewarnai koleksi Sukkha Citta kali ini untuk menghadirkan tekstur asli dari kain yang dipintal dari kapas lokal. Sebagai gantinya, Anastasia bermain pada potongan dan detail tertentu seperti embroidery dan mutiara lokal pada kemeja.


    (Baca Juga: Koleksi Terbaru 3MONGKIS Gaet Ykha Amelz Dan Serat TENCEL)


    SukkhaCitta Gelar Pameran KAPAS, Giatkan Produksi Pakaian Berkelanjutan

    (Salah satu koleksi SukkhaCitta hasil produksi kapas lokal. Foto: @sukkhacitta/Instagram)

    Pameran KAPAS oleh SukkhaCitta dapat dikunjungi di ASHTA District 8 Jakarta dari tanggal 15 April hingga 15 Mei 2022. It’s time to raise awareness and start our good relationship with mother nature!


    (Penulis: Girah Ababyl M.K.)





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below