Yang Harus Dilakukan Saat Marah Pada Pasangan


  • Yang Harus Dilakukan Saat Marah Pada Pasangan
    Jaga kualitas hubungan saat bertengkar. (Foto: Dok. RODNAE Productions/Pexels)

    Kesalah-pahaman antar pasangan dalam hubungan memang hal wajar. Bahkan, tak sedikit yang akhirnya berujung pada amarah dan emosi sesaat. Nah, sebelum akhirnya rasa marah ini memicu pertengkaran yang semakin besar, simak dulu hal-hal yang harus dilakukan saat marah pada pasangan dilansir dari situs YourTango.com.


    Tarik napas dalam-dalam

    Ketika rasa amarah mulai terasa, tubuhmu akan langsung berubah ke dalam fight/flight mode. Ini adalah mekanisme pertahanan yang sangat normal terjadi hingga akhirnya mengubah pernapasanmu. Bantu tubuhmu kembali rileks dengan mengambil napas dalam-dalam.


    (Baca Juga: Sering Bertengkar Dengan Pasangan, Sehat Atau Tidak?)


    Tunggu detak jantung kembali normal

    Saat kita marah, biasanya jantung langsung berdetak kencang. Jadi sebaiknya sebelum kamu memberikan respons pada pasangan, tunggu sampai detak jantungmu kembali normal.

    Bahkan menurut ahli hubungan, John Gottman, ketika detak jantung meningkat hingga 98 kali per menit, otak kita akan lupa pada masalah utama, apalagi memikirkan solusi yang tepat.

    Ketika detak jantung mulai normal, tekanan pada otak yang membuat kita “emosi buta” bisa mulai berkurang hingga kita bisa mulai berpikir lebih tenang. Mungkin ini yang dimaksud dengan “kepala dingin”.


    Minta waktu atau time out

    Yang Harus Dilakukan Saat Marah Pada Pasangan

    (Minta waktu untuk menyendiri. Foto: Dok. Pavel Danilyuk/Pexels)

    Tidak banyak pasangan yang melakukan ini ketika mereka sedang bertengkar, padahal ini sangat penting lho untuk menjaga agar masalah tidak melebar kemana-mana. Meski begitu, ada cara yang tepat untuk menggunakan time out ini.

    Gunakan pada dirimu sendiri, jangan minta pasangan untuk pergi atau keluar. Tetapkan berapa lamu kamu perlu waktu sendiri (biasanya minimal 30 menit), jangan ghosting pasangan dan menghindari pembicaraan. Utarakan alasanmu dengan nada normal, bukan nada tinggi. Yang pasti, jangan jadikan pasangan sebagai alasan kamu perlu time out.

    Saat time out, kamu bisa menggunakan banyak teknik untuk mendinginkan diri, misalnya mandi air panas/dingin, meditasi, lari mengelilingi kompleks, journaling, mendengarkan lagu, atau kegiatan apa pun yang bisa membantumu mengatur emosi.


    (Baca Juga: 5 Pesan Romantis Agar Cepat Baikan Setelah Bertengkar)


    Utarakan maksud, baru perasaan

    “Bukannya aku ingin memperpanjang masalah ini atau membuatmu merasa sedih, aku hanya ingin kamu paham kenapa hal ini menggangguku. Aku sudah bekerja keras untuk bisa memenuhi keinginanmu. Ketika kamu membuat rencana lain tanpa sepengetahuanku, aku merasa tidak didengar dan tidak dihargai.”

    Dengan mengutarakan maksud dan perasaanmu seperti di atas, kamu akan merasa lebih lega karena sudah membuang beban emosi dan amarah yang sedari tadi hinggap di pikiranmu. Selain itu, pasanganmu juga akan lebih mengerti apa yang harus dilakukan.


    Itulah beberapa hal yang harus dilakukan saat marah pada pasangan tanpa merusak kualitas hubungan kalian. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles