Konsumsi Vitamin D, Penting Untuk Masa Pandemi


  • Konsumsi Vitamin D, Penting Untuk Masa Pandemi
    Suplemen vitamin D. (Foto: Dok. Pavel Danilyuk/Pexels)

    Vitamin D adalah salah satu vitamin penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Vitamin D berperan dalam meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, dan bahan lainnya yang penting bagi tubuh. Kalsium adalah mineral yang bekerja menjaga kesehatan tulang, gigi, membantu pembuluh darah memindahkan darah ke seluruh tubuh, bahkan mencegah osteoporosis. Sedangkan magnesium diperlukan untuk produksi energi sampai kepada glikosis. Untuk itu, Her World Indonesia akan membahas lebih lanjut pentingnya vitamin D.


    Meningkatkan kekebalan tubuh

    Vitamin D juga mempunyai sifat antiradang dan antioksidan. Ini dapat meningkatkan kerja sistem imun, saraf dan otot. Vitamin D juga dapat membantu menunjang kerja sel darah putih dalam melawan patogen. Untuk itu, dapat mengoptimalkan kekebalan tubuh. Fungsinya ini juga marak terdengar selama masa pandemi ini karena vitamin D dibutuhkan dalam penyembuhan virus Covid-19. Bahkan, mereka yang vitamin D-nya tercukupi juga cenderung memiliki gejala yang lebih ringan dan vitamin ini juga mengurangi resiko seseorang untuk terinfeksi virus tersebut.




    Menjaga fungsi paru dan jantung

    vitamin d

    (Paru-paru menjadi bagian tubuh penting yang diperhatikan di masa pandemi ini. Foto: Dok. Anna Shvets/Pexels)


    Dalam masa pandemi ini, vitamin D juga sangat berperan dalam menjaga paru-paru kita. Virus Covid-19 bisa menyerang paru-paru hingga menimbulkan kerusakan yang parah, untuk itu vitamin D salah satunya dibutuhkan untuk menjaga paru-paru yang sebelumnya sehat. Vitamin D3 juga dapat melindungi kita dari gangguan pernafasan sedang hingga parah.

    Sedangkan untuk jantung, vitamin D dapat meningkatkan kemampuannya untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Studi juga menunjukkan bahwa tingkatan tertentu vitamin D yang tercukupi bisa membuat jantung ada dalam kondisi baik dan sehat. Kekurangan vitamin ini juga memiliki kaitan dengan penyakit lainnya, seperti obesitas dan diabetes.


    Mencegah kanker

    Selain sifat antiradang dan antioksidannya, vitamin D juga memiliki sifat karsinogenik dan hormon aktif calcitriol yang dapat memperlambat perkembangan dan merangsang kematian sel kanker, hingga mencegah tumor. Dikatakan juga bahwa vitamin D dapat mengurangi resiko kanker, bahkan penurunannya dalam stadium lanjut. Vitamin D juga memperlambat perkembangan pembuluh darah baru di jaringan kanker.


    (Baca Juga: Mencegah Penuaan Dini, Ini Manfaat Vitamin D Untuk Kulit)


    Nah, itu dia beberapa pentingnya vitamin D bagi tubuh. Setelah tau kebaikan vitamin D ini, artikel ini juga akan membahas bagaimana cara mengonsumsi vitamin D yang benar.


    1. Mengikuti arahan dokter

    Dalam mengonsumsi vitamin D, ada baiknya kita konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Setiap tubuh kita berbeda-beda, untuk itu berkonsultasi dengan dokter diperlukan untuk mengetahui dosis yang akan kita minum didasarkan pada kondisi kesehatan, usia, apa yang kita makan, dan juga sebanyak apa sebaiknya sinar matahari yang kita serap.

    Perlu diingat juga mungkin jika kita mengonsumsi obat lain, kapan waktu mengonsumsi vitamin D juga akan diarahkan oleh dokter. Mungkin kita juga harus mengonsumsi makanan tertentu atau diet yang harus dibarengi dengan konsumsi vitamin ini menurut dokter, agar mendapatkan manfaatnya dan juga mencegah efek samping.


    2. Dari makanan yang mengandung vitamin D

    vitamin d

    (Ikan salmon adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan vitamin D. Foto: Dok. Valeria Boltneva/Pexels)


    Sumber makanan yang mengadung vitamin D cukup banyak, salah satunya adalah ikan. Ikan seperti salmon, tuna, mackerel, dan sarden adalah sumber vitamin D3 yang baik. Jamur juga mengandung vitamin D. Contohnya adalah jamur kancing, kuping, dan shiitake memiliki kandungan vitamin D yang sangat tinggi. Beberapa makanan lainnya yang juga mengandung vitamin ini adalah kuning telur, susu, minyak ikan cod, hati sapi, margarin, yogurt, beberapa keju, dan jeruk.


    3. Penyerapan sinar matahari

    vitamin d

    (Sinar matahari memenuhi kadar alami vitamin D dalam tubuh. Foto: Dok. Skitterphoto/Pexels)


    Jika kadar vitamin D dalam tubuh kita terbilang sudah tercukupi, maka tidak perlu lagi untuk mengonsumsi suplemen. Suplemen adalah tambahan bagi mereka yang tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya. Jika kadar vitamin D berada di bawah batas normal, kita bisa konsumsi suplemen dengan dosis yang telah diberikan oleh dokter.

    Lebih dari itu, paparan sinar matahari diperlukan untuk membentuk vitamin D secara alami. Vitamin D yang diproduksi juga akan membakar kolestrol yang ada di sel kulit. Tentunya paparan sinar matahari juga bisa didapatkan dari berjemur aman di rumah.


    (Baca Juga: Dampak Kekurangan Vitamin D)


    Itulah pembahasan mengenai pentingnya vitamin D dan pengonsumsiannya. Vitamin D, layaknya asupan lain memang dibutuhkan oleh tubuh, bahkan untuk menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Mulai konsumsi vitamin D dengan benar ya. 


    (Penulis: Vania Ramadina)




  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Velove Vexia Cover April 2022
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below