YouTube Down lagi? Ini Penyebabnya


  • YouTube Down lagi? Ini Penyebabnya
    YouTube Down lagi? Ini Penyebabnya (Foto: Dok.StockSnap/Pixabay)

    Tanggal 14 Desember 2020 yang lalu kejadian sama menimpa YouTube seperti yang terjadi pada Rabu pagi ini (19/05/2021). dicek dari downdetector.com pada pukul 10.02 WIB, YouTube menerima laporan terkait sistemnya yang down tersebut sebanyak 216.189 laporan yang mana merupakan puncak dari banyaknya laporan terkait down system dari YouTube.

    (Baca juga: 9 Rekomendasi Film Pendek Yang Bisa Ditonton Di Youtube)

    Dengan cuitan dengan tagar #YouTubeDOWN saat ini sudah mencapai 41.000an tweet , tentunya tagar ini menjadi trending topic dan terus bertambah cuitan tentang kesulitannya saat sistem YouTube down. Sebanyak 93% dari laporan tersebut mengungkapkan kesulitan mereka untuk menonton video di YouTube, 5% pada akses ke YouTube dan 1% pada pengunggahan video, hal ini tak hanya dirasakan oleh pengguna Indonesia saja, sebagian besar wilayah Amerika Serikat juga mengalami hal yang serupa.




    Saat mendapatkan banyaknya laporan ini, YouTube langsung menanggapi laporan ini melalui akun twitter official-nya @TeamYouTube. Sekitar pada pukul 07.05 WIB disebutkan dalam cuitannya bahwa dalam 45 menit terakhir masalah sudah diperbaiki. Meskipun sudah dikatakan begitu ternyata masih banyak netizen yang mencuit tentang tagar #YouTubeDOWN sehingga @TeamYouTube pada pukul 10.49 WIB pagi ini kembali menanggapi banyaknya laporan tersebut dengan mengonfirmasikan jalannya YouTube sudah diperbaiki dengan baik dalam satu jam terakhir dan mengapresiasi laporan yang sudah diberikan kepada @YouTubeTeam.



    Sebagai platform streaming dari Google yang banyak penggunanya ini, YouTube memiliki peranan yang besar bagi sebagian orang, sehingga menjadi sebuah kesulitan bagi orang tersebut jika YouTube memiliki masalah. dilansir dari detikinet disebutkan bahwa tumbangnya YouTube tersebar di Asia Tenggara, peta YouTube tumbang dirasakan pengguna di Jakarta, Surabaya, Singapura, Kuala Lumpur, Manila dan Bangkok. Sementara di Amerika Serikat, YouTube tumbang ini banyak dirasakan di Los Angeles dan Dallas. Dapat diketahui dari skala permasalahan, hal ini berada pada tingkat global, sehingga kemungkinan YouTube tengah menghadapi permasalahan yang serius, walau ada yang tidak mengalami hal ini.

    Secara resmi, YouTube masih belum memberikan konfirmasi terkait penyebab dari permasalahan down system ini. dilansir dari kompas.com seorang dosen pendidikan Teknik Informatika dan Komputer di UNS, Puspanda Hatta, pada Mei 2020 yang lalu mengungkapkan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh YouTube dan juga para pengunggah cuitan dengan tagar #YouTubeDOWN ini disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut.

    1. Padatnya Akses YouTube


    Padatnya Akses YouTube (Foto: Dok.TymonOziemblewski/Pixabay)

    Semakin banyaknya penggunaan platform media ini juga disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang mengubah pola interaksi orang-orang. Pengguna YouTube yang melonjak tinggi semenjak pandemi ini pada tahun 2020 lalu telah melonjak hingga 51%. Tentunya itu merupakan sebuah lonjakan yang besar dan sangat tiba-tiba sehingga untuk traffic-nya pasti sangat padat dan karena hal itu akses ke YouTube akan lebih lamban ataupun bisa sampai crash karena padatnya traffic pengguna YouTube. Hal ini juga mungkin saja terjadi karena pada tahun 2019 yang lalu, YouTube mengalami down system juga yang disebabkan oleh kepadatan akses YouTube.

    2. Maintenance



    Untuk meningkatkan kualitasnya, tidak bisa dipungkiri sudah pasti YouTube harus melakukan maintenance karena banyaknya pengguna YouTube. Maintenance yang dilakukan akan menghentikan layanan YouTube untuk sementara. Hal ini mungkin saja terjadi karena dapat dilihat dari cuitan di twitternya @TeamYouTube sekitar 17 jam yang lalu yang memberikan update tentang adanya perbaruan persyaratan layanan. Mungkin bisa saja terdapat perbaruan lain yang sedang dilakukan oleh tim YouTube sendiri sehingga mengganggu pada jalannya akses YouTube.

    3. Adanya Serangan Cyber

    adanya serangan cyber (Foto: Dok.B_A/pixabay)

    Menurut Hatta, ada kemungkinan dimana ini merupakan serangan cyber dalam bentuk Denial of Service Attack (DoS Attack). DoS Attack ini artinya serangan yang dilakukan penyerang untuk menghabiskan resources dari server dengan mengirimkan paket data yang membanjiri server tersebut hingga layanan severnya berhenti. Kemungkinan juga hal ini terjadi karena adanya update dari persyaratan layanan yang diluncurkan pada tanggal 18 Mei 2021 kemarin. Sehingga memicu adanya penyerangan cyber di dalamnya.


    (Baca juga: Pentingnya Social Media Distancing Selama Work From Home)

    Berikut beberapa kemungkinan penyebab dari kasus #YouTubeDOWN. YouTube menangani semua laporan dari netizen dengan sangat gesit dan baik, sehingga kamu tidak perlu berlama-lama untuk khawatir akan hal itu. Meskipun YouTube adalah platform media live streaming yang terpercaya pastinya bisa mengalami satu dua masalah bukan? dan yang terpenting hal ini sudah bisa terselesaikan dengan baik, terlihat dari semakin menurunnya laporan terkait penggunaan YouTube.


    (Penulis: Ellys Natalia)





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below