Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Laser Hair Removal


  • Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Laser Hair Removal
    Ketahui fakta dan mungkin efek samping yang ditimbulkan sebelum melakukan laser hair removal. (Foto: Dok. Cottonbro/Pexels)

    Jika kamu berniat untuk menghilangkan bulu-bulu di tubuh yang tidak diinginkan, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan laser hair removal. Treatment ini dianggap dapat menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan lebih lama dibandingkan dengan treatment lainnya. 


    Tetapi, sebelum melakukan laser hair removal sangat penting untuk mengetahui fakta dan efek samping yang dapat ditimbulkan terlebih dahulu, untuk memastikan treatment yang tepat untuk kamu. 




    Prosesnya Akan Memberikan Sedikit Rasa Sakit


    Cara kerja treatment ini yaitu dengan mengoleskan gel anestesi pada area tubuh yang ingin dihilangkan rambut-rambut halusnya. Kemudian, disinari cahaya laser selama beberapa menit. Cahaya laser ini akan berubah menjadi panas, yang merusak folikel rambut dan hair bulb, sehingga menyebabkan akar rambut rusak yang akan menghentikan dan merontokkan pertumbuhan rambut halus di tubuh. Namun tidak perlu khawatir, cahaya laser tidak akan merusak jaringan kulit pada area tubuh. 


    Karena itu, treatment dengan laser hair removal ini akan memberikan sedikit rasa sakit. Bahkan, rasa sakit akan semakin terasa jika kamu melakukan treatment menghilangkan rambut halus di area tubuh, seperti pada kulit yang lebih tipis di dekat hidung, dagu, dan pelipis. Beberapa laser memiliki efek pendinginan seperti cold air, cold spray, atau laser yang dingin saat disentuh yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. Ditambah lagi, penggunaan krim penghilang rasa sakit topikal, yang bisa diaplikasikan sebelum treatment. Dan untungnya, area tubuh seperti upper legs dan lengan, di mana rambut biasanya tidak terlalu tebal, mungkin hanya akan terasa sedikit hangat selama prosesnya. 


    Bercukur Sebelum Melakukan Treatment


    Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu perlu untuk mempersiapkan diri dengan benar sebelum melakukan treatment laser hair removal. Bukan tanpa alasan, ini karena laser dapat bereaksi dengan rambut di permukaan kulit yang akan menyebabkan iritasi.


    Perlu diperhatikan, area tubuh yang akan dihilangkan rambut halus dan disinari laser harus dicukur dalam waktu 24 jam sebelum melakukan treatment. Hindari mencabut (tweeze), wax atau mencabut (pluck) area tubuh tersebut sebelum melakukan sesi treatment. Cukup cukur (shave) area tersebut saja. Hindari juga pisau cukur listrik, penggunaan makeup, lotion, deodorant, dan sun cream, serta produk tanning 3-4 minggu sebelum perawatan. 


    The point is, area tubuh yang ingin dihilangkan rambut halusnya harus benar-benar bersih dan terbebas dari residu sebelum melakukan treatment untuk meminimalisir efek negatifnya. 


    Hasil Akhir Akan Bervariasi


    Dikutip dari laman Shape, menurut Barry Goldman, MD, seorang ahli dermatologi di New York City, laser hair removal adalah proses yang idealnya harus disesuaikan dengan area tubuh dan jenis rambut. Misalnya, rambut kasar yang berada di ketiak biasanya dapat hilang sepenuhnya dalam empat hingga lima tindakan. Sementara, rambut halus dan tipis yang berada di bagian atas bibir atau lengan mungkin memerlukan lebih banyak tindakan. 


    Dibutuhkan dua atau tiga minggu setelah perawatan pertama untuk melihat perbedaannya, dan 8-12 tindakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, kamu juga harus benar-benar teratur dengan treatment appointment, untuk mencegah pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan sebelum sepenuhnya hilang. 


    Laser akan menargetkan rambut yang sedang dalam tahap pertumbuhan aktif. Kamu mungkin menganggap kulit tampak lebih halus setelah satu kali perawatan, tetapi rutin melakukan rangkaian perawatan sangat penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 


    Hindari Paparan Sinar Matahari


    Sebelum dan setelah melakukan treatment laser hair removal, sebaiknya hindari berjemur dan paparan sinar matahari langsung. Ini karena, pada dasarnya menghilangkan rambut halus dengan laser adalah untuk mengidentifikasi pigmen di folikel rambut dan menargetkannya secara khusus untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan. Agar dapat memberikan hasil yang efektif, penting untuk melakukannya sedekat mungkin dengan baseline skin color. Oleh karena itu, hindari paparan sinar matahari secara langsung dan produk tanning, setidaknya 3-4 minggu sebelum dan sesudah melakukan treatment laser hair removal. 


    Mungkin Akan Mengalami Sedikit Pembengkakan


    Jika setelah melakukan treatment kamu merasa area tubuh sedikit bengkak, kamu tidak perlu khawatir karena itu adalah hal yang wajar. Kondisi ini disebut edema perifollicular, yang merupakan cara mewah untuk mengatakan ‘swollen hair follicles’ atau folikel rambut mengalami pembengkakkan. Itu berarti treatment yang kamu lakukan kemungkinan besar berhasil. 


    Biasanya, kondisi bengkak, kemerahan, rasa gatal, atau stinging berlangsung selama satu atau dua jam setelah treatment. Bahkan, dalam beberapa kasus dapat berlangsung selama dua hari setelah treatment. Namun, jika kondisi ini berlangsung lebih lama, para ahli dermatologi merekomendasikan krim hidrokortison atau gel benadryl untuk mengurangi ketidaknyamanan, atau konsultasikan lebih lanjut. 


    Biaya yang Dikeluarkan Tidak Sedikit


    Laser hair removal merupakan tindakan menghilangkan rambut yang membutuhkan rata-rata empat hingga enam sesi (berjarak kira-kira empat minggu) untuk hasil yang maksimal, dan kamu perlu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk sekali sesi. Meskipun begitu, treatment ini biasanya dapat menghentikan pertumbuhan rambut dalam jangka waktu tertentu, bahkan bisa dalam hitungan tahun.


    Ada Laser yang Berbeda untuk Jenis Kulit yang Berbeda


    Melansir dari laman Shape, tidak semua laser akan cocok untuk setiap warna kulit atau rambut. Kulit cerah biasanya paling baik merespons panjang gelombang pendek, seperti laser Alexandrite, yang lembut di kulit dan efektif untuk rambut pirang. Sementara untuk kulit kecoklatan hingga cenderung gelap, biasanya membutuhkan gelombang panjang, seperti laser Nd: YAG, untuk memotong epidermis. Pada dasarnya, treatment laser hair removal dinilai dapat bekerja untuk semua skin tone.


    Selain itu, mekanisme pendinginan juga sangat penting untuk diperhatikan. Laser yang menggunakan semprotan pendingin cryogen dapat menyebabkan luka bakar pada jenis kulit yang lebih gelap, jadi penting untuk menanyakan pertanyaan ini sebelum menjalani prosedur. 


    Dalam Beberapa Kasus Treatment Laser Dapat Memicu Pertumbuhan Lebih Banyak


    Ya, dalam sejumlah kasus yang jarang terjadi, menghilangkan rambut yang tidak diinginkan dengan laser dapat merangsang pertumbuhan lebih banyak dan tebal. Hal ini biasanya terjadi ketika jenis rambut halus tertentu, yang dikenal sebagai rambut vellus dirangsang mengalami pertumbuhan oleh cahaya dari laser. Tapi jangan khawatir, biasanya jika rambut tidak cocok, dermatologis akan memberitahu sebelum melakukan treatment.


    Kamu Mungkin Perlu Mengubah Skincare Routine


    Dalam waktu 48 jam atau dua hari sebelum dan sesudah perawatan, hindari mandi menggunakan air panas, deodoran, scrub, asam glikolat (glycolic acid), AHA, dan krim retinol, serta hindari juga melakukan olahraga dan berenang karena akan membuat kulit kamu menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi. 


    Cukup gunakan moisturizer atau face mist ke dalam skincare routine saat kulit terasa kering. Selain itu, kamu disarankan setidaknya dua minggu sebelum dan sesudah treatment untuk menghindari chemical peels, dan kamu juga harus menunggu 1-2 minggu sebelum menggunakan produk tanning. 





  • Our Digital Cover




    Latest Issue Her World Maudy Ayunda dan Amanda Khairunnisa Cover Agustus 2021
    Grab it Now!



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below