Pasanganmu Benar Cinta Atau Sekadar Suka? Ini Perbedaannya!


  • Pasanganmu Benar Cinta Atau Sekadar Suka? Ini Perbedaannya!
    Inilah sejumlah perbedaan cinta dan suka yang patut diketahui (Foto:Dok.Freestock/Pexels)


    Saat menjalani proses pendekatan dengan seseorang, diri kerap bertanya apakah dia benar-benar cinta atau hanya sekadar suka. Pernah mengalaminya?

    Pikiran ini tak jarang juga mengganggu dan membuat diri sulit menikmati momen-momen bahagia bersamanya. Oleh sebabnya, penting untuk mengetahui perbedaan cinta dan suka agar kamu tidak salah sangka olehnya. Dirangkum dari Elite Day, berikut di antaranya.


    (Baca Juga: Pasanganmu Benar Cinta, Atau Hanya Nafsu? Ini Perbedaannya!)


    Menyukai terjadi dengan cepat, tetapi mencintai butuh proses yang lambat.

    Pelatih Kencan dan Hubungan Monica Parikh dari School of Love NYC menjelaskan perbedaan utama dari cinta dan rasa suka adalah proses waktunya.

    "Cinta memahami bahwa keintiman sejati berkembang dalam waktu yang lama dan melalui banyak musim kehidupan," katanya pada Elite Day

    Hal ini tentu berbeda saat seseorang terlalu terobsesi dalam menyukai. Mereka akan menguntit media sosialnya, membuat rencana hingga mengendalikannya. Bahkan ketika masalah datang, pasangan yang hanya saling menyukai tidak akan mampu bertahan darinya.

    "Dalam keadaan tergila-gila, ketika satu pasangan menyakiti yang lain, trauma itu memisahkan hubungan. Dalam cinta, setiap pasangan melihat trauma sebagai katalisator untuk keintiman dan pengertian yang lebih dalam," tambahnya.

    Sehingga untuk membedakannya, kamu bisa melihat bagaimana pasanganmu saat mendekatimu. Apakah dia langsung menyatakan perasaannya atau melewati banyak proses dan rintangan?


    (Baca Juga: Tanda-Tanda Wanita Jatuh Cinta Dari Bahasa Tubuhnya)


    Saat jatuh cinta perasaan akan mengalami banyak arus, sementara menyukai tidak seperti itu.

    Ketika jatuh cinta seorang pria mungkin bisa merasakan berbagai macam perasaan. Hal ini karena testosteron di dalam tubuhnya menurun yang bisa membuatnyanya merasa lelah, murung dan lainnya. 

    "Ketika seorang pria mulai jatuh cinta, kadar testosteronnya turun. Mereka mungkin merasa lelah, murung, dan mungkin menyaksikan dorongan seks berkurang, berat badan keuntungan, atau kehilangan otot, " ujar Alyssa Bunn, professional matchmaker di Tawkify.

    Namun di sisi lain, saat seseorang jatuh cinta, dia juga bisa merasakan perasaan yang bahagia. "Tidak hanya tingkat dopamin, oksitosin, dan vasopresin kita pada titik tertinggi sepanjang masa, tetapi amigdala kita - ketakutan kita - 'hilang'," jelasnya.

    Oleh sebabnya, jangan heran jika dia bisa merasa cemburu saat melihatmu berjalan dengan orang lain. Hal ini menandakan ada perasaan cinta di dalamnya. Dan cobalah berhati-hati saat dirinya mencoba untuk bersaing dengan orang lain, hal itu bisa menandakan bahwa dia terobsesi padamu, dan belum tentu mencintaimu.


    (Baca Juga: 8 Tanda Pria Jatuh Cinta Diam-Diam Yang Mudah Ditebak)


    Perasaan cinta itu tumbuh, sementara perasaan suka hanya sementara

    LeslieBeth Wish, Ed. D, penulis Smart Relationships dan pendiri Love Victory, mengatakan kepada Elite Daily bahwa pengalaman cinta bisa berubah semakin lama seseorang dan pasangan bersama.

    “Seiring berjalannya waktu, intensitas tidak menghilang, tetapi malah menjadi salah satu dari banyak perasaan yang saling positif. Pasangan cinta jangka panjang yang saling bahagia mengatakan bahwa mereka merasa damai, percaya diri, berdaya, dan perasaan positif lainnya," terangnya.

    Sementara saat seseorang menyukai orang lain, ia hanya mengejar sesuatu karena obsesinya. Bahkan perasaan ini bisa membuat seseorang menjadi tidak nyaman.


    Itulah sejumlah perbedaan antara cinta dan suka. Jadi, apakah saat ini kamu sudah bisa membedakannya?