Vans Segera Rilis Koleksi Kolaborasinya Dengan MoMA


  • Vans Segera Rilis Koleksi Kolaborasinya Dengan MoMA
    Kolaborasi Vans x MoMA dengan detail warna-warni yang akan segera dirilis (Foto: Dok. Vans Indonesia)

    Sebagai brand pendukung ekspresi kreatif, Vans segera menghadirkan koleksi kolaborasinya dengan The Museum of Modern Art (MoMA) yang merupakan salah satu museum terkemuka di dunia dan didedikasikan untuk seni modern dan kontemporer.


    Ketujuh seniman yang bekerjasama dalam koleksi ini di antaranya Salvador Dali, Vasily Kandinsky, Claude Monet, Edvard Munch, Jackson Pollock, Lybov Popova, dan Faith Ringgold. Mereka mencerminkan keragaman koleksi di MoMA yang akan dikemas dalam produk alas kaki, pakaian, dan aksesori.




    (Baca Juga: Mengenang Masa Kejayaan David Bowie Bersama Vans)


    Koleksi ini akan diterjemahkan ke dalam gaya Vans Classic setelah setiap produk yang dirancang melalui pertimbangan yang cermat dan apresiasi seni yang dalam.


    Associate Director of Licensing and Partnerships MoMA, Robin Sayetta, menuturkan bahwa MoMA sangat antusias untuk menampilkan kolaborasi dengan Vans karena brand ini dikenal selalu turut ambil bagian dalam mendukung ekspresi dan kreativitas artistik.


    “Kami memiliki sejumlah produk modern. Kami sangat senang dapat menjangkau pencinta seni di seluruh dunia melalui jaringan global Vans,” ujar Robin.


    Perilisan koleksi ini akan dilakukan dua kali, yang pertama pada 30 September 2020 dengan menampilkan karya ikonik dari Salvador Dalí, Vasily Kandinsky, dan Claude Monet secara serentak di seluruh dunia. Untuk peluncuran kedua akan dilakukan November mendatang.


    Dalam karyanya yang surealis, Salvador Dalí terinspirasi dari alam bawah sadar, mimpi, dan imajinasi. Ia memadukan antara yang nyata dan yang diciptakan. The Persistence of Memory, karyanya yang diciptakan pada 1931, telah diinterpretasikan dalam Vans Old Skool.



    Karya Salvador Dalí dalam koleksi Vans x MoMA (Foto: Dok. Vans Indonesia)


    Vasily Kandinsky yang merupakan pelopor seni abstrak memercayai bahwa warna dan bentuk dapat membangkitkan kekuatan dan emosi secara terpisah dari gambar dan objek. Orange, karya yang dibuatnya pada 1923 saat mengajar di sekolah seni dan desain di Bauhaus, Jerman, diterjemahkan ke dalam Slip-On classic, t-shirt lengan pendek, crewneck, dan snapback.


    Karya Vasily Kandinsky dalam koleksi Vans x MoMA (Foto: Dok. Vans Indonesia)


    Sementara karya Claude Monet yang diterjemahkan pada Vans Authentic ialah Water Lilies. Sebuah karya yang dibuatnya pada tahun-tahun terakhir di rumahnya di Giverny. Ia mendokumentasikan pedesaan Prancis yang selalu berubah melalui karya lanskap udara dari pengamatan terhadap alam.



    Karya Claude Monet dalam koleksi Vans x MoMA (Foto: Dok. Vans Indonesia)


    Selain mahakarya dari para seniman, Vans juga akan menampilkan koleksi dengan detail MoMA dalam 10 jenis alas kaki, pakaian, dan aksesori. Koleksi tersebut akan ditampilkan dalam interpretasi warna-warni dari papan catur ikonik Vans dengan warna-warna cerah dan berani yang mengambil inspirasi langsung dari identitas museum yang baru diperluas dan ditata ulang. Koleksi tersebut akan menampilkan logo Vans dan MoMA di seluruh siluet ComfyCush Old Skool dan Era.



    Koleksi apparel Vans dengan detail MoMA


    (Baca Juga: Vans Hadirkan Koleksi untuk 'Breast Cancer Awareness')


    Mulai 30 September 2020 nanti, kamu bisa mendapatkan koleksi Vans x MoMA di store Vans yang terletak di Grand Indonesia, Gandaria City, Paris Van Java, dan Ambarukmo Plaza. Informasi lebih lanjut dapat kamu akses melalui Instagram @vans.indo.


    (Penulis: Aurelia Gracia)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below