Data E-Commerce Kamu Kena Hack, Segera Lakukan Ini


  • Data E-Commerce Kamu Kena Hack, Segera Lakukan Ini
    Khawatir akunmu jadi disalah-gunakan, sebaiknya perhatikan langkah-langkah aman berikut setelah data e-commerce kena hack. (Foto: Dok. Kaboompics/Pexels)

    Masih ingat kan kehebohan bocornya data pribadi dari e-commerce, Tokopedia, beberapa waktu lalu? Menurut beberapa berita, hacker berhasil mengambil jutaan data pribadi pengguna berisikan e-mail, nomor telepon, tanggal lahir, dan password akun. 


    Untung, password yang bocor masih terlindungi oleh enksripsi, sehingga akun pengguna yang bocor dianggap masih aman oleh pihak Tokopedia. Namun, bukan berarti kita bisa bernapas lega, melainkan tetap harus waspada. Karena hal ini bisa saja terjadi di masa depan, di mana saja, kepada siapa saja. Bukan hanya berlaku untuk pengguna Tokopedia saja, tapi juga untuk e-commerce lainnya. Apalagi di masa seperti sekarang ini, kita pasti lebih aktif melakukan online shopping.




    (Baca Juga: Kuota Internet Cepat Habis, Bisa Jadi Karena 5 Hal Ini)


    Jadi, saat akun e-commerce kamu kena hack, segera lakukan 4 langkah ini.


    Ganti password

    Segera ganti password kamu. Walaupun pihak e-commerce meyakinkan bahwa password-mu tetap aman, pastikan kamu tetap menggantinya. Kamu enggak pernah tahu, bisa saja di masa depan si hacker berhasil membobol enkripsi data dan mendapatkan password.

    Usahakan untuk tidak menggunakan password yang sama untuk beberapa akun. Hindari juga penggunaan tanggal lahir atau tanggal penting lainnya sebagai password.


    Menghapus koneksi kartu kredit

    Agar memudahkan transaksi, kamu pasti sudah menghubungkan kartu kredit ke akun e-commerce. Demi menghindari hal yang tak diinginkan, segera hapus koneksi kartu debit atau kredit yang terhubung pada akun tersebut. Ini demi mengamankan kamu dan data kartu dari hacker iseng. Bukan enggak mungkin, ada yang menggunakan kartumu untuk belanja.


    Mengaktifkan otentikasi ganda

    Sudah banyak e-commerce yang menawarkan fitur ini. Pastikan kamu mengaktifkannya, ya. Fitur ini yang bertugas untuk mejaga akun kamu dari serangan hacker. Biasanya, otentikasi berupa kode OTP yang dikirimkan via SMS atau WhatsApp ke nomor yang sudah kamu daftarkan. Kode ini juga bisa dikirimkan melalui Google Authenticator untuk dapatkan akses masuk.


    (Baca Juga: Tips Melindungi Bisnis Kecilmu Di Tengah Wabah Corona)


    Menarik saldo

    Khususnya bagi akun berjualan yang menggunakan e-commerce sebagai lapaknya, segera tarik semua saldo yang ada di akunmu. Tarik secara berkala sehingga dapat meminimalisir pencurian saldo yang menyebabkan bisnis rugi.


    Selama pandemi, memang makin banyak orang iseng atau hacker yang berusaha mencuri data untuk dijual-belikan. Apalagi saat ini semakin banyak orang yang kerap melakukan online shopping. Namun, tak perlu khawatir dan jadi takut untuk belanja online. Tetap waspada dan berhati-hati, ya.