Earth Hour 2020: Ajak Masyarakat Matikan Listrik Di Rumah


  • Earth Hour 2020: Ajak Masyarakat Matikan Listrik Di Rumah
    Earth Hour 2020 ajak matikan lampu di rumah karena wabah virus corona(Foto:Dok/Pexels)


    Earth hour 2020 jatuh pada hari ini, Sabtu (28/03). Gerakan yang disimbolkan dengan pemadaman lampu atau dikenal dengan switch-off ini merupakan suatu upaya untuk menyambut Hari Bumi di bulan April mendatang.

    Pertama kali digelar pada tahun 2009, aksi ini merupakan besutan dari Yayasan WWF Indonesia dengan mengadakan kegiatan utama yaitu mengajak peran serta masyarakat untuk mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai selama satu jam di rumah hingga ikon-ikon kota. Tahun 2020 ini, di tengah perjuangan melawan krisis kesehatan akibat wabah virus corona, Indonesia bersama lebih dari 180 negara lainnya tetap melaksanakan peringatan Earth Hour dengan mengadakan ragam kegiatan virtual dalam jaringan online bertajuk 'Earth Hour di Rumah'.



    (Baca Juga: Artotel Thamrin Jakarta Ajak Anda Berpartisipasi Di Earth Hour)


    Pada kesempatan kali ini, peringatan Earth Hour yang dilaksanakan serentak di 33 kota di Indonesia akan dilakukan melalui aplikasi Instagram (Instagram Live) di akun @Ehindonesia. Aksi ini akan dilaksanakan pada pukul 20.30 - 21.30 waktu setempat.

    Gerakan ini merupakan suatu upaya untuk memperbaiki kondisi alam yang terus terdegradasi saat ini. Sehingga dengan kampanye Earth Hour 2020 bisa menekan laju penurunan keanekaragaman hayati demi kesehatan bumi dan kesejahteraan mahluk hidup di dalamnya.

    “Kami sangat prihatin dan berduka dengan adanya wabah virus corona di dunia dan di Indonesia. Selain terus berjuang bersama tenaga kesehatan untuk melawan Covid-19 ini, kita juga wajib memaknai musibah ini sebagai pengingat bahwa ketidakseimbangan dan kesehatan bumi kita sudah dalam kondisi sangat memprihatinkan," ujar Lukas Adhyakso, Acting CEO WWF Indonesia.

    (Baca Juga: 2600 Lilin Dinyalakan Hotel Shangri-La Jakarta Selama Earth Hour)


    Selaras dengan hal tersebut, tidak hanya melakukan kegiatan switch-off, Earth Hour tahun ini memfasilitasi masyarakat untuk menyuarakan harapan dan komitmennya melalui pengumpulan suara online di www.wwf.id/voice-planet berjudul Voice for the Planet. Tiap individu dapat memilih satu atau lebih isu-isu lingkungan yang menurutnya sangat mendesak yaitu sampah plastik; transportasi dan energi; satwa liar dan hutan; serta air dan pangan. Suara masyarakat yang terhimpun diharapkan dapat menjadi basis dan fokus kerja bagi pemimpin negara dan pembuat keputusan, pemimpin perusahaan, lembaga, serta organisasi dalam merespon berbagai isu lingkungan.

    "Tempat tinggal kita ini hanya satu, kita harus serius menyelamatkannya. Melalui partisipasi masyarakat di kegiatan Earth Hour ini, serta peran serta individu melalui platform Voice for the Planet, berarti kita sudah membantu pemimpin negara dan dunia untuk dapat menghasilkan keputusan yang mendukung perbaikan kesehatan dan pelestarian bumi serta mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh mahluk hidup,” tutupnya.




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below