Review Film: 'The Invisible Man'


  • Review Film: 'The Invisible Man'
    Film The Invisible Man disutradai Leigh Whannel membawa kisah horor dan thriller psikologis(Foto:Dok/Universal Picture_


    Film 'The Invisible Man' berfokus pada Cecilia, seorang perempuan yang menjalani hidup penuh teror oleh mahluk yang tak terlihat. Meski tiada, sosok ini berhasil membuatnnya menderita, dianggap gila dan kehilangan banyak orang yang dia cintai.

    Diadaptasi dari novel karya HG Well, rasa mencekam dikemas oleh sang sutradara sekaligus penulis naskah Leigh Whannel lewat sinematografi yang buat penasaran setiap kali adegan berganti. Dan yang menambah deg-degan adalah efek suara dalam film ini. 



    (Baca Juga: Review Film: 'The Possession of Hannah Grace')


    Kekuatan film ini bertambah saat sejumlah pemainnya mendalami karakter yang diperankan. Di antaranya adalah Elisabeth Moss yang memerankan karakter utama Cecilia, Oliver Jackson-Cohen berperan sebagai Adrian Griffin, Michael Dorman sebagai Tom Griffin, Aldis Hodge sebagai James Lanier, Storm Reid sebagai Sydney dan Harriet Dyer sebagai Emily. Ada pula bintang lainnya seperti, Benedict Hardie, Renee Lim, Brian Meegan, Nick Kici, Nicholas Hope, Sam Smith dan lainnya.

    Film 'The Invisible Man' merupakan film thriller sekaligus horror yang menceritakan aksi pelarian Cecilia (Elisabeth Moss) dari suaminya Adrian Griffin (Oliver Jackson-Cohen). Perasaan terkekang dan tak bahagia yang dia rasakan, membuat hubungan rumah tangganya tidak berjalan dengan harmonis.

    Setelah menyusun rencana, dia pun mulai menjalani misinya di suatu malam. Dibantu oleh Emily (Harriet Dyer) dia pun berhasil melarikan diri dan tinggal bersama adiknya James Lanier (Aldis Hodge) dan anaknya Sydney Lanier (Storm Reid) di sebuah rumah yang jauh dari Adrian. 

    (Baca Juga: Review Film : 'Dolittle')



    Rasa takut, cemas dan gelisah akan bertemu dengan sosok Adrian masih terus menghantuinya. Sampai pada suatu hari kabar kematian suaminya ramai diperbincangkan publik. Adrian Griffin bunuh diri.

    Mengingat Adrian adalah pria yang jenius, menimbulkan rasa tak percaya di dalam dirinya. Meskipun begitu, dia berhasil menangkalnya. Kabar ini pun membawanya untuk menemui Tom Griffin (Michael Dorman) pengacara sekaligus adik suaminya untuk mengambil warisan dari seluruh kekayaan Adrian yang jatuh padanya.

    Kecurigaanya itu mulai muncul kembali saat kejadian aneh dan mengherankan terjadi di dalam rumah. Api kompor yang membesar sendiri, selimut yang terinjak, dan suara langkah manusia di malam hari. Perasaan diikuti dan diamati mendorongnya untuk menelusuri apa yang sebenarnya terjadi. Lumuran darah, pertikaian dan lainnya mulai memenuhi setiap alur cerita dalam film ini. 

    (Baca Juga: Review Film: 'Us')


    Akting Elisabeth Moss dalam film 'The Invisible Man' ini patut diapresiasi. Rasa cemas, stres dan kebingungan dari wajahnya berhasil buat penonton tegang dan ikut merasakan apa yang dialaminya. Sehingga bagi yang ingin menikmati thriller sekaligus horor psikologis film ini cocok untuk disaksikan. 

    Naskah yang ditulis oleh Leigh Whannell juga tak kalah mengagumkan. Alur ceritanya berhasil membuat penonton bertanya-tanya hingga akhir film. Plot twist yang menarik, buat semua penonton menikmatinya tanpa bisa menebak akhir film yang satu ini.

    Film The Invisible Man telah tayang di Indonesia sejak 26 Februari 2020





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below