Serupa Tapi Tak Sama: Inilah Perbedaan Covid-19 Dan Flu


  • Serupa Tapi Tak Sama: Inilah Perbedaan Covid-19 Dan Flu
    Ketahui perbedaan gejala Covid-19 dan Flu. (Foto: Dok. Jofreepik/Freepik)

    Akhir-akhir masyarakat dunia, tidak terkecuali masyarakat Indonesia tengah dikhawatirkan dengan wabah virus corona. Belum lama ini, pada senin (2/3) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengumumkan kasus pertama virus corona Covid-19 di Indonesia. Dan kabar terbaru dari Menteri Kesehatan, yang mengatakan bahwa ada dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus corona atau Covid-19. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, coronavirus disease 2019 atau Covid-19 adalah penyakit yang dapat mengganggu saluran pernapasan. 


    Gejala virus Corona disinyalir memiliki gejala yang hampir mirip dengan penyakit flu, yang sering menyerang ketika curah hujan tinggi atau pada musim pancaroba, seperti sekarang ini. Baik flu maupun Covid-19 sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan. Namun, kedua virus tersebut ternyata berasal dari golongan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda pula. Karena sama-sama disebabkan oleh virus yang dapat mengganggu saluran pernapasan, tidak heran jika kedua penyakit ini memiliki gejala-gejala yang hampir serupa. Namun, ada perbedaan gejala yang jelas antara flu dan Covid-19. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai perbedaan gejala antara flu dan Covid-19. 




    Flu


    Flu biasa terjadi ketika virus menyerang saluran pernapasan dan menyebabkan infeksi pada hidung dan tenggorokan. Kondisi ini biasanya dinyatakan tidak berbahaya. Gejala-gejala yang mungkin dialami ketika terserang penyakit flu adalah sebagai berikut:


    - Hidung tersumbat

    - Demam ringan

    - Bersin-bersin

    - Sedikit sakit tubuh dan persendian

    - Sakit tenggorokan 

    - Sakit kepala ringan

    - Batuk


    Gejala-gejala tersebut baru akan muncul setelah satu hingga tiga hari terpapar virus dari orang yang sedang sakit flu. Namun, kondisi seperti ini bisa cepat membaik dalam lima hingga tujuh hari setelah minum obat dan istirahat yang cukup. 


    Covid-19


    Sama halnya dengan virus penyebab flu, virus corona juga menyerang saluran pernapasan. Maka dari itu, orang yang terinfeksi virus Corona bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu. Berikut gejala yang dapat ditemui pada orang yang terinfeksi Covid-19:


    - Demam tinggi

    - Sesak napas dan kesulitan bernapas

    - Batuk dan pilek

    - Merasa mudah lelah dan lesu

    - Pada kasus tertentu, infeksi Covid-19 dapat memburuk menjadi pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut, gagal ginjal dan bahkan kematian. 


    Jika kamu mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas dan baru saja bepergian ke negara terinfeksi virus corona atau pernah berinteraksi dengan orang yang positif terinfeksi virus corona. Segeralah periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. 


    Cara Mencegah Covid-19


    Sampai saat ini belum ada pengobatan utama atau vaksin untuk mengatasi dan mencegah infeksi virus corona. Namun, ada beberapa cara untuk meminimalkan risiko terinfeksi covid-19 yakni sebagai berikut: 


    1. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun


    Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun setidaknya selama 20 detik (atau 2 kali nyanyian lagu Happy Birthday) setelah berinteraksi dengan orang dan sebelum memasukkan makanan dan minuman ke dalam mulut. Gosok area di area antara jari dan punggung tangan dengan sabun. Lalu bilas dengan air dan keringkan. 


    2. Menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan 


    Menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan atau di tempat umum bisa menjadi salah satu cara agar terhindar dari virus corona dan mencegah penularan kepada orang lain. Selalu gunakan masker ketika batuk atau bersin. Ganti masker secara rutin apabila kotor atau basah. Hindari penggunaan masker lebih dari 1 hari. Cuci tangan dengan air dan sabun setelah membuang masker ke tempat sampah. 


    3. Mengonsumsi makanan yang bergizi


    Mengonsumsi makanan yang bergizi seperti perbanyak makan sayur dan buah sangat penting dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu lagi, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh harian, minimal 2 liter atau 8 gelas air mineral per hari. Selain itu, jangan mengonsumsi makanan yang tidak dimasak secara matang. 


    4. Rajin berolahraga dan istirahat yang cukup


    Lakukan olahraga secara teratur dan imbangi dengan istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh. 


    5. Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan


    Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum terjamin kebersihannya karena dapat meningkatkan risiko penularan. Sebaiknya, hindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan juga hewan yang sakit.


    Jika mengalami pilek, batuk, dan sesak nafas segera lakukan cek kesehatan atau bisa menghubungi Hotline Virus Corona di 021-5210 411 atau 081212123119. Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai Covid-19 dapat menghubungi Call Center Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di 112 atau 119. Bagi warga Jakarta yang ingin melakukan tes pemeriksaan virus corona, bisa langsung datang ke RSPI Sulianto Saroso tanpa dibebankan biaya alias gratis.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below