Tak Bisa Tidur? Kenali Jenis-jenis Gangguan Tidur Ini


  • Tak Bisa Tidur? Kenali Jenis-jenis Gangguan Tidur Ini
    Bekerja sampai larut malam dapat menjadi salah satu penyebab gangguan tidur (Foto: Dok. Pexels)

    Tidur merupakan aktivitas yang penting, tetapi sering diremehkan oleh sebagian orang karena harus terjaga untuk melakukan pekerjaan atau menyaksikan TV shows. Namun, tidur justru berpengaruh pada kesehatan dan terdapat berbagai penyebab di balik buruknya kualitas tidur yang dimiliki. Berikut HerWorld telah merangkum beberapa jenis-jenis gangguan tidur untuk dikenali agar tubuhmu lebih sehat.


    (Baca Juga: Lakukan 10 Rutinitas Sehat Ini Sebelum Tidur!)




    Insomnia paradoks


    Para penderita insomnia paradoks percaya bahwa mereka kurang atau bahkan tidak tidur sama sekali, melebih-lebihkan waktu mereka tidur, dan meremehkan waktu tidur yang seharusnya dimiliki. Hal-hal tersebut mungkin hanya terdapat dalam pikiran si penderita, tetapi kondisi ini dapat menjadi gangguan tidur saat kesalahan persepsi tersebut menjadi sesuatu yang kronis.


    Selain merasa kurang tidur, mereka juga akan merasa lelah. Gangguan ini lebih sering terjadi pada wanita, orang-orang yang mengalami depresi, atau mereka yang memiliki banyak dorongan mental sebelum tidur.


    Cara mengatasinya adalah dengan obat-obatan dan terapi perilaku kognitif agar tubuh berusaha untuk tidur tanpa gangguan atau kecemasan.


    Insufficient sleep syndrome


    Sesungguhnya gangguan ini disebabkan oleh kurangnya waktu tidur yang cukup dan terjadi selama tiga bulan atau lebih lama. Umumnya, para penderita tidak menyadari bahwa mereka membutuhkan lebih banyak waktu tidur.


    Seseorang berisiko terkena gangguan ini jika memilih melakukan aktivitas lain daripada tidur, seperti melakukan pekerjaan, menjaga anak kecil, atau begadang. Akibat yang ditimbulkan adalah merasa mengantuk yang berlebihan di siang hari dan dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti pusing, mengganggu mood, tekanan darah tinggi, hingga umur yang berkurang.


    Perawatan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kualitas tidur dengan menerapkan jam tidur dan waktu bangun yang sama setiap harinya, menjauhkan gadget sebelum tidur, dan mengonsumsi alkohol.


    Narkolepsi


    Narkolepsi merupakan gangguan yang terjadi pada seseorang dimana ia tertidur pada waktu yang tidak tepat. Hal ini dapat terjadi pada pria maupun wanita dan lebih mudah mempengaruhi orang dewasa muda. Penyebabnya dikarenakan oleh kekurangan orexin dalam tubuh, yakni neurotransmiter yang mengatur gairah, nafsu makan, dan membuat seseorang terjaga.


    Gangguan ini dapat menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, sleep paralysis, cataplexy atau hilangnya tonus otot secara tiba-tiba, dan halusinasi hipnagogik dimana seseorang dapat melihat atau mendengar hal-hal yang sebenarnya tidak ada setelah ia bangun.


    (Baca Juga: 8 Cara Efektif Mengatasi Sulit Tidur Tanpa Obat)


    Restless Legs Syndrome (RLS)


    Gangguan ini dirasakan ketika kamu mengalami sensasi yang tak nyaman di kaki dan terdapat dorongan untuk menggerakkannya. Umumnya, gejalanya akan semakin memburuk di malam hari saat seseorang sedang berbaring dan membuatnya tak nyaman untuk tertidur.


    RLS dapat terjadi sehubungan dengan kehamilan, kekurangan zat besi, atau gagal ginjal. Perawatannya dapat dilakukan dengan olahraga teratur dan melakukan berbagai aktivitas relaksasi, seperti yoga dan meditasi, untuk membantu meredakan gejala.



    Itulah beberapa jenis-jenis gangguan tidur yang perlu diketahui untuk memperbaiki kualitas tidurmu dan lebih memperbaiki kesehatanmu.


    (Penulis: Aurelia Gracia)




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below