Gucci Dan Levi’s Dukung Sustainable Shopping


  • Gucci Dan Levi’s Dukung Sustainable Shopping
    Gucci bekerja sama dengan The Real Real dalam menghadirkan sustainable shopping (Foto: Dok. Instagram/TheRealReal)

    Berbelanja pakaian secondhand kini marak digemari oleh kelompok milenial dan Generasi Z. Bukan semata-mata karena harganya relatif lebih murah, tetapi hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan para pekerja di industri fashion yang dieksploitasi. Menyambut tren ini, Levi’s dan Gucci mendukung sustainable shopping dengan merangkul kegiatan berbelanja pakaian secondhand.


    Dilansir dari WWD, Levi’s mengumumkan program terbarunya, yaitu buyback dan resale untuk mengurangi limbah denim. Levi’s Chief Marketing Officer Jennifer Sey mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif dari brand asal San Francisco itu yang diberi nama SecondHand. Mereka melihat besarnya pasar yang didominasi oleh vintage dan secondhand jeans.




    (Baca Juga: Levi’s Luncurkan Koleksi Inovasi Bahan Ramah Lingkungan)


    Melalui SecondHand, pelanggan dapat menukarkan celana dan jaket jeans mereka dengan gift card dari brand ini yang dihargai $15 hingga $25, tergantung pada kualitas bahannya. Pelanggan juga dapat membeli secondhand jeans dan jaket yang dihargai $30 hingga $100. Jika barang yang ingin ditukarkan tidak memenuhi standar penjualan, pelanggan akan diberikan gift card senilai $5 dan denim tersebut akan didaur ulang.



    Jennifer Sey juga menuturkan bahwa Generasi Z lebih senang mengenakan barang vintage aslinya saat tampil retro dengan gaya 80-90an. Sekita 80 % emisi karbondioksida dan 1,5 pon limbah akan berkurang jika kita memutuskan untuk membeli Levi’s secondhand daripada yang baru.


    Sementara Gucci mengumumkan kerja samanya dengan The RealReal, sebuah marketplace yang untuk pengiriman barang mewah yang terauntetikasi. Keduanya akan meluncurkan aplikasi yang akan menjual kembali barang-barang Gucci. Hasil penjualan Gucci di The Real Real akan didonasikan kepada One Tree Planted untuk reboisasi global.


    Presiden dan CEO Gucci, Marco Bizzari, menuturkan bahwa saat ini Gucci tengah berfokus untuk mengurangi aktivitas yang merusak lingkungan dalam seluruh produksinya dan mencari cara untuk menanamkan sirkularitas dalam pendekatannya. Sebelum bekerja sama dengan The Real Real, Gucci telah meluncurkan koleksi Gucci Off the Grid pada Juni lalu yang menjadi lini sustainable fashion pertamanya.



    (Baca Juga: Membahas Sustainability Di Gucci Equilibrium)


    “Meningkatnya popularitas resale market sangat menarik bagi kami dan dapat digabungkan dalam pendekatan di setiap area bisnis hingga masa akhir produk,” tuturnya. Setiap harinya, Gucci akan menambahkan koleksi terbarunya ke toko, termasuk barang dari musim-musim terakhir dan koleksi vintage pilihan untuk pria, wanita, perhiasan, anak-anak, hingga koleksi rumah tangga.


    Melalui program ini, Levi’s dan Gucci berharap brand-nya mampu menjangkau audiens yang lebih muda karena Generasi Z yang mendukung sustainable shopping.


    (Penulis: Aurelia Gracia)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below