Cara Mengaplikasikan Dan Merawat Semen Ekspos


  • Cara Mengaplikasikan Dan Merawat Semen Ekspos
    Marak diaplikasikan dalam elemen interior, semen ekspor memerlukan nyatanya tetap memerlukan perhatian khusus. (Foto: Dok. Pixabay/Khiem Tran)

    Nuansa ‘unfinished’ dari penggunaan semen ekspos tengah menjadi tren interior yang diterapkan di banyak ruangan, mulai dari restoran, kafe, bahkan tak jarang hunian yang mulai mengaplikasikan material ini pada lantai dan dinding.

    Bersama Yudhi Puspa Tia (@yudhipuspa), arsitek sekaligus Creative Director Rumah Dua Pohon, her world membagikan cara pengaplikasian dan perawatan dari semen ekspos.

    Mengenal semen ekspos

    Semen ekspos merupakan teknik finishing yang menggunakan semen putih atau semen instan tanpa menggunakan acian dan cat karena menonjolkan warna material semen itu sendiri. Jenis finishing ini menghasilkan pola halus dan warna yang tak homogen seperti menggunakan cat warna abu-abu.



    Pada dasarnya, semen ekspos bisa diaplikasikan di lantai mau pun dinding, namun untuk pengaplikasian di lantai memerlukan keahlian tukang yang tinggi karena cukup sulit membuat lapisan yang rata dan halus, berbeda dengan dinding yang mungkin lebih mudah.

    Area penggunaan

    Untuk finishing dinding dan lantai, pada prinsipnya semen ekspos bisa diaplikasikan ke semua ruangan, kecuali area kamar mandi dan area luar. Hal ini disebabkan karena semen ekspos rawan retak apabila terkena panas dan hujan.



    (Aplikasi semen ekspos pada dinding harus dilakukan hati-hati. Foto: Dok. Pixabay/Muadek)

    Cara mengaplikasikan

    Setelah tanah dipadatkan, berikan lapisan pasir secukupnya. Hal ini ditujukan untuk membantu leveling agar terlihat lebih rata dan mengurangi kelembapan tanah.

    1. Beri kawat ayam di seluruh bagian lantai kemudian diplester.
    2. Setelah menunggu hingga kering lanjutkan dengan mengaci menggunakan semen khusus acian dinding dan lantai. Jenis semen ini biasanya berwarna lebih terang dari semen biasa.
    3. Biarkan aci mengering sempurna (sekitar seminggu), lalu lapis dengan cat epoxy clear yang sudah mengandung pengeras sebagai coating. Hal ini berguna agar semen ekspos lebih awet dan mudah dibersihkan.

    Cara merawat

    Meski sensitif terhadap air, perawatan semen ekspos terbilang mudah.

    1. Cukup sapu dan pel seperti biasa. Setelah lima tahun, lapisan lantai bisa kembali dicat menggunakan epoxy clear.
    2. Jika Anda ingin memasang sesuatu pada dinding yang sudah dilapisi semen ekspos, pastikan untuk mengebor dulu sebelum memakunya demi menghindari semen retak dan pecah.
    3. Hindari untuk tidak menggeser barang atau furniture berat di atas lantai semen ekspos. Ini bisa menciptakan goresan-goresan yang sulit dihilangkan.

    Tips dekorasi

    Warna abu-abu dari semen ekspos cenderung menimbulkan kesan dingin. Agar ruangan terlihat lebih hangat, kombinasikan dengan material kayu atau bata serta percantik dengan pencahayaan berwarna kuning.

    Itulah serba-serbi pengaplikasian dan perawatan semen ekspos. Sudah berani mencoba?



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below