3 Tips Saat Ikut 'Open Trip' untuk Milenial


  • 3 Tips Saat Ikut 'Open Trip' untuk Milenial
    Open Trip jadi fenomena bepergian saat ini. Buat kamu yang tertarik ingin coba, tak ada salahnya. Simak tips berikut ini. (Foto: Dok/Ilustrasi/Pexels.com)


    Tren berlibur untuk melepas penat menjadi kebutuhan yang semakin tinggi belakangan ini, salah satu yang sedang naik daun di kalangan milenial adalah dengan melalui metode open trip.

    Open trip pada dasarnya merupakan paket wisata bersama dengan wisatawan lain dengan titik-titik kunjungan yang telah ditentukan oleh operator tur, bedanya dengan bepergian melalui travel agent adalah open trip biasanya hadir dengan harga relatif terjangkau dan destinasi wisata yang lebih unik serta beragam.



    Open trip ke luar negeri juga menjadi salah satu fenomena baru di kalangan milenial, eksplorasi negara-negara baru dengan potensi mendapat teman baru di perjalanan serta banyaknya operator open trip yang menawarkan jasa via media sosial menjadikan open trip semakin populer satu-dua tahun ini.

    Buat kamu yang ingin menjajal open trip, simak 3 tips penting berikut ini yang bisa jadi pertimbangan:

    (Baca juga: Serunya Menjelajah Australia Barat Sampai Pedalaman) 


    1. Jangan Pasif

    Esensi dari open trip adalah kebersamaan dengan orang yang baru dikenal, oleh karena itu jangan pasif selama di perjalanan. Berbagi camilan di perjalanan dapat menjadi awal yang baik untuk membuka pembicaraan selain itu bantu foto temanmu mengambil foto terbaik mereka untuk dibagikan di media sosial. Di samping itu, bisa juga dengan bertukar media sosial sebelumnya hingga kalian bisa saling tag, bangga kan kalau di caption foto keren itu tertulis this photo taken by nama kamu. 



    (Traveling. Foto: Dok/Ilustrasi/Pexels.com) 


    2. Kontrol pengeluaran 

    Open trip biasanya menawarkan paket yang sudah all-in sehingga bawa uang secukupnya saja untuk kebutuhan kamu selama di perjalanan. Biasanya wisatawasan gelap mata dengan segala oleh-oleh dan pernak-pernik lucu dengan konsep “mumpung disini” atau “kapan lagi” yang justru membuat pengeluaran membengkak.

    Alokasikan berapa budget yang ingin dihabiskan untuk mengerem keinginan dan tukar uang di tanah air untuk rate yang lebih baik. Ada baiknya cari juga informasi seberapa mudah menemukan ATM atau menggunakan kartu di destinasi tujuan jadi bisa mengira-ngira berapa banyak uang cash yang harus dibawa. 


    3. Berbagi Wi-Fi 

    Koneksi internet menjadi salah satu bagian terpenting saat bepergian, baik untuk mengeksplorasi spot menarik di destinasi tujuan, mengunggah foto ke media sosial hingga tetap terkoneksi dengan keluarga di tanah air. Seringkali internet justru menjadi salah satu biaya tertinggi di perjalanan. Salah satu cara untuk menghemat adalah dengan berbagi wi-fi menggunakan JavaMifi, pocket WiFi yang bisa digunakan saat bepergian, termasuk ke luar negeri. Sebelum hari kepergian biasanya operator tur akan membuat grup chat yang berisi para anggota yang akan bepergian bersama, manfaatkan momen tersebut untuk janjian menggunakan JavaMifi yang dapat di-share hingga 5 orang dengan kuota internet unlimited. 




 
Advertisement - Continue Reading Below