Mengenali Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks


  • Mengenali Gejala Dan Penyebab Kanker Serviks
    Kurangnya edukasi dan deteksi dini membuat kanker serviks jadi salah satu penyakit tertinggi di Indonesia. Yuk kenali gejala dan penyebabnya. (Foto: Dok. Pexels.com/mentatdgt)


    Menurut data Kementerian Kesehatan RI, setidaknya ada 15.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya. Kurangnya awareness dan deteksi dini kerap jadi faktor peningkatan penderitanya. Nah, apa sih sebenarnya kanker serviks itu? Yuk, baca lebih lanjut.

    Kanker serviks merupakan kanker yang terbentuk di sel-sel leher rahim dan terhubung ke vagina. Kanker jenis ini biasanya disebabkan oleh Human Papillomavirus atau HPV, yaitu salah satu penyakit menular seksual melalui hubungan seksual atau kontak langsung kulit ke kulit di area genital.



    Untuk mengetahui lebih dalam, berikut penjelasan mengenai penyebab dan gejala kanker serviks yang perlu kamu tahu:

    (Baca juga: Cara Mencegah Kanker Sejak Dini) 

    Penyebab Kanker Serviks

    Menurut dr. Tjin Willy, seperti dilansir dalam situs alodokter.com, virus HPV dapat bertahan bertahun-tahun, berkembang, dan akhirnya menyebabkan sel pada dinding serviks yang kemudian berubah menjadi sel kanker. Terdapat lebih dari 100 jenis virus HPV dan 13 di antaranya bisa menyebabkan kanker serviks. Infeksi ini akan menyerang sel sehat dan mengubahnya menjadi sel abnormal yang kemudian tumbuh membentuk massa besar dan disebut dengan tumor.

    Kamu terjangkit virus HPV? Jangan khawatir dan langsung panik. Perlu diingat bahwa seseorang yang terpapar virus HPV belum tentu menderita kanker serviks. Bahkan, infeksi virus HPV bisa hilang dengan sendirinya. Hal ini tergantung pada daya tahan tubuh orang tersebut. Faktor lain yang bisa berpengaruh pada perkembangan kanker serviks adalah gaya hidup buruk.



    (Pastikan untuk selalu mengecek kesehatan vagina dengan rutin mengikuti pap smear. Foto: Dok. Pexels.com/Daria)

    Gejala Kanker Serviks

    Umumnya, kanker serviks stadium awal tak menimbulkan gejala hingga sel kanker menyebar ke jaringan di sekitarnya. Namun, ada pun gejala yang mungkin saja terlihat meliputi:

    1. Pendarahan vagina yang tak teratur yang terjadi antara periode menstruasi atau setelah berhubungan seksual. Pendarahan ini juga bisa dialami oleh perempuan yang sudah menopause.

    2. Keputihan yang berair dan bercampur darah. Selain berair, keputihan yang berbau busuk, berwarna jernih atau kecokelatan juga bisa jadi salah gejala umum kanker serviks.

    3. Nyeri panggul saat berhubungan intim.

    Selain gejala awal ini, biasanya akan diikuti oleh ciri-ciri lain seperti kesulitan buang air kecil atau besar, penurunan berat badan, tubuh terasa lemah, hingga pembengkakan kaki. Itulah penyebab dan gejala kanker serviks yang perlu kamu tahu. Pastikan untuk selalu mengecek kesehatan vagina dengan rutin mengikuti tes pap smear di obgyn terpercaya.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below