Inspirasi Seni Budaya Indonesia di 'Bidadari Bidadara'


  • Inspirasi Seni Budaya Indonesia di 'Bidadari Bidadara'
    Paguyuban Indonesia, Swara Gembira bekerjasama dengan Lakon Indonesia menampilkan pertunjukan seni 'Bidadari Bidadara'. (Foto: Dok/JFFF2019)


    Setelah membuka tahun 2019 dengan pergelaran kolosal beberapa waktu lalu, paguyuban seni Swara Gembira kembali menghadirkan pertunjukan seni yang menginspirasi lewat sebuah pergelaran kolosal. Kali ini, melibatkan puluhan pelaku seni lintas aliran yang berbeda dari sebelumnya.

    Berkolaborasi dengan Lakon Indonesia, pergelaran yang diusung dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-74 tersebut bertajuk "Bidadari Bidadara". Pada akhir pekan lalu, pertunjukan ini ditampilkan dengan diiringi peragaan busana pada Jakarta Food & Fashion Festival di Mall Kelapa Gading, Jakarta. 



    (Baca juga: I La Galigo: Pertunjukan Seni yang Magis dan Sensual) 


    (Pertunjukan Bidadari Bidadara. Foto: Dok/JFFF2019) 


    Mengisahkan tentang Dewa dan Dewi yang turun ke bumi, pertunjukan 'Bidadari Bidadara' juga menampilkan keindahan ragam seni dan budaya Indonesia yang menarik untuk diikuti. 

    Didukung alas kaki Brodo dan MKS, tata rias Sari Ayu, serta DSS Indonesia, pergelaran ini dibuka untuk umum tanpa biaya. 

    Seiring pertunjukan ini, Lakon juga memberi kejutan lain, di antaranya untuk pertama kalinya meluncurkan beragam koleksi busana Indonesia yang sudah direvolusi hingga relevan seiring perkembangan zaman. Koleksi busana banyak memadukan material modern serta melalui proses pengolahan dengan beragam teknik yang bisa memberikan unsur ke-Indonesiaan yang kuat seperti teknik batik cap dan cetak saring.

    Selain itu, Swara Gembira juga merilis lagu yang dibawakan pada bagian pembuka dan penutup khusus untuk pergelaran ini.



    (Pertunjukan Bidadari Bidadara. Foto: Dok/JFFF2019) 


    Usai tampil di JFFF di Mall Kelapa Gading, Jakarta, pergelaran ini dijadwalkan juga akan berlangsung di Taman Air Mancur Sentral Senayan pada 23 Agustus 2019.  Disebutkan, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah berdirinya, Taman Air Mancur Sentral Senayan akan disulap menjadi panggung pergelaran terbuka. Swara Gembira akan banyak memanfaatkan topografi area taman yang terkenal dengan air mancurnya ini. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below