10 Cara Mudah Minimalisir Polusi Udara di Sekitarmu


  • 10 Cara Mudah Minimalisir Polusi Udara di Sekitarmu
    Lakukan cara-cara ini agar kamu bisa segera bernapas lebih lega. (Foto: Dok. Pexels.com)

    Belum selesai masalah sampah, wilayah Jabodetabek, termasuk pula Bogor hingga Bandung, kini didedera isu polusi udara. Tak tanggung-tanggung, bahkan beberapa waktu lalu Jakarta berhasil menduduki peringkat teratas kualitas udara paling buruk di dunia versi aplikasi AirVisual yang dihitung secara real time. Sebuah prestasi? Tentu tidak. Karena hal ini sebenarnya cukup memalukan.


    Nah, daripada terus menyalahkan pemerintah atas apa yang terjadi, Yuk, mulai ubah kebiasaan diri sendiri yang kiranya mampu menolong kualitas udara di lingkungan sekitar jadi lebih baik. Memang Negara tetap punya peran penting dan bertanggungjawab atas apa yang terjadi, tapi tak ada salahnya juga kan ikut membantu mereka meminimalisir zat racun yang ada untuk kesehatan pribadi dan juga orang lain. Just be a hero for your own environment! Karena kerjasama kita sebenarnya juga diperlukan agar usaha pembersihan lingkungan jadi makin berkesinambungan.  Berikut adalah sepuluh langkahnya:




    1. Hemat energi


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Ini merupakan hal paling gampang untuk dilakukan, yaitu mematikan lampu, alat elektronik, dan segala jenis listrik yang sedang tak digunakan. Di mana pun kamu berada, di rumah, kantor, atau di mana saja, aksi yang disebut sebagai konservasi energi ini akan punya imbas besar dan positif pada lingkungan.  Kenapa? Karena kerja stasiun pembangkit listrik jadi tak terlalu berat, di mana bahan bakar utama yang mereka gunakan itu lah yang menyebabkan polusi udara. Semakin jarang listrik digunakan, semakin sedikit bahan bakar yang dipakai, dan semakin minim zat buangan yang tertampung di udara. 


    2. Bijak dalam memilih perangkat elektronik


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Saat akan membeli, pilihlah bola lampu dan alat elektronik yang berlabel 'energy saving'. Dengan begitu, kamu akan semakin mudah mengontrol penggunaan listrik harian agar tak melebihi yang seharusnya. Lebih hemat di kantong dan lebih ramah pula untuk lingkungan.


    3. Gunakan transportasi umum


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Poin ini nampaknya semua orang sudah tahu. Namun, tetap harus diingatkan sebab asap knalpot yang dihasilkan dari kendaraan bermotor termasuk salah satu penyumbang terbesar polusi udara di Pulau Jawa, lho. So, pakailah kereta listrik, MRT, LRT, bus, sepeda, taksi, atau bahkan jalan kaki saja jika jarak tujuan tak terlalu jauh. Jika memang harus menggunakan kendaraan seperti mobil dan motor pribadi, harap pastikan kendaraanmu dalam keadaan 'sehat. Artinya, maintanance selalu dilakukan agar kondisi mesin dan proses pembakaran tetap berfungsi dengan baik. Jangan sampai asap yang keluar hitam pekat dan sehingga mencemari udara di sekeliligmu. Jangan sampai merugikan sesama, ya.


    Tak hanya itu, kalau bisa batasi penggunaan ojek online juga. Karena asap knalpot motor yang terlalu banyak naik ke udara, akan berubah jadi zat beracun yang merugikan kesehatan. 


    4. Bijak saat mencuci


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Jika ingin mencuci baju atau piring dengan menggunakan mesin cuci atau dishwasher, tunggu sampai baju dan alat makan yang kotor benar-benar memenuhi mesin. Hal ini wajib dilakukan agar nyala mesin tak berulang-ulang sehingga menyebabkan kerja pembangkit listrik jadi berat dan boros. Ingat, sesedikit apa pun listrik yang kita nyalakan akan menambah kerja stasiun pembangkit, lho.  Lalu tiap mereka bekerja, mereka akan gunakan banyak bahan bakar yang hasil pembakarannya akan dibuang ke udara. Masih tak mau berpikir dua kali?


    5. Tidak membakar sampah


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Sampah yang dibakar akan melepas banyak sampah baru ke udara. Debu, asap hitam yang mengganggu, aroma yang membuat sesak napas, hingga karbondioksida (CO2) yang akan memperparah pemanasan global, karbonmonoksida (CO) yang berbahaya bagi tubuh, dan gas chlor yang merusak atmosfer bumi. Tak ada keuntungan dari membakar sampah. Oleh sebab itu, lebih baik tidak dilakukan sama sekali agar kualiats udara di sekitarmy tetap baik.


    6. Komposkan sampah


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Sampah makanan akan jadi sangat berbahaya jika tak diolah dengan benar. Ketika dibiarkan terlalu lama, maka zat metana yang keluar melalui pembusukan alami akan mengakibatkan banyak penyakit berbahaya di mana salah satunya adalah muntaber berkepanjangan bahkan berujung  pada kematian. Tentu hal ini merupakan salah satu efek ekstrem dan terburuk dari pencemaran udara yang berasal dari sampah makanan. Sebuah polusi organik yang seharusnya bisa diminimalisir oleh kesaradan kita sendiri. Oleh sebab itu, komposkanlah sampah sisa makanan jadi pupuk atau sesuatu yang lebih berguna. Jika belum bisa atau dirasa sulit, hal termudah untuk dilakukan adalah habiskan makananmu selalu. Jangan sampai ada sisa sehingga nantinya hanya akan jadi sampah. 


    7. Kurangi rokok


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Asap rokok disinyalir sebagai salah satu penyebab polusi udara di Jabodetabek dan sekitarnya. Mengandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia, asap yang ditimbulkan olehnya punya efek sangat buruk terhadap para perokok pasif terutama pada anak-anak dan lansia. Tak hanya berisiko terkena penyakit pernapasan, mereka juga amat rentan terkena kanker paru-paru yang sulit diobati. Jika sebagian dari kamu masih sulit untuk menghentikan kebiasaan ini, setidaknya cari tempat yang jauh dari mereka yang beresiko tinggi,


    8. Beralih pada kendaraan ramah lingkungan


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Jika mampu, jatuhkan pilihan pada kendaraan-kendaraan ramah lingkungan seperti mobil, motor, atau skuter listrik. Selain dapat mereduksi asap dan zat berbahaya lainnya, kamu juga bisa lebih menghemat pengeluaran khsusnya untuk membeli bensin. Lingkungan lebih sehat, isi dompetmu pun lebih aman.


    9. Konsumsi bahan makanan organik


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Dengan membeli bahan-bahan makanan organik seperti sayur, buah, dan daging, maka kamu sudah turut membantu meminimalisir penggunaan pestisida yang mampu mencemari tanah dan udara. Selain itu, dengan mengurangi bahkan meniadakan konsumsi produk hewani dari ternak industri, maka pengoperasian sistem besar yang berfokus pada efisiensi produk hewani seperti daging, susu, dan telur akan senantiasa berkurang. Jadi bukan hanya lebih baik untuk kesehatan, memilih makanan organik juga punya imbas baik untuk lingkungan.


    10. Berkebun di rumah


    (Foto: Dok. Pexels.com)

    Memang kontribusi tanaman di dalam rumah tak seberapa berpengaruh terhadap polusi udara dalam skala besar. Tapi setidaknya, kamu akan merasa lebih segar saat bernapas di area tempat tinggal sehari-hari. Tanamlah tanaman-tanaman yang berguna misalnya yang bisa dipakai memasak, obat-obatan, atau sekedar penghijauan halaman. Selain berfungsi sebagai air purifyer alami, sejumlah tanaman tentu bisa membuat mood semakin baik terutama saat hati sedang gundah. Jika tak punya cukup ruang untuk membuat kebun, fungsikanlah dinding yang ada untuk membuat tanaman gantung, tanaman tempel, atau hidroponik susun yang tak memerlukan banyak spasial. Tak ada yang tak mungkin, kan?


    Well, sebenarnya masih banyak langkah yang bisa kamu lakukan untuk bantu membersihkan udara di sekitarmu sehingga kualitasnya akan membaik dari hari ke hari. Namun sepuluh cara di atas adalah beberapa cara paling mudah yang bisa langsung kamu lakukan tanpa perlu perencanaan yang terlalu panjang. Talk less do more! Jika terus saja marah-marah pada pemerintah, maka jalan keluar tak akan ditemukan. Mulai dari diri sendiri dulu, ya. Then the goodness will follow anyway.


    Selamat bernapas lega!




     



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below