Review Film: 'Men In Black: International'


  • Review Film: 'Men In Black: International'
    Film 'Men In Black: International' masih mengusung aksi komedi seperti film pendahulunya. Namun, kali ini terdapat aksi 'Women In Black'. (Foto: Dok/MenInBlack/imdb)


    Film 'Men In Black: International' masih mengusung aksi komedi yang menghibur lewat sepak terjang agen MIB melawan invasi alien dengan cara yang kasual dan cool. Namun, kali ini tak hanya Men tapi juga ada Women in Black. 

    Adalah karakter Molly atau kemudian disebut Agen M (diperankan dengan asik Tessa Thompson) yang menjadi rekruiter baru di MIB. Mentornya kali ini adalah Agen H (Chris Hemsworth yang effortless). Ini seperti mengulang atau duplikasi antara duet Agen J dan K yang diperankan Will Smith dan Tommy Lee Jones di MIB 1996. 



    Di luar cerita dan penggarapan yang lemah, Men In Black: International cukup menghibur dan mudah untuk dinikmati. 

    (Baca juga: Review Film: Avengers: Endgame) 

    Film Men In Black: International dibuka dengan adegan Molly kecil yang bertemu alien. Sosoknya yang pemberani dan cekatan serta ingin tahu akan keberadaan alien terbawa hingga dewasa. Impiannya masuk ke dalam anggota pencari dan pembasmi alien jahat, MIB. 


    (Men In Black: International. Foto: Dok/MIB/imdb) 


    Suatu kali usahanya berhasil dan memertemukannya dengan Head Agent O (Emma Thompson) yang kemudian merekrutnya. Mendapat tugas di London, Molly bertemu dengan High T (Liam Neeson) dan juga Agen H (Hemsworth). 

    Sebuah insiden terbunuhnya salah satu alien 'kunci' dan jatuhnya senjata berbahaya pada penjahat membuat Agen H dan Agen M mesti bekerjasama. Molly menunjukkan kepiawaiannya dalam beraksi sehingga tak bisa diabaikan begitu saja. 

    Women in Black 

    Ditulis duo Art Marcum dan Matt Holloway, serta disutradarai F Gary Gary, film Men In Black: International menghadirkan film yang sepertinya sengaja dibuat untuk bersenang-senang. Penonton tak perlu berpikir keras akan plot dan atau misi penting yang dijalankan oleh para agen MIB ini. 


    (Men In Black: International. Foto: Dok/MIB/imdb) 


    DItambah lagi aksi dan chemistry Tessa Thompson dan Chris Hemsworth sudah tampak natural dan kuat. (Keduanya juga bermain apik di Thor: Ragnarok). Film ini menjadi pembuktian penegas kalau keduanya memang menjanjikan buat disaksikan di layar lebar. 

    Chris Hemsworth sendiri seolah bermain tanpa banyak upaya keras. Mengingatkan akan aksinya di film komedi seperti Vacation atau Ghostbusters, dan mungkin juga sedikit Avengers. 

    Yang menarik dari pembuatan franchise film Men In Black adalah ketika adanya kehadiran sosok karakter perempuan sehingga menjadi tak lagi hanya Men, tapi juga ada Women in Black yang makin meramaikan isu kesetaraan di dunia film dan penokohan. Yang menjadikan film ini menjadi menarik untuk diikuti setelah banyak juga film agen-agen rahasia perempuan yang aksi terjangnya melawan musuh tak kalah mengesankan dibanding pria. 

    Buat publik Indonesia, ada kejutan tersendiri dengan kemunculan aktor Indonesia di tengah-tengah film. 

    Di luar penggarapannya yang mungkin lemah dari segi penceritaan, Men In Black: International cukup menghibur dan asik untuk ditonton, sembari menikmati popcorn dan tertawa lepas. 

    Film Men in Black: International tayang di bioskop Indonesia mulai 14 Juni 2019. 





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below