5 Tips Buat Video dengan Smartphone ala Jay Subyakto


  • 5 Tips Buat Video dengan Smartphone ala Jay Subyakto
    Sutradara dan fotografer Jay Subyakto punya trik khusus dalam membuat video dengan hanya menggunakan smartphone. Apa saja? (Foto: Dok/herworldIndonesia)


    Seiring perkembangan teknologi, bikin video kini tak lagi membutuhkan kamera video besar dan perlengkapannya yang banyak. Ini juga yang dirasakan Jay Subyakto, sutradara, penata artistik sekaligus fotografer ternama Indonesia. 

    Ditemui di sela-sela media tour di Turki beberapa waktu lalu, Jay mengungkapkan kini setiap orang bisa membuat video hanya dengan smartphone. Hanya saja asalkan tahu bagaimana menyiasatinya. 



    Smartphone seperti Samsung Galaxy S10, kata dia, turut hadir untuk menunjang tren smart-videography di kalangan para next generation. Melakukan yang sebelumnya tak bisa dilakukan, smartphone seri terbaru dari Samsung ini dilengkapi dengan fitur andalan yang mampu memberikan pengalaman merekam video lebih dari biasanya.

    “Tidak ada karya spektakuler yang dihasilkan dengan mudah. Namun, Samsung Galaxy S10 memberikan kemungkinan yang luas untuk mengeksplorasi dengan cara yang lebih nyaman, lebih cepat dan lebih terarah,” ujarnya. 

    (Baca juga: Kala Eksplorasi Turki dengan Samsung Galaxy S10) 

    Selaku sutradara professional, Jay Subyakto memberikan lima tips membuat video menggunakan smartphone:

    1. Memilih smartphone yang tepat.

    Untuk mendapatkan footage yang baik dan layak untuk menjalani proses editing, pilih smartphone dengan kemampuan merekam baik. Rangkaian Samsung Galaxy S10 dilengkapi dengan kemampuan merekam video HDR10+ dan 10 bit, sehingga dapat menghadirkan kekentalan warna yang tidak akan pecah saat mengalami proses editing. 

    2. Perlakukan tangan layaknya tripod.

    Teknik ini dapat mengurangi guncangan saat merekam video. Samsung Galaxy S10 dilengkapi fitur Super Steady yang memampu meredam goncangan saat proses perekaman gambar. Super Steady pada kamera merupakan lompatan inovasi yang memungkinkan perekaman video dengan mulus, menstabilkan perekaman gambar meski objek video bergerak, hingga cuplikan video yang dihasilkan terlihat halus tanpa goncangan berarti. 

    3. Merekam dengan format landscape.

    Hasil rekaman akan terasa lebih utuh saat kita menggunakan format landscape saat merekam video menggunakan smartphone. Samsung Galaxy S10 dilengkapi Ultra-Wide angle yang mampu menangkap video sesuai dengan apa yang ditangkap oleh mata (123o) sehingga mampu memberikan efek sinematik. 

    4. Untuk menambah efek sinematik, kita dapat memanfaatkan sejumlah teknik pengambilan gambar saat sedang melakukan merekam menggunakan smartphone:

    a) Teknik Tilt – menggunakan tangan sebagai tumpuan untuk kemudian menggerakan smartphone ke atas atau ke bawah. 

    b) Teknik Slide – sama seperti teknik tilt, teknik ini juga menggunakan tangan sebagai tumpuan, kemudian menggerakan smartphone ke kanan dan ke kiri.

    c) Teknik Panning – teknik ini digunakan dengan menjadikan badan sebagai tumpuan, dapat dilakukan dengan gerakan vertikal atau horizontal.  

    5. Memperhatikan angle pengambilan video.

    Samsung Galaxy S10+ dilengkapi dengan pilihan kamera berakang, Ultra – Wide, Wide dan Telephoto, sehingga dapat menangkap stock shoot dengan beragam angle. 

     

    Konten video yang menarik 

    Menurut Jay, ukuran smartphone yang kecil seringkali membuatnya sulit untuk menangkap gambar dengan steady, sehingga hasil recording dari smartphone sering terlihat shaky. Jangankan sambil melakukan aktivitas lain, mengambil video sambil berjalan saja sering terlihat tidak stabil.

    "Untuk menyiasati permasalahan tersebut, pengguna Samsung Galaxy S10 dapat mengaktifkan fitur Super Steady saat me-record video. Hasilnya gambar akan terlihat lebih stabil meski sedang bermain salju sekalipun,” ujarnya.  

    Dalam memperkaya konten, Jay Subyakto juga memberikan tips apa saja yang harus diperhatikan saat membuat video:

    1. Rencanakan untuk mencipta sesuatu yang tidak konvensional, bila objek rekam sama maka pikirkan bagian dari hasil karya yang mampu mendapat perhatian penonton. Jangan pernah ragu dan takut dalam mengambil gambar. Dengan berbagai angle, kamera S10 untuk menemukan yang paling pas.

    2. Ciptakan karya yang orisinil, tidak biasa. Karenanya sesuai tagar yang diusung Samsung #neverafraid to explore, dan nikmati perjalanan prosesnya. Karya bagus ditentukan oleh pengalaman yang sudah kita jalani.

    3. Selipkan unsur budaya dan cerita dari video atau film yang hendak dibuat. Ambil beberapa foto untuk dijahit kedalam video yang dapat menonjolkan budaya yang ingin dijadikan primadona, aktifkan Scene Optimizer, Smart Composition dan Live Focus. Jadikan video lebih bermakna dengan isi yang mengedukasi dan memberikan wawasan baru.