'Staple': Koleksi Batik yang Ramah Lingkungan


  • 'Staple': Koleksi Batik yang Ramah Lingkungan
    Koleksi 'Staple' dari Populo Batik yang ramah lingkungan (Foto: Dok. Senayan City)

    Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-25, Populo Batik menghadirkan koleksi batik kontemporer bertajuk 'Staple' yang ditunjukan pada hari kedua pagelaran busana Senayan City Fashion Nation 13th Edition yang mengangkat tema 'Yesterday'. Meskipun berupa batik kontemporer, Populo Batik tetap menggunakan teknik cap dan tulis yang telah ada sejak awal abad ke-20.

    (Baca juga artikel: Dua Desainer Ternama Membuka 'Fashion Nation' Tahun Ini)

    “Senayan City Fashion Nation 13th Edition selama ini selalu mendukung desainer dalam negeri yang mengusung elemen-elemen tradisional tanpa melupakan perkembangan jaman, seperti Populo Batik. Acara bertema 'Yesterday' ini adalah tahap pertama dari trilogi Populo 25 th Anniversary," ujar Halina selaku Leasing and Marketing Communications Director of Senayan City.





    Koleksi batik 'Staple' dirancang dengan konsep ramah lingkungan, karena dibuat dengan bahan-bahan sisa produksi. Selain itu, proses pembuatan bahan batik yang dipakai juga ramah lingkungan karena menggunakan bahan pewarna alam dan sistem pengaturan air yang efektif, sehingga sisa air dari proses pewarnaan pun bisa digunakan kembali.

    (Baca juga artikel: Koleksi Kacamata Elegan 'Scali x Jennifer Bachdim')

    Beragam motif batik dalam palet warna biru, beige, coklat, hitam, abu-abu dan putih digunakan untuk menghias koleksi ini, seperti Parang, Grinsing, Tirtotedjo. Setiap busana dari koleksi ini juga dirancang agar memiliki desain yang nyaman dipakai untuk unisex, sehingga bisa dikenakan oleh wanita ataupun pria. Mulai dari jaket bomber, high waist pants, rok midi, hoodie, dan gaun dengan motif patchwork.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below