Cerita Veronica Colondam Lewat Buku 'Journey to Impact'


  • Cerita Veronica Colondam Lewat Buku 'Journey to Impact'
    Pendiri YCAB Foundation, Veronica Colondam meluncurkan buku otobiografi yang memuat perjalanan hidupnya serta alasan pendirian YCAB. (Foto: Dok/YCABFoundation)


    Veronica Colondam, pendiri dan juga CEO Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) meluncurkan buku terbarunya berjudul 'Journey to Impact'. Di dalamnya, Veronica mengungkapkan perjalanan hidup, pengalaman spiritual, dan termasuk latar belakang pendirian YCAB. 

    "Ada beberapa chapter penting dalam hidup saya, yang ingin saya bagi," ujarnya di sela-sela peluncuran yang berlangsung di The Residence on Five, Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (22/2). 



    Menurutnya, buku sangat berpengaruh dan lewat ceritanya ia berharap dapat menjadi inspirasi buat banyak orang. 

    (Baca juga: 5 Buku Wajib Baca bagi Pencari Kerja)

    Buku 'Journey to Impact' memuat rangkaian pengalaman spiritual diri Veronica yang pada akhirnya membentuk serta membawanya pada visi besar untuk berkomitmen meningkatkan kehidupan anak Indonesia. 

    Di dalamnya juga termuat secara gamblang cerita perjalanan panjang Veronica dalam membangun YCAB, yang kini jadi salah satu perusahaan sosial yang disegani dan sukses memengaruhi jutaan anak muda. 

    "Dari beberapa chapter, bagian pertama yang mengisahkan orangtua saya merupakan yang paling emosional, dan di samping itu, ada juga bagian di mana saya mengalami tidak enaknya merasakan putus sekolah sehingga berdampak pada diri saya di kemudian hari," ujarnya lugas. 

    Kolaborasi karya

    Memercayai bahwa kesadaran kolektif dan usaha bersama dapat menciptakan hasil dan manfaat jauh lebih besar, YCAB mengandeng sejumlah seniman tanah air serta para donatur untuk menyumbangkan produk atau hasil karya mereka untuk selanjutnya dilelang pada para undangan yang hadir dalam malam peluncuran 'Journey to Impact'. 

    Di antara seniman dan pihak yang turut mendukung itu yakni desainer furnitur Andi Lim dengan koleksinya 'Revoliving', Rinaldy A Yunardi yang membat 4 rak buku yang dirancang khusus dengan batu mulia, Sebastian Gunawan dengan 5 clutch berhiaskan permata, serta Ducati yang menghibahkan sepeda motor sport Scrambler Sixty2. 

    "Rak buku yang saya buat merupakan bentuk dukungan saya terhadap YCAB dalam membantu anak-anak agar dapat bisa pergi ke sekolah. Mengapa rak buku? Karena seperti YCAB, rak buku merupakan penopang serta menandakan dukungan terhadap ilmu sehingga bisa berdiri dan terlihat," ujar Rinaldy. 

    Desainer aksesori yang karyanya dikenakan banyak selebriti ternama ini menambahkan, keempat rak buku yang ia ikutsertakan merupakan apresiasinya terhadap karya Veronica Colondam dan YCAB. 

    Sementara, hal senada disampaikan Sebastian Gunawan. Terinspirasi dari semangat YCAB yang dirintis Veronica, ia menghadirkan lima clutch berhiaskan permata dalam beragam bentuk dan warna. 

    Veronica mengatakan dirinya berharap peluncuran 'Journey to Impact' yang juga sekaligus malam penggalangan dana mampu mengumpulkan uang untuk biaya pendidikan 1000 anak putus sekolah. 

    Buku 'Journey to Impact' yang ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ini bisa diperoleh di toko buku Periplus dan Kinokuniya, serta amazon.com.   



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below