8 Sutradara Perempuan yang Karyanya Mencuri Perhatian


  • 8 Sutradara Perempuan yang Karyanya Mencuri Perhatian
    Sutradara perempuan asal Indonesia dengan karyanya yang bersinar. (Foto:Dok.MartinLopez/Pexels)


    Sejumlah sutradara perempuan asal Indonesia, tak jarang buat kagum masyarakat dalam negeri hingga mancanegara lewat film yang dibuatnya. Beberapa nama diantaranya pun terkenal karena keberhasilannya dalam meraih penghargaan dan masuk ke dalam nominasi festival film bergengsi.

    Dari nama-nama yang dikenal adalah Nia Dinata, Mouly Surya, Upi Avianto dan lainnya. Mengangkat kisah yang tak biasa dan teknik pengambilan gambar yang menarik, karya mereka jadi inspirasi dan fenomenal.



    Diantara nama-nama sutradara perempuan yang karyanya mencuri perhatian itu, berikut delapan diantaranya. 

    (Baca Juga: Film Indonesia Berkompetisi di Festival Film Locarno)


    1. Nan Triveni Achnas 


    (Sutradara Nan Triveni Achnas.Foto:Dok/Wikipedia)

    Telah berkiprah di dunia perfilman sejak tahun 90an, nama Nan Achnas dikenal sebagai sutradara perempuan yang karyanya meraih banyak apresiasi. Setelah menggarap film 'Kuldesak' bersama Riri Riza, ia pun kembali menyutradai film 'Pasir Berbisik' (2001), 'Bendera' (2003) dan 'The Photograph' (2007). Bahkan perempuan kelahiran Singapura itu pula pernah meraih penghargaan sebagai Sutradara Terbaik FFI di tahun 2004 dan 2007 untuk filmnya. 


    2. Upi Avianto


    Perempuan kelahiran tahun 1972, Upi Avianto pernah memenangkan nominasi sebagai Sutradara Terbaik FFI di tahun 2008, 2013 dan 2016. Filmnya yang berjudul Radit dan Jani, 30 Hari Mencari Cinta, Cinta dan Rock'n Roll, My Stupid Boss dan Belenggu kian dikenal dan menarik perhatian publik. Bahkan tak hanya jadi sutradara terbaik, dirinya pula berhasil meraih beragam penghargaan untuk penulisan skenarionya.

    (Baca Juga: Catatan dari Bali International Film Festival 2018)


    3. Nia Dinata


    Mengangkat kisah-kisah tak biasa buat Nia Dinata dikenal sebagai sutradara perempuan terbaik dari Indonesia. Film yang paling ikonis adalah Arisan! yang rilis pada tahun 2004 dan mendapatkan sejumlah penghargaan di ajang Festival Film Indonesia dan MTV Movie Awards. Beberapa film yang digarapnya adalah 'Ca Bau Kan', 'Berbagi Suami' dan lainnya.


    4. Lasja Fauzia Susatyo


    Perempuan kelahiran tahun 70an ini, terkenal dengan karya-karyanya yang mengangkat kisah penuh makna. Diantara hasil garapannya itu, diberi judul 'Lovely Luna', 'Dunia Mereka', 'Bukan Bintang Biasa', 'Perempuan Punya Cerita', dan 'Sebelum Pagi Terulang Kembali'. Filmnya pun pernah masuk ke dalam nominasi di Osaka Asian Film Festival.

    (Baca Juga: Balinale - Festival film international)


    5. Mouly Surya


    Berhasil menyutradai film 'What They Don't Talk about When They Talk about Love', 'Fiksi' dan 'Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak'. Ketiga filmnya itu kemudian membawa namanya semakin dikenal karena berhasil mendapatnya sejumlah penghargaan di festival nasional dan internasional. 


    6. Pritagita Arianegara


    Nama Pritagita Arianegara tersohor karena karya filmnya yang bertajuk 'Salawaku'. Karyanya itu telah berhasil ditayangkan pada ajang Festival Film Tokyo.

    (Baca Juga: Daftar Film Pemenang Kompetisi di Balinale 2018)


    7. Djenar Maesa Ayu



    Berbagai filmnya berhasil menggaet nominasi dan penghargaan, diantaranya adalah 'Koper', 'Anak-Anak Borobudur', 'Merek Bilang, Saya Monyet!', dan ;Kartini'. Djenar Maesa Ayu tak hanya jadi sutradara, tapi juga sebagai seorang penulis.


    8. Mira Lesmana


    Mira Lesmana adalah salah satu sutradara film yang dikenal oleh publik. Filmnya yang berjudul 'Kuldesak' berhasil mencuri perhatian dan dan mendapatkan penghargaan Festival Film Bandung. Bersama Miles, rumah produksi yang digawanginya, Mira kerap melahirkan film-film yang selalu ditunggu, dari mulai 'Ada Apa Dengan Cinta' hingga yang terbaru 'Bebas'. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below