Review Film: 'Orang Kaya Baru'


  • Review Film: 'Orang Kaya Baru'
    Ditulis Joko Anwar, film 'Orang Kaya Baru' mengalir dengan karakter yang kuat, cerita matang, dan peristiwa yang dekat dengan keseharian. (Foto: Dok/ScreenplayFilms)


    Film 'Orang Kaya Baru' hadir dengan suguhan komedi cerdas, yang menghibur lewat kesederhanaan, karakter kuat, dan cerita yang matang. 

    Namun, dalam setiap gurauan yang dihadirkannya, komedi ini menyelipkan satu pesan dalam. Di antaranya, OKB menertawakan 'kemiskinan' dengan cara yang bijak, memberi pandangan positif, dan optimisme yang besar. 



    Hidup miskin atau prihatin justru membuat seseorang menghargai apa yang mereka punya. Meski terdengar klise, film ini menyuguhkan buktinya, dan berhasil. 

    (Baca juga: Review Film: A Man Called Ahok)

    Film 'Orang Kaya Baru' dibuka dengan adegan Tika (Raline Shah), mahasiswa yang bersiap menunjukkan hasta karyanya dari bahan daur ulang. Terjepit di bus kota dan karya itu pun rusak bentuknya. 

    Dari narasinya lalu penonton diberi tahu, bahwa ia, hidup sederhana di rumah yang ditinggal Bapak (Lukman Sardi), Ibuk (Cut Mini), kakaknya Duta (Derby Romero), dan adik laki-lakinya Dodi (Fatih Unru). 


    (Orang Kaya Baru. Foto: Dok/ScreenplayFilms) 


    Tak hanya Tika dengan problematikanya, hidup prihatin ditunjukkan Dodi dengan sepatu yang alasnya copot, dan Duta yang tak bisa mewujudkan mimpi jadi sutradara teater karena tak ada uang untuk mewujudkannya. Namun, semua berubah, ketika sang bapak meninggal mendadak. Ia meninggalkan warisan berkala yang membuat mereka kaget tak terkira, dan menjadi 'Orang Kaya Baru'. Kaya mendadak membuat mereka kelabakan, dan menghabiskan uang dengan 'norak'. 

    Namun, satu persatu persoalan muncul. Hidup mereka tak lagi sama, ketika uang membuat mereka 'buta'. Sibuk dengan dunia masing-masing dan lupa dengan apa yang mereka punya dulu, saat masih hidup sederhana. 

    (Baca juga: Review Film: Aruna dan Lidahnya)

    Tampil mengocok perut, film 'Orang Kaya Baru' bisa dibilang salah satu komedi yang wajib tonton tahun ini. Semua pemeran bermain baik. Cut Mini yang paling mencuri perhatian dengan gaya bahasa dan suaranya yang mengesankan. 

    Desain produksi dan kostum juga tak kalah mendukung, menjadi penegas dari masing-masing karakter. Sementara, musik pengiringnya mengikuti mood dari setiap adegan dengan pas.


    (Orang Kaya Baru. Foto: Dok/ScreenplayFilms) 


    Lewat 'Orang Kaya Baru', sutradara Ody C Harahap (yang pernah membuat Sweet 20 dan Kapan Kawin?) kembali hadir dengan film yang asik buat ditonton. Lucu, menghibur, dan sekaligus kontemplatif.

    Yang berperan penting dan menentukan dari film ini bisa jadi terletak pada kekuatan cerita dan skenario yang ditulis Joko Anwar. Ada beberapa poin yang membuatnya memiliki nilai lebih.

    Di antaranya, muatan pesan sekaligus sindiran yang ia sampaikan di hampir setiap karakter. Bapak yang keras, tapi penuh selera humor. Ibu yang lugu tapi juga dermawan. Tika yang pintar, tapi mudah terpengaruh. Duta yang berprinsip tapi juga mudah goyah. Dodi yang polos, tapi sensitif. Semua sangat relate atau dekat dengan keseharian. 

    Joko juga memberi suntikan optimisme yang besar, sekaligus pesan mendalam untuk menghargai apa yang dimiliki.

    Ada muatan keluarga, tapi juga cinta dan persahabatan. Di antara problematika keluarga, Tika menemukan kisah cintanya dengan Banyu (Refal Hady). Di kampus, ia menjalin persahabatan yang tulus dengan Lala dan Tiwi, serta 'musuh' yang lalu berkawan dengan dua sosok 'mean girls', Risha dan Sasha.

    Dengan kompleksitas cerita, naskah film ini sudah kuat dari awal. Dan Ody sebagai sutradara mengemasnya dengan baik menjadi satu paket lengkap yang menghibur dan menyentuh hati. Jikapun ada kekurangan, sudah tertutupi ketika film ini unggul dengan muatan kelebihannya. 

    Film 'Orang Kaya Baru' tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Januari 2018. 





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below