6 Pertanyaan Populer Saat Berhubungan Seks Pertama Kali


  • 6 Pertanyaan Populer Saat Berhubungan Seks Pertama Kali
    Pengalaman malam pertama atau hubungan seks untuk kali pertama kerap menimbulkan pertanyaan dan keraguan. Bagaimana mengatasinya? (Foto MedicalNewsToday)


    Bagi sebagian orang, hubungan seks saat menikah adalah momen yang dinanti-nantikan. Namun bagi yang belum berpengalaman, yang muncul justru rasa malu, canggung, atau bahkan panik.

    Tidak sedikit pengantin baru yang baru berhasil melakukan hubungan intim setelah mencoba tiga-empat kali. Faktanya, kamu bukan satu-satunya orang yang mengalaminya. Terbukti, ada enam pertanyaan terpopuler tentang berhubungan seks pertama kali yang biasa dilontarkan kaum perempuan.



    Kamu ingin tahu? Cek berikut ini. 

    (Baca juga: 7 Permainan untuk Seks Menyenangkan Bersama Pasangan)

    1. Haruskah melepas semua pakaian?

    Hm… sepertinya kamu terlalu sering menonton film panas. Tidak ada aturan yang mengharuskan kamu melepas semua pakaian saat berhubungan seks. Kalau merasa risih apabila harus “tampil polos” di depan suami, kamu bisa tetap memakai bra atau lingerie seksi kamu. Toh, pria punya sejuta cara untuk mengagumi tubuh istrinya. Atau jika tidak ingin suami melihat dengan jelas tubuh kamu, mintalah berhubungan intim tanpa menyalakan lampu. Pengantin baru mah, bebas! Percayalah, lama-kelamaan kamu akan terbiasa dengan situasi mendebarkan tersebut.


    (Pasangan. Foto: EliteDaily)


    2. Bagaimana bentuk tubuh saya?

    Mengkhawatirkan bentuk tubuh membuat banyak perempuan menunda-nunda hubungan seks pertamanya. Apakah pasangan akan melihat selangkangan saya yang menghitam? Atau paha saya yang berselulit? “Kalau kamu terlalu fokus pada bentuk tubuh, hal itu justru akan membuat perhatian kamu teralihkan terus dan kamu tidak punya koneksi dengan pasangan,” kata psikolog dan terapis seks Dr. Shannon Chavez.

    Menurutnya, sangat kecil kemungkinan pria akan menilai bentuk tubuh pasangannya sebelum berhubungan intim. Yang akan ia perhatikan justru sikap kamu yang terus gelisah. 


    3. Bisakah saya memuaskan pasangan?

    Ini juga pertanyaan terpopuler saat berhubungan seks pertama kali. Biasanya perempuan stres karena memikirkan apakah bisa melakukannya dengan baik. Sosiolog dan pembicara masalah seks dari San Diego, Jennifer Gunsaullus, PhD, mengatakan, kekhawatiran semacam itu bisa dimengerti. Banyak kok, kaum perempuan yang khawatir tidak mampu mengimbangi pasangannya. Namun, siapa yang tahu kalau pasangan kamu sebenarnya juga nervous? Jadi, santai saja dan fokuslah dengan keintiman yang bisa kamu nikmati dengan pasangan.


    (Pasangan. Foto: Glamour)


    4. Apakah saya merasa nyaman?

    Kalau kamu pernah punya pengalaman kurang baik seputar seks, pasti kamu akan mengkhawatirkan situasi yang sama dengan pasangan. Tanyalah pada diri sendiri apakah kamu merasa nyaman sebelum berhubungan seks. Pengalaman apa yang membuat kamu trauma di masa lalu? Pastikan lingkungan kamu nyaman, bersih, dan menyenangkan. Yang lebih penting, sampaikan pada pasangan hal-hal yang membuat kamu tidak nyaman. Misalnya, posisi yang membuat hubungan seks terasa nyeri buat kamu.


    5. Saya sedang mood atau tidak?

    “Ketika seorang perempuan tidak merasa percaya diri dengan tubuhnya, ia tidak akan merasa seksi,” kata psikolog dan ahli seksologi Barbara Winter, PhD. Hal ini juga wajar, tetapi rasa resah itu membuat kamu jadi tidak mood betulan. Kalau kamu merasa tidak yakin sebelum melakukan hubungan seks, katakan terus terang pada pasangan dan jelaskan penyebabnya. Temukan cara untuk membuat kamu berdua rileks, entah itu dengan menonton film lebih dulu atau sekadar berbaring sambil berdekapan.


    (Pasangan. Foto: StocksyUnited)


    6. Bisakah saya mencapai orgasme?

    Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah kamu harus mencapai orgasme? Sebab, ada sebagian perempuan yang masih menganggap bahwa mencapai orgasme adalah salah satu bentuk agresivitas. Orgasme memang bukan satu-satunya tujuan hubungan intim, tetapi mencapai klimaks tentu juga menjadi hak setiap perempuan.

    Lalu, bisakah kamu mencapai orgasme itu sendiri? Tidak ada seorang pun yang bisa memprediksi akan hubungan intim akan selalu mencapai kondisi puncak tersebut. “Bahkan dalam hubungan yang sudah berjalan lama, masih ada ketidakpastian itu,” kata Dr. Winter. Namun semakin nyaman dan komunikatif kamu dan pasangan, semakin besar peluangnya. 

    Jadi, tidak perlu membandingkan diri dengan teman kamu yang sudah berpengalaman dan selalu mengoceh tentang kehebatannya di atas ranjang. Bagaimanapun, momen yang kamu miliki bersama pasangan saat berhubungan seks pertama kali tetap akan terasa istimewa.


    (Teks: Dini Felicitas)



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below