Jatuh Bangun Jonatan Christie Raih Emas di Asian Games


  • Jatuh Bangun Jonatan Christie Raih Emas di Asian Games
    Jonatan Christie melalui banyak rintangan sebelum merebut medali emas di tunggal putra cabang bulutangkis di Asian Games 2018. (Foto: Dok/asiangames2018.id)


    Pemain bulutangkis Indonesia, Jonatan Christie (20), atau Jojo meraih medali emas di tunggal putra di Asian Games 2018. Laga finalnya mengalahkan pemain asal Taiwan, Chou Tien menjadi momen menegangkan sekaligus menandai akhir dari perjuangan jatuh bangunnya sejak awal melaju dari babak pertama. 

    Perjuangan Jojo tak mudah. Sebelum meraih medali emas, ia mesti melewati beberapa pemain yang posisinya di peringkat tingkat dunia lebih tinggi darinya. 



    Siapa saja yang mesti dilewati Jojo sebelum meraih emas di tunggal putra? Berikut kilas balik perjuangan dan jatuh bangun Jonatan Christie di nomor perorangan ajang Asian Games 2018: 

    (Baca juga: Mengenal Pemain Badminton Tampan, Jonatan Christie) 

    1. Babak 32 besar 

    Jonatan mengalahkan pemain bulutangkis asal China, Shi Yuqi yang merupakan pemain bulutangkis unggulan pertama lewat rubber set, dengan skor 21-19, 19-21, dan 21-17. Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (24/8) di Istora Senayan, Jakarta itu, Jojo tampak berupaya keras untuk memenangkan gim. 


    2. Babak 16 besar

    Jonatan mengalahkan wakil Thailand, Khosit Phetpradab dengan skor 17-21, 21-18, dan 21-18 pada Sabtu (25/8). Dengan kemenangan ini, ia mengamankan tiket melaju ke babak perempat final. 


    3. Perempat final 

    Melaju ke perempat final, Jonatan bertemu wakil Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent pada Minggu (26/8). Pada pertandingan yang juga tak kalah menegangkan tersebut, ia menang dengan skor 21-11, 21-18. Selama pertandingan, keduanya saling mengejar skor, dan Jonatan sempat ketinggalan dan kembali bangkit untuk menang. 


    4. Semifinal 

    Di semifinal, Jonatan melawan pebulutangkis Jepang, Kenta Nishimoto yang merupakan pemain bulutangkis peringkat kedelapan dunia, melalui permainan rubber set dengan skor 21-15, 15-21, dan 21-19 pada Senin (27/8). Pada awal gim perolehan poin Jonatan tertinggal dari Kenta. Namun, ia kembali bangkit dan memimpin skor. Laga yang sangat emosional bagi Jonatan itu ditandai selebrasi buka bajunya yang menjadi viral di media sosial. 


    5. Final 

    Melaju ke babak final, Jonatan berhasil mengalahkan Chou Tien asal Taiwan dengan tiga gim 21-18, 20-22 dan 21-15 pada laga final di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). Pertandingan yang berlangsung 1 jam 10 menit itu membuat tegang para penonton khususnya Indonesia karena menjadi babak penentu kemenangan. Apalagi Chou sebelumnya mengalahkan pebultangis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting di babak semifinal. Namun, aksi Jonatan yang pantang menyerah membuatnya terus memimpin skor dan memenangkan pertandingan. 


    Kemenangan Jonatan Christie di tunggal putra membuatnya menjadi pebulutangkis putra pertama Indonesia yang merebut emdali emas di Asian Games sejak Taufik Hidayat mengalahkan Lin Dan pada final Asian Games 2006.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below