37 Fakta Menarik Lindswell Kwok, 'Ratu Wushu Asia'


  • 37 Fakta Menarik Lindswell Kwok, 'Ratu Wushu Asia'
    Punya segudang prestasi dan berhasil persembahkan medali emas kedua untuk Indonesia, Lindswell Kwok punya 30 fakta seru yang wajib kamu tahu. (Foto: Dok. The Straits Times)


    Berhasil menyabet perolehan medali emas kedua untuk Indonesia dari cabang olahraga Wushu pada Senin (20/08) di momen Asian Games 2018, Lindswell Kwok punya segudang fakta menarik untuk diketahui.

    Apa saja? Berikut 37 fakta tentang Lindswell yang belum banyak diketahui publik:



    1. Lahir di Binjai, Sumatera Utara pada 24 September 1991.

    2. Mulai dibujuk sang kakak, Iwan Kwok (yang kini merupakan Sekjen dari Yayasan Kusuma Wushu Indonesia), untuk ikut padepokan Wushu sejak usia 6 tahun karena dianggap punya bakat meniru.

    (Baca juga: 22 Fakta Menarik Peraih Medali Emas, Defia Rosmaniar)

    3. Baru benar-benar start latihan rutin sejak usia 9 tahun karena ada sedikit paksaan dari keluarga yang melihat adanya sisi positif dari seni bela diri tersebut.



    4. Meski pada awalnya tak punya ketertarikan khusus, namun dalam hitungan bulan Lindswell Kwok telah bisa menirukan tiap gerakan dengan sangat baik. Bakatnya pun kian tampak dan terasah. Ia punya daya tangkap cepat dalam menerima jurus-jurus yang diajarkan sembari didukung oleh postur tubuh yang pas.

    5. Pada usia 12 tahun, secara resmi Lindswell Kwok bergabung dengan sebuah padepokan Wushu di Medan pada divisi Taijiquan dan Taijijian.

    6. Karena dilakukan secara serius dan rutin sejak kecil, maka kecintaannya pada Wushu semakin besar. Ia pun memutuskan untuk fokus pada cabang olahraga ini tepatnya di nomor pertandingan 'pedang' dan 'tangan kosong' tanpa paksaan siapa pun.



    (Sumber: www.nysnmedia.com)

    7. Semakin dewasa ia semakin mencintai Wushu karena baginya olahraga ini indah. Ada seni dan rangkaian filosofi di dalamnya yang menjadikan olahraga ini unik dan punya nilai keseimbangan sendiri. Implementasi nilai Yin & Yang pun ia temukan di sini sehingga dengan sendirinya, pembelajaran tentang moral kehidupan turut ia serap dari seni bela diri asal negeri China berikut.

    8. Dari berbagai jenis jurus yang ada, Tai Chi lah yang paling punya arti penting bagi Lindswell Kwok karena dianggap paling bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    9. Selain berlatih di Tanah Air, ia pun mendalami olahraga ini langsung di negara asal Wushu, Tiongkok, China.

    10. Demi up-to-date terhadap perkembangan ilmu Wushu yang selalu mengalami perubahan tiap tahunnya, Lindswell pun sering pergi ke Tiongkok untuk keperluan studi banding. Bagaimana teknik, fisik, dan cara berlatih yang diterapkan di sana bisa ia lakukan juga untuk meningkatkan performa di berbagai pertandingan.



    11. Di China sendiri, namanya tidaklah asing dan kerap ditakuti oleh deretan atlet Wushu China.

    12. Lindswell pun sering jadi contoh bagi para atlet muda Tiongkok.

    13. Beberapa profesor di China bahkan sengaja mengambil videonya saat pertandingan dan saat latihan untuk dijadikan bahan pelajaran untuk melatih kelas Wushu tingkat junior di Tiongkok karena tekniknya dianggap telah mencapai tingkatan yang sangat tinggi.

    14. Hingga kini, ia bernaung di padepokan bernama Yayasan Kusuma Wushu Indonesia yang terletak di kota Medan.

    15. Bahkan menurut Supandi Kusuma sang pendiri Yayasan Kusuma Wushu Indonesia yang dikutip dari wawancaranya  bersama Kompas TV, Lindswell adalah salah satu yang paling berprestasi dari ribuan atlet yang pernah dididiknya dan yang paling menonjol dari semua murid yang ada di padepokan tersebut.



    (Sumber: www.jateng.liputan.co.id)


    16. Di usia 19 tahun ia pun sukses merebut gelar juara dunia.

    17. Kunci keberhasilannya sederhana, sabar dan kerja keras. 

    18. Ia sempat mengalami keterpurukan saat gagal meraih juara pada Asian Games 2010. Namun sejak itu, ia coba memikirkan semuanya matang-matang hingga kemudian ia sadari bahwa tanpa adanya kegagalan tersebut, ia tak akan berlatih lebih keras lagi. Di situlah ia merasa bahwa nilai kesembangan, kesabaran, dan segala yang telah diajarkan baru benar-benar terasa saat dirinya ikhlas menerima kekalahan.

    19. Asian Games 2010 membuka pemikirannya, bahwa Wushu adalah tentang bertanding dengan hati, bukan semata tentang ambisi.

    20. Dari situ, ia lalu berhasil memboyong 2 medali emas dari SEA Games 2011 dan tak henti-hentinya menuai prestasi di berbagai ajang.

    21. Sejak itu, julukan Ratu Wushu Asia Tenggara pun mulai melekat pada dirinya setelah berhasil membawa pulang medali emas selama 4 SEA Games berturut-turut di mana yang terakhir adalah pada SEA Games tahun 2017 di Malaysia.



    22. Ia pun sukses mempertahankan gelar juara dunia pada nomor adalannya, Taijiquan, di kejuaraan dunia Wushu tahun 2017 di Rusia.

    23. Lindswell Kwok menyatakan ingin pensiun setelah mendapat medali emas pada Asian Games 2018 karena perjalanannya sudah terlampau panjang, pencapaiannya dianggap sudah cukup, dan keinginan untuk istirahat kian besar.

    24. Jauh sebelum itu, ia sempat mengalami cedera lutut yang sifatnya tahunan. Oleh karenanya di tahun 2015, ia telah memutuskan untuk pensiun karena merasa sudah waktunya berhenti.

    25. Namun ketika tahu bahwa ia punya kesempatan dalam meraih medali emas pada Asian Games 2018, maka ia mundurkan rencananya sampai Asian Games 2018 usai. Mengapa? Karena satu-satunya kejuaraan yang belum memberinya medali emas hanyalah Asian Games.

    26. Jadi ini adalah medali emas pertama untuknya dari ajang Asian Games.




    27. Kekasihnya mendukung keputusannya untuk pensiun karena khawatir cedera lututnya akan semakin parah.

    28. Well, kini ia sedang berkencan dengan seorang atlet Wushu tampan asal Indonesia bernama Achmad Hulaefi yang merupakan rekan satu pelatnasnya. Mereka pun berpacaran sejak tahun 2015.

    29. Pencinta kucing.



    30. Sangat suka berwisata kuliner dan sering mengunggahnya di akun instagram pribadinya @lindswell_k

    31. Mengidolakan Jet Li yang tak lain dan tak bukan adalah seorang aktor film laga asal China yang ternyata juga merupakan mantan atlet Wushu peraih gelar juara dunia lima kali berturut-turut. 

    32. Saat memenangkan Kejuaraan Dunia Wushu ke-13 di Istora Senayan Jakarta pada tahun 2015, ia dikalungkan medali emas secara langsung oleh Jet Li yang datang sebagai Duta Wushu Dunia.



    33. Mendapat julukan baru dari Presiden Joko Widodo yaitu 'Ratu Wushu Asia'.

    34. Prestasi Lindswell di kejuaraan dunia Wushu:

          1 medali perak - Kejurnas Jakarta (2005)

          1 medali perunggu - Kejurnas Medan (2006)

          1 medali perunggu - Kejuaraan Dunia Junior (2006)

          1 medali emas - Kejurnas Surbaya (2007)

          1 medali emas - World Junior Wushu Championships II (WJWC) (2008)

          1 medali emas Taolu Taijiquan - World Wushu Championships (2009)

          1 medali perak Taolu Taijijian - SEA Games Laos (2009)

          1 medali perak Taoulu Taijiquan - SEA Games Indonesia (2011)

          1 medali perunggu Taolu Taijijian - SEA Games Indonesia (2011)

          1 medali emas Taolu Taijijian - SEA Games Myanmar (2013)

          1 medali perak Taolu Taijiquan - SEA Games Myanmar (2013)

          1 medali emas Taolu Taijiquan - SEA Games Singapura (2015)

          1 medali emas Taolu Taijijian - SEA Games Singapura (2015)

          1 medali emas Taolu Taijiquan - SEA Games Malaysia (2017), dan berbagai kejuaraan lainnya.



    35. Terdaftar sebagai mahasiswi Jurusan Psikologi di Universitas Sumatera Utara angkatan tahun 2009 yang akibat sibuk berlatih, ia jadi tak punya waktu untuk kuliah dan memilih untuk ikhlas menerima kabar drop out yang dilayangkan dari kampusnya.

    36. Memiliki tinggi badan 161 cm dan berat 53 kg

    37. Masih sering minta disuapi oleh sang ibu.




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below