22 Fakta Menarik Peraih Medali Emas, Defia Rosmaniar


  • 22 Fakta Menarik Peraih Medali Emas, Defia Rosmaniar
    Defia Rosmaniar, atlet taekwondo meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Asian Games 2018. (Foto: Dok/setkab.go.id)


    Sejak hari pertama Asian Games 2018, Minggu (18/8), nama atlet taekwondo, Defia Rosmaniar terus digaungkan berkat keberhasilannya meraih medali emas pertama untuk Indonesia pada Asian Games 2018 di nomor poomsae tunggal putri.

    Sukses mengalahkan Marjan Salashouri asal Iran dengan perbedaan nilai amat tipis yaitu 8.620 - 8.580 pada poomsae pertama, dan 8.760 - 8.360 poomsae kedua, berikut adalah 22 fakta menarik tentang Defia Rosmaniar yang layak kamu ketahui.





    1. Ditonton langsung oleh Presiden Jokowi, ia mengaku tak merasa gugup sama sekali. Malahan dirinya senang dan lebih fokus pada lawan semi-final asal Korea Selatan yaitu Yun Ji Hye yang dianggap sebagai saingan terberatnya.

    2. Merupakan pemberi medali emas pertama untuk Indonesia dari semua cabang olahraga yang ada

    3. Mencetak sejarah baru karena cabang olahraga taekwondo belum pernah mempersembahkan medali emas secara perdana untuk Negeri.

    4. Lahir 25 Mei 1995, Defia Rosmaniar baru berusia 23 tahun

    5. Punya nama panggilan Defi, De, atau Dede.

    6. Berasal dari Bogor.

    7. Memiliki tinggi badan 167cm dengan berat badan 51kg

    8. Tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, jurusan Pendidikan Olahraga

    9. Mulai terjun ke dunia olahraga sejak SMP tepatnya pada tahun 2007 atas dorongan dari kakak sepupunya yang kini merupakan pelatih Taekwondo DKI Jakarta. Ia pun mengaku saat itu tidak terlalu suka pada olahraga Taekwondo. 



    (Sumber: Twitter @STsportsdesk)

    10. Sebelum meraih medali emas pada Asian Games 2018, ia juga telah mengukir prestasi sebagai peraih medali perunggu pada nomor Women's Team Poomsae dan pada nomor Mixed Pair Poomsae dalam SEA Games 2013. Selain itu, medali perunggu kembali diraih dari nomor Women's Team Poomsae di SEA Games 2017.

    11. Tahun 2017, Defia Rosmaniar juga berhasil meraih dua gelar sekaligus di Asian Indoor dan Martial Arts Games 2017 di Turkmenistan.

    12. Ada pun ia juga meraih 2 medali emas pada Austria Open Poomsae Vienna G1 Tournament 2017.

    13. Bahkan di bulan Mei 2018 lalu, ia membuktikan kapabilitasnya di Vietnam bersama Muhammad Abdurrahman Wahyu di nomor Pair Poomsae dengan menyabet medali perunggu, dan di nomor Individual Poomsae dengan menyabet medali emas.

    14. Hobi menulis. Baginya, menulis adalah salah satu kegiatan pengisi waktu luang yang lebih bermanfaat dibandingkan main gadget.

    15. Sering menangis tanpa sebab sesaat menjelang pertandingan kemarin. 

    16. Pernah juga menyabet medali emas pada kejuaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat.



    (Sumber: Instagram @defiarosmaniar)


    17. Saat menjalani Try Out pra Asian Games 2018 pada 15 Maret - 11 Agustus, Defia menerima kabar bahwa Ayahnya meninggal dunia. Oleh sebab itu ia sempatkan untuk pulang ke Indonesia namun prosesi pemakaman telah dilakukan. Ia pun melewatkannya. Meski demikian, hal itu ta membuatnya larut dalam kesedihan karena ia langsung kembali ke Korea dan latihan seperti biasa dengan semangat tinggi.

    18. Medali emas yang ia dapat ia persembahkan untuk Negara, seluruh sahabat dan kerabat yang mendukung, higga untuk sang Ayah yang telah pergi.

    19. Ini merupakan Asian Games pertamanya.

    20. Tergabung dalam kesatuan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).

    21. Salah satu motto hidupnya adalah "I've got DREAM worth more than my sleep".

    22. Mendapat hadiah umroh dari Ustadz Adi Hidayat.





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below