Merah-Putih Seragam Resmi Tim Indonesia di Asian Games


  • Merah-Putih Seragam Resmi Tim Indonesia di Asian Games
    Label The Executive merilis seragam atlet Tim Indonesia untuk Asian Games 2018 yang didominasi warna merah putih, dan juga motif Parang. (Foto: Dok/TheExecutive)


    Didominasi merah putih, label The Executive merilis seragam resmi untuk atlet tim Indonesia di Asian Games 2018. Seragam ini akan dikenakan pada upacara pembukaan dan penutupan gelaran akbar olahraga tingkat Asia itu, pada pertengahan Agustus mendatang. 

    Secara keseluruhan, seragam tersebut berupa setelan blazer, t-shirt, dan celana panjang dengan sentuhan warna merah dan putih. 



    Label the Executive mengenalkan seragam tersebut beberapa waktu lalu di Lotte Shopping Avenue, Jakarta.

    Dalam promo posternya, seragam tersebut dikenakan enam atlet berprestasi yang berperan sebagai duta Tim Indonesia dalam ajang Kejuaraan Olahraga Tingkat Asia ini. Keenamnya, yakni Pungky Afriecia (atlet voli), Diananda Choirunisa (atlet panahan), I Gede Siman Sudartawa (atlet renang), Eko Yuli Irawan (atlet angkat besi), Arki Wisnu (atlet bola basket), dan Raphael Maitimo (atlet sepak bola). 


    Detail seragam

    Detail seragam dibuat berbeda untuk atlet wanita dan pria. Seragam atlet wanita terdiri dari t-shirt aksen v-neck warna putih, blazer tangan panjang double breast warna merah, dan celana panjang warna putih. Sedangkan untuk atlet pria, yaitu t-shirt aksen round neck warna putih, blazer tangan panjang warna merah, serta celana panjang warna putih.

    Adapun gagasan di balik rancangannya, yakni merah melambangkan keberanian dan kobar semangat. Sementara, putih melambangkan pondasi kesucian dan kebersihan. Kedua warna tersebut saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun Indonesia.

    Menariknya, pada bagian celana yang berwarna putih diberikan aksen dua garis merah pada sisi kiri dan kanan, yang terinspirasi dari warna bendera Indonesia. 


    Lalu, tak sampai di situ, palet warna merah dan putih turut mengurai kesan elegan. Gaya smart casual yang chic pun tercipta melalui potongan slim fit. Garis siluet yang tegas dan tanpa aplikasi ornamen yang berlebihan memperkuat persona androgini yang penuh daya tarik. Aksentuasi dipusatkan pada sematan kancing, permainan garis, dan komposisi saku yang esensial.

    Untuk seragam atlet pria, dilengkapi aksesori berupa pocket square. Sedangkan seragam atlet wanita, dilengkapi scarf atau hijab. Aksesori tersebut menggunakan motif batik Parang menyerupai huruf S yang artistik, merupakan simbol dari jalinan, atau saling menjalin sehingga menjadikan satu kesinambungan. 

    Bentuk huruf S pada seragam juga menjadi simbol dari riak ombak lautan yang tak pernah berhenti bergelombang. Sehingga motif Parang disimpulkan sebagai semangat yang tak akan pernah padam dan disimbolkan pula sebagai semangat untuk pantang menyerah. 

    Khusus pocket square, motif Parang dipadukan dengan motif Nitik yang merupakan kombinasi dari corak bunga. Motif Nitik yang geometris kerap dipakai pada acara atau seremoni akbar sebagai simbol keberkahan dan kemenangan. 

    Semangat juara 

    Johannes Lambertus Paat (Ludy), General Manager Marketing Communication PT Delami Brands Kharisma Busana yang menaungi label The Executive, mengungkapkan, semangat juara selalu ada dalam diri para atlet. Seragam dari label ini hadir untuk mendukung semangat para atlet Tim Indonesia di ajang olahraga akbar se-Asia.


    “The Executive mengusung misi untuk berbagi kebahagiaan ke seluruh lapisan masyarakat di tengah euforia Pesta Olahraga Asia Terbesar 2018 mendatang, yaitu dengan membangkitkan semangat juara dalam diri kita semua; mulai dari para atlet nasional, hingga masyarakat sebagai pendukung perjuangan mereka, yang akhirnya kita bersama-sama dapat menempatkan Indonesia sebagai negara yang patut diperhitungkan di pentas olahraga dunia,” ujar Thomas Farial, President Director PT Delami Brands Kharisma Busana menambahkan, seperti dikutip dari pernyataan resmi yang diterima redaksi HerWorld Indonesia.

    Secara terpisah, Erick Thohir, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, menjelaskan, Tim Indonesia dibentuk untuk mendukung setiap perjuangan para atlet Indonesia dan membangkitkan kebanggaan masyarakat terhadap prestasi industri olahraga Indonesia.

    "Oleh karena itu, kerjasama ini menjadi sangat strategis karena Asian Games adalah momen yang tepat untuk menghimpun dukungan dan apresiasi dari segenap elemen masyarakat," ujarnya.