Vita Pudding, Jajanan Bergizi untuk Anak & Orang Dewasa


  • Vita Pudding, Jajanan Bergizi untuk Anak & Orang Dewasa
    Vita Pudding, Jajanan Bergizi untuk anak & Orang Dewasa, (Foto: Qalbi)

    SAAT bulan Ramadan, banyak orang tua menyajikan suguhan istimewa untuk orang rumah, baik berbuka atau sahur. Umumnya, makanan yang disiapkan ialah asupan manis, semisal pudding.  




    Bagi sebagian keluarga, pudding merupakan menu favorit untuk sajian penutup. Tapi, sebenarnya pudding bisa dikonsumsi kapan saja. Ya, dengan rasa manis dan teksturnya yang lembut, puding bisa mengonsumsinya di awal atau juga sebagai camilan. 


    Di awal tahun 2018, Orang Tua Group melalui merek Vita Pudding melakukan rejuvinasi terhadap produknya. Agar konsumen makin mudah untuk mengonsumsinya, tapi tentu tanpa mengabaikan kandungan nutrisi di dalamnya


    “Kami tahun ini merejuvinasi produk Vita Pudding. baik ingredients maupun teknologi pengolahannya. Tetapi, Vita Pudding yang kami hadirkan tetap kaya nutrisi, di mana mengandung vitamin D dan Kalsium. Sehingga sangat baik bagi pertumbuhan anak,” kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, disela-sela acara talkshow “Share The Goodness With Vita Pudding”, di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (1/6/2018).


    Dalam pengolahannya, teknologi aseptik dipilih untuk membuat Vita Pudding. Alasannya, agar bisa 100 % bebas bakteri, sehingga bisa bertahan di suhu ruangan tanpa menggunakan bahan pengawet."


    Dalam acara talkshow yang diselenggarakan bersamaan dengan pameran kebutuhan ibu, bayi dan anak. “Mommy N Me" hadir Artika Sari Devi. Artis yang juga merupakan ibu dari dua orang putri yang sangat memperhatikan kualitas makanan atau jajanan yang dikonsumsi oleh buah hatinya.


    “Saya adalah tipikal orang tua yang cukup ketat dalam memilih makanan yang berkualitas buat anak. Makanan atau jajanan yang mereka konsumsi harus sehat dan aman. Terutama bebas dan bahan pengawet. Karena itu saya sangat senang dengan kehadiran Vita Pudding yang diolah menggunakan teknologi Aseptik ini. Saya punya pilihan utama makanan tambahan untuk snacking time bersama keluarga, yang praktis, enak, sehat, bergizi dan aman,” ujar Artika Sari Devi.


    Perlu diketahui, temuan penelitian dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2014 tentang situasi “Pangan Jajanan Anak Sekolah”. Penelitian tersebut menemukan bahwa 24% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat (TMS). Umumnya, jajanan TMS tersebut mengandung bakteri melebihi ambang batas, serta menggunakan pewarna tekstil, yang sangat membahayakan jika dikonsumsi.


    “Tetapi, dengan pamakaian teknologi aseptik yang digunakan Vita Pudding, membuat produk ini sangat aman dikonsumsi serta praktis. Jadi, Vita Pudding tidak harus dimasukkan dalam kulkas atau alat pendingin. Cukup diletakkan di tempat sejuk dalam suhu ruangan. Dan produk ini dapat bertahan selama satu tahun, atau sesuai dengan masa kadaluarsa yang dicantumkan pada kemasan.


    Sebagai orang tua yang bijaksana, sebaiknya harus concern pada kualitas makanan atau jajanan anaknya. Nah Vita Pudding, sangat kami rekomendasikan bila orang tua butuh jajanan enak bergizi.” Tambah Harianus Zebua.


    Acara talkshow yang bekerjasama dengan Pameran Mommy N Me ini, memanfaatkan momen Ramadan. Pameran yang diselenggarakan dari tanggal 1-3 Juni 2018 ini memiliki kesamaan target market dengan Vita Pudding, yaitu ibu dan keluarga muda dengan anak yang belum remaja.


    Pameran ini memberikan penawaran istimewa bagi pengunjung yang mencari kebutuhan atau perlengkapan untuk bayi dan anak. Penyelenggaraan pameran bertepatan dengan bulan puasa. Vita Pudding dan sejumlah produk OT Group diantaranya wafer Tango, permen Mintz Mojiz, Crackers Oops, dan Teh Gelas dibagikan secara gratis kepada pengunjung sebagai takjil untuk berbuka puasa.


    “Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang tepat untuk berbagi kebaikan. Untuk itu kami bekerjasama dengan penyelenggara pameran Mommy N Me berbagi kebaikan kepada para pengunjung dengan memberikan takjil secara gratis,” tutup Harianus Zebua.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below