10 Tempat Wisata Menarik di Adana dan Antalya, Turki


  • 10 Tempat Wisata Menarik di Adana dan Antalya, Turki
    (Foto: Dok. her world Indonesia)

    Turki tidak hanya yang terkenal dengan Blue Mosque atau Topkapi Palace-nya. Di wilayah selatan Negara eurosian ini ternyata penuh dengan keindahan yang pantas untuk dikunjungi.

    Kota seperti Adana, Konya, Demre, Myra, dan Antalya adalah beberapa contoh kota di daerah selatan Turki yang selain memiliki pemandangan yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki sejarah serta peninggalan artefak yang mengesankan. Setelah five-star tour di Hamad International Airport, her world Indonesia bersama Qatar Airways yang membuka penerbangan langsung menuju Adana dari Doha dan SORS Travel mengunjungi 10 tempat wisata menarik di kota Adana dan Antalya, Turki.





    1. Jembatan Ta?köprü
    Lokasi: Sungai Seyhan, Adana, Turki
    Berada di Sungai Seyhan di kota Adana, Jembatan Ta?köprü digunakan untuk menghubungkan rute dari Laut Mediterania. Pada tahun 2007, Jembatan Ta?köprü ditutup untuk kendaraan bermotor. Dan semenjak itu, jembatan ini hanya digunakan untuk para pejalan kaki. Sebagai nilai plus, dari tengah jembatan ini, para wisatawan dapat melihat dengan jelas Sabanc? Merkez Camii, yang dikenal sebagai mesjid terbesar di Adana.



    2. Sabanc? Merkez Camii
    Lokasi: Sungai Seyhan, Adana, Turki
    Mesjid yang lebih dikenal sebagai Sabanci Central Mosque ini memiliki 6 pilar di bagian eksteriornya yang di mana biasanya sebuah mesjid hanya memiliki 4 pilar saja. Mesjid yang memiliki interior yang sangat indah nan megah ini berada di tempat yang sangat strategis, karena dikelilingi oleh roadway dan railway.



    3. Ulu Camii, Adana
    Lokasi: Adana, Turki
    Ulu berarti besar, dan Camii berarti mesjid di dalam Bahasa Indonesia. Mesjid yang dibangun pada abad ke-16 ini memegang rekor sebagai mesjid terbesar di Adana selama 450 tahun sebelum Sabanc? Merkez Camii dibangun. Ulu Camii menggunakan keramik yang sama dengan Blue Mosque. Mesjid ini dahulu memiliki sebuah sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan madrasah. Sekarang, gedung madrasah tersebut sudah dijadikan tempat istirahat bagi para pensiunan dan lansia meluangkan waktu untuk menunggu waktu shalat sembari meneguk teh Turki yang disajikan di gelas yang unik, yang biasa mereka sebut sebagai sexy lady.



    4. Mevlana Museum
    Lokasi: Konya, Turki
    Keesokan harinya sesampainya di kota Konya, saya diajak untuk mengunjungi Mevlana Museum. Di sinilah Maulana Jalaluddin Rumi menyebarkan ajaran Sufi. Di dalam area museum ini terbagi menjadi beberapa ruangan seperti mesjid, madrasah, makam, dan ruangan tarian sufi. Sampai sekarang, banyak masyarakat Turki yang datang mengunjungi makam Maulana Jalaluddin Rumi untuk berdoa.



    5. Aspendos Theatre
    Lokasi: Demre, Antalya, Turki
    Di kota Demre, terdapat amphitheatre yang dibangun pada zaman Yunani dan masih terawat dengan baik. Pada awalnya, amphitheatre ini dibangun sebagai hasil sayembara yang dibuat oleh sang raja untuk memilih pria untuk putrinya. Interior amphitheatre ini menyimpan patung para dewa Yunani yang sekarang mayoritas berada di museum. Tak jauh dari sini, terdapat bangunan peninggalan Aquaduct yang berfungsi untuk mengalirkan air dari pegunungan langsung ke para penduduk di desa. Pada tahun 2006, theatre ini masih bisa digunakan untuk opera dan balet oleh Ankara State Opera and Ballet dan Mersin State Opera and Ballet.



    6. St. Nicholas Church
    Lokasi: Demre, Antalya, Turki
    Gereja ini dinamakan sebagai St. Nicholas karena konon kabarnya, di sini-lah asal mula St. Nick, atau yang lebih dikenal sebagai Santa Claus menjalankan hidupnya. Gereja ini tetap menjaga kualitas lukisan mural yang masih terlihat segar di dinding dan keramik yang berada di lantai. Di pojok gereja ini terdapat makam dari St. Nickholas dari Myra yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara.



    7. Tombs of Myra
    Lokasi: Demre, Antalya, Turki
    Tak jauh dari Gereja St. Nicholas, terdapat peninggalan amphitheatre lainnya. Karena letaknya yang bersinggungan dengan perbukitan, disini juga terdapat makam para leluhur yang berada di dinding tebing. Konsep dari makam yang berada di bukit ini adalah semakin tinggi status sosial mereka, maka secara otomatis mereka akan berada di bukit yang lebih tinggi agar bisa lebih dekat dengan para dewa.



    8. Düden Waterfalls
    Lokasi: Ça?layan Mahallesi, Antalya, Turki
    Rintik hujan tidak mematahkan niat kami untuk mengunjungi Düden Waterfalls. Air terjun ini memang terlihat seperti di tengah daerah yang terpecil, namun sesungguhnya ia berlokasi di dalam kota. Bunyi gemercik air di tengah hujan yang semakin deras, membuat jiwa semakin tenang.



    9. Old Town of Myra
    Lokasi: Antalya, Turki
    Sore hari telah tiba, sebelum kembali ke hotel, kami menyempatkan mengelilingi kota tua Myra yang berada tak jauh dari bibir pantai. Suasana yang romantis dengan deburan ombak dan lampu membuat perjalanan ini tak melelahkan. Di Kota Tua ini juga terdapat tugu jam yang pada zaman dahulu kala digunakan oleh hampir semua masyarakat. Karena pada zaman itu, tak semua masyarakat memiliki alat penunjuk waktu seperti sekarang.


    10. Cennet & Cehennem
    Lokasi: Mersin, Turki
    Destinasi terakhir saya adalah Cennet dan Cehennem, atau lebih dikenal sebagai surga dan neraka. Berada di puncak perbukitan, kami dihadapkan dengan 2 jurang yang sangat dalam. Mereka biasa menyebutnya sebagai Cennet dan Cehennem. Jurang pertama adalah surga yang dapat diakses oleh para wisatawan dengan menuruni 450 anak tangga ke bawah (dengan total 900 anak tangga untuk dapat kembali ke atas). Tak jauh dari sana, terdapat jurang kedua yang mereka panggil sebagai neraka. Luasnya lebih kecil dari surga. Mengapa? Karena menurut cerita, untuk dapat pergi ke surga memerlukan usaha yang lebih baik ketimbang ke neraka. Hmmm ada betulnya juga. Jadi, kalian lebih memilih ke mana? Maksudnya, mau memulai liburan ke tempat wisata yang mana saja?

    (Oleh: Zamira Mahardini)