Ini Masalah Kulit Tropis yang Wajib Kamu Ketahui


  • Ini Masalah Kulit Tropis yang Wajib Kamu Ketahui
    Foto: Freepik

    APAKAH kulit kamu dalam keadaan sehat belakangan ini, ladies?  Tinggal di iklim tropis ternyata masalah-masalah yang menghantui kita lho. Sudahkah kamu tahu?


    Ya, dijelaskan dr. Anesia Tania SpKK, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, ada masalah kulit yang muncul karena iklim yang tropis. Baiknya, para wanita perlu menyikapi dengan baik agar bisa mencegah masalah tersebut datang.




    Adapun masalah itu ialah kulit jadi kering, kulit jadi sensitif, mudah kusam, keringat berlebihan, muncul pigmentasi atau flek di usia 30 an, tumor ganas sampai jinak dan kulit cepat kendur.


    “Yang paling sering dirasakan wanita itu kulit kering, kusam dan flek. Itu karena tingginya intensitas karena matahari. Itu risiko mutlak kalau sering terpapar sinar matahari,” katanya  talkshow dan media workshop bertajuk “Menjaga Kulit Cantik Sehat di Iklim Tropis, Harlow Brasserie & Bar, The H Tower, Mezzanine Floor, kuningan, belum lama ini.


    Apa lagi? Kebiasaan mandi air panas, merokok dan stres juga membuat seseorang mendatangkan masalah kulit. Kalau mandi air panas, hal itu membuat kulit jadi gampang kering karena kulit kehilang lapisan minyak sehingga terjadi penguapan air dari kulit dalam jumlah banyak. 


    Sementara kalau rokok bikin kulit kamu kering atau kusam, kata dokter Anesia. Itu karena nikotin dan zat-zat beracun yang ada di dalam rokok merusak kolagen dan elastisitas kulit.


    Seperti yang kamu sudah tahu ladies, kolagen berfungsi menjaga kulit supaya terus kenyal dan kencang. Bila rusak, efeknya kulit akan terlihat lebih kendur dan gampat muncul kerutan. “Di samping itu, rokok juga merusak pembuluh darah kamu. Efeknya, aliran darah ke kulit menjadi terganggu, sehingga kulit kamu menjadi kering dan kusam,” terang dokter Anesia.


    Sementara mengapa stres bisa bikin masalah kulit? Saat kamu sedang stres, otak bereaksi dengan melepaskan hormon stres adrenalin, kortisol dan senyawa kimia lainnya. Efeknya, kamu akan merasa denyut jantung meningkat, pernapasan lebih cepat, otot menegang, dan tekanan darah melonjak naik.


    Dan reaksi stres tersebut, aku dokter Tania, akan memengaruhi kulit kamu. Sebab, ada banyak ujung saraf yang terhubung dengan kulit  “Sehingga jika sistem saraf pusat di otak mendeteksi adanya bahaya karena stres, kulit kamu juga akan ikut bereaksi dengan memproduksi keringat lebih, hingga akhirnya muncul gatal-gatal,” terangnya.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below