Moms, Ini Cara Ajarkan Anak Merawat Miss V (I)


  • Moms, Ini Cara Ajarkan Anak Merawat Miss V (I)
    Cuci tangan, (Foto: Freepik)

    SEPERTI yang kamu sudah tahu, vagina ialah organ yang sangat sensiif dan vital bagi wanita. Sedikit saja ia jadi lembap atau kotor, kadar pH akan berubah dan bikin wanita mengalami keputihan.


    Bagi wanita dewasa kepekaan untuk menjaga area kewanitaan pasti sudah bagus. Apalagi wanita cerdas seperti kamu, ladies... Kami tak perlu meragukannya lagi.




    Akan tetapi, bagi wanita remaja biasanya mereka punya pengetahuan yang kurang Dan menjadi tanggung jawab orang tua-lah agar pengetahuan mereka bertambah dan paham merawat area kewanitaannya.


    Di bawah ini kami sekadar ingin mengingatkan lagi, bagaimana cara mengajarkan anak merawat Miss V – yang mungkin kamu belum tahu secara lengkap atau belum mengetahuinya. Berikut penjelasan lengkap dari  dr. Mery Sulastri, Educator & Trainer Mundipharma Indonesia.


    Ajarkan cebok yang benar

    Caranya seperti apa? Saat dia buang air kecil, kamu temani dia dulu ya, ladies. Poin pentingnya: “harus dicebok ya setiap kali buang air". Kemudian, ajarkan cara membersihkannya, yakni dari depan ke belakang. Terus pakai tisu untuk mengeringkannya.


    Cuci tangan

    Ketika anak kamu masih kecil, ajarkan ia selalu mencuci tangan setiap kali masuk kamar mandi --entah buang air kecil atau besar dan sikat gigi sebelum tidur.  

    Ini karena benteng satu-satunya kita agar Miss V tidak mudah terpapar dari bakteri tangan. Apalagi kalau kegiatan di kamar mandi, mengharuskan anak kamu menyentuh area kewanitaan kamu. Siapa yang bisa menjamin tangan dia – yang setelah menjalani aktivitas beragam hal – akan bersih? Disinilah pentingnya mencuci tangan. 


    Kalau dia remaja dan belum menstruasi. 2-3 tahun setelah payudara tumbuh, menstruasi pertama biasanya akan muncul. Jadi, kamu harus siap-siap, kalau payudara anak kamu sudah tumbuh.

    Bila saat itu tiba, kamu harus ajarkan dia untuk rajin ganti pembalut. Jangan nunggu sampai ‘penuh’. Tanya istirahatnya jam berapa? Kalau dia ada dua kali jam istirahat, jam kedua katakan pada anak kamu harus diganti


    “Kalau dia bilang, ‘tapi belum penuh, Ma?’. Kamu jelaskan: bakteri tumbuh kalau Miss V lembap, dan risiko saat mainstruasi itu sangat tinggi. Belum lagi kalau kamu lupa tidak cebok, kalau nggak dicebok makin lembap lagi. Efeknya, muncul bau yang tak sedap nanti,” terangnya.


    Cuci dengan air bersih

    Saat kamu tahu anak kamu punya kegiatan yang aktif – seperti paskibra, hobi basket – itu akan membuat area intim jadi lembap. Dan itu memicu flora (bakteri baik dan bakteri jahat) terganggu di mana bakteri jahat akan dominan, lalu memunculkan keputihan dan bau tak sedap. Oleh karenanya, kamu harus jelaskan cara membersihkan dengan air bersih. Ya, ajarkan ke anak kamu bahwa membersihkan area Miss V dengan air juga bisa.


    “Jangan ajarkan pakai sabun ya. Itu karena sabun pH atau kadar keasamannya tinggi, sedang pH di Miss V rendah. Jadi, kalau pakai sabun untuk membrsihkan Miss V itu akan menganggu flora di arean intim. Alih-alih maunya bersih, malah mendatangkan keputihan atau vagina jadi kering,” terangnya.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below