Catat! Ini A-Z yang Bikin Kamu Alami Keputihan


  • Catat! Ini A-Z yang Bikin Kamu Alami Keputihan
    Foto: freepik

    VAGINA yang tidak bersih dan lembap ialah penyebab wanita terkena vaginitis, infeksi yang berupa keputihan di area kewanitaan. Padahal, Miss V ini  vital buat Wanita karena memengaruhi kepercayaan diri, kenyamanan beraktivitas dan kelanggengan hubungan dengan pasangan.


    Oleh karenanya, sebisa mungkin para wanita menjauhi hal-hal yang membuat Miss V-nya menjadi lembap atau kotor. Fungsinya, agar Miss V kondisi tetap sehat. 




    Itu karena data menunjukan bahwa 7 dari 10 wanita pernah mengalami keputihan karena area kewanitaan yang tidak terjaga kebersihannya. Dan 5 % mengalami infeksi berulang, kata dr. Mery Sulastri, Educator & Trainer Mundipharma Indonesia.


    Atau dalam kata lain, temuan itu menjelaskan bahwa wanita rentan mengalami keputihan dan sudah saatnya mulai meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan Miss V mereka.


    Hasil itu keluar, aku dokter Mery, karena masih banyak yang belum mengetahui faktor yang meningkatkan kondisi area intim mereka jadi lembap atau kotor. 


    Apa saja itu? Ada faktor internal dan eksternal yang membuat vaginitis datang, kata dokter Mery. Kalau faktor internal, itu karena kebiasaan tidak higienis dan merokok.


    "Kebiasaan tidak higienis ini, seperti tidak cuci tangan dulu sebelum memegang area intim mereka; masuk-keluar keluar kamar mandi tidak cuci tangan; tidak mengeringkan bagian area intim setelah buang air kecil;


    membersihkan Miss V usai buang air kecil dengan tisu yang sama --- harusnya tisu dipakai untuk sekali buang; mengeringkan Miss V --entah dari buang air kecil atau besar-- pakai tisu tidak dari depan atas ke belakang , tapi dari bawah (bagian dubur) ke arah atas. Itu kan bikin sisa kotoran di dubur bisa memapar Miss V kita," terangnya dalam acara Grand Launch Betadine Feminine Wash, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (24/4/2018)


    Kalau faktor eksternal ini, keputihan yang terjadi akibat apa yang kita lakukan maupun konsumsi, seperti mengonsumsi antibiotik, memakai alat kontrasepsi, sering memegang Miss V secara berlebihan, dan memakai celana dalam berbahan nilon.


    "Dari faktor eksternal yang biasanya membuat vaginitis muncul itu kerna kebiasaan menyentuh berlebihan atau terlalu sering. Hingga membuat Miss V jadi tidak higienis, sehingga patogen nya yang berkembang banyak atau bahkan dominan


    Normalnya kan, komposisi di area Miss V itu 95% bakteri sehat. 5% patogen. Karena kotor, dan bakteri berkembang terjadilah perubahan pH. Sehingga, akhirnya membuat keputihan dan bau tak sedap," katanya.


    Sementara pemakaian bahan nilon, terkait celana dalam yang dipakai tidak bisa menyerap keringat. Jadi, area kewanitaan kamu gampang lembap. 


    Apalagi kamu sebagai wanita cerdas dinamis, kami yakin kamu orang yang produktif. Disarankan membeli celana dalam yang berbahan katun. Karena, bahan itu menyerap keringat dan bisa membuat Miss V terus sehat.


    "Jangan terpengaruh celana dalam yang berenda renda dan bentuknya bagus. Hingga kamu jadi membelinya. Karena, biasanya yang berenda-renda itu bahannya nilon, tuh," terangnya.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below