Catat! Ini Olahraga Ideal untuk Wanita Selain Berlari



  • DIJAWAB oleh : Samantha Clayton, trainer kesehatan dan fitness tersertifikasi.





    TANYA :


    Halo. Saya Kanti dari Malang. Saya seorang ibu pekerja yang sedang ingin sekali berolahraga. Soalnya, saya tidak betah dengan badan saya sekarang yang gampang lelah atau jalan sedikit sudah ngos-ngosan


    Saya mau berolahraga, karena saya itu jalan keluarnya. Tetapi, banyak yang menyarankan saya berolahraga lari. Tapi profesi yang saya tekuni sulit untuk membuat saya bisa berolahraga lari. Jadi, saya butuh rekomendasi buat olahraga yang pas untuk seorang ibu, mudah dilakukan dan kalau bisa dilakukan di rumah. Kira-kira ada nggak ya? Terima kasih.



    Kanti (36 Tahun), Malang


    JAWAB:


    Halo mba Kanti.


    Pertama, kalau mau rutin berolahraga penting banget memang kita menyukai olahraga yang kita mau lakukan. Karena kalau tidak begitu, sulit membawa kegiatan olahraga naik tingkat menjadi kebiasaan, lalu naik tingkat lagi menjadi gaya hidup.


    Atau, bisa disimpulkan, kalau mba Kanti berolahraga dengan olahraga yang mba tidak sukai, pasti mba tidak akan lama berolahraganya. Sebulan atau dua bulan olahraga, sudah berhenti.


    Oleh karenanya, solusinya: coba pilihlah olahraga yang kamu sukai. 


    Jika kamu tidak menyukai olahraga lari, kamu bisa melakukan olahraga lain, seperti senam, yoga, boxing atau berenang. Semua olahraga itu lagi banyak digandrungi para wanita.


    Kamu suka yang mana? Mungkin dari sederet olahraga itu ada yang menarik perhatian kamu.


    Kalau mau yang bisa dilakukan di rumah, kamu bisa melakukan senam, yoga atau latihan sirkuit. Modalnya, cuma pakai kuota internet doang lho.


    Kamu bisa mendapat panduan gerakannya dengan streaming YouTube. Dulu saya memulai dengan seperti ini. Yang penting mulai saja dulu. Buat badan keringatan dulu. Jangan dibebani pikiran-pikiran yang ingin sempurna atau nyaman, hingga membuat kita jadi urung melakukan olahraga.


    Prinsipinya, buatlah badan kamu panas lalu kemudian berkeringatan. Itu karena menandakan metabolisme bekerja dan meningkat. Dan… Yes! Kamu sedang berolahraga, mba Kanti.


    Adapun rutinitas itu kamu lakukan 4 kali perminggu dengan durasi latihan selama 30 menit


    Kalau masih terlalu sulit juga untuk melakukan yoga tau senam, kamu bisa melakukan gerakan olahraga seperti squat, push up, sit-up di sela kegiatan kamu di rumah. 


    Misal, saat masak kamu melakukan squat. Atau, saat menonton televisi kamu melakukan push-up. Intinya ialah selipkan gerakan olahraga saat kamu melakukan kegiatan di rumah. Kalau itu sudah bisa membuat kamu berkeringat, hal itu sudah menunjukan bahwa usaha kamu berhasil berolahraga.


    Tetapi, kalau cara di atas belum bisa membuat kamu berolahraga, berarti masalahnya ada di kamu – motivasi kamu belum kuat. Karena, pada dasarnya, kalau kamu sudah punya niat berolahraga, semua usaha akan kamu kerahkan untuk bisa berolahraga. Yang lain bisa ditunda. 


    Carilah sendiri hal yang memotivasi kamu, mba Kanti. The strong why: apakah ingin hidup lebih lama kah, ingin lebih cantikkah, agar suami makin sayangkah? Carilah alasan kuat kamu.


    Demikian. Semoga membantu.






 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below