3 Tanda Kamu Tak Digaji Layak, Nomer 3 Bikin Elus Dada


  • 3 Tanda Kamu Tak Digaji Layak, Nomer 3 Bikin Elus Dada
    Foto: Freepik

    DIGAJI layak ialah hal yang sering kurang disadari seseorang, khususnya para fresh graduate. Padahal, wawasan mengenai gaji penting agar HRD (human resources department) perusahaan yang kelak memakai jasa kita tidak asal menawarkan gaji.


    Ya, sebab banyak karyawan yang merasa sudah melakukan banyak kontribusi kepada perusahaan, tapi tidak digaji layak atau adil. Tapi, mereka tidak patokan gaji antara sudah dibayar layak atau belum -- di posisi yang mereka tempati. Dan akhirnya cuma bisa menggerutu dengan rekan kerja disela pekerjaan kantornya. 




    Bila kamu merasa salah satu orang mengalami masalah di atas, tak usah cepat cemas ya ladies. Di bawah Lauren McGoodwin, pendiri badass dan CEO Career Contessa dan creator database The Salary Project, menjelaskan 3 tanda kamu memang tak dibayar layak.


    1. Kamu sudah bertanya dan kamu sangat gelisah


    "Cara terbaik untuk mengetahui apakah kamu tak dibayar layak oleh perusahaan atas skill kamu ialah  bertanya kepada orang lain dengan  jabatan yang sama, bidang perusahan yang sama, industri yang sama dan lokasi di mana kamu berada," ucap McGOodwin.


    Dia merekomendasikan untuk bertanya, setidaknya tiga karyawan wanita dan pria mengenai nominal gaji untuk membandingkan dengan gaji yang kamu terima setia bulan. Bila kamu merasakan risih, tenang ya ladies perihal ini bukan tabu, ini hal lumrah. "Jangan gampang tidak enakkan. Ini hal lumrah untuk dibicarakan dengan seseorang di perusahaan tempat kamu bekerja. Tanyalah dengan orang yang secara pribadi sudah dekat dengan kamu, kalau bisa," tambah Mc Goodwin.


    "Tetap akan lebih memabantu kalau kamu bertanya juga dengan karyawan di perusahaan lain, yang bekerja di industri, lokasi dan jabatan yang sama, untuk menambah informasi," tambahnya.


    2. Kamu jarang keluar kantor


    Apakah kamu karyawan yang suka diajak bos pemasaran keluar kantor untuk presentasi dengan klien?

    Apakah kamu orang yang diandalkan dalam pitching penawaran kerja sama agar project goal?

    Bila jawabannya 'tidak', mungkin di sanalah sebabnyaa. Sebab, akan berbeda gaji orang yang membuat "kereta tetap berjalan" dengan hanya "mengurus toko". Bila kamu orang yang punya andil dalam peningkatan revenue perusahaan, harusnya kamu dibayar lebih tinggi.


    Nah, pertanyaannya sekarang, apakah posisi atau jabatan kamu sangat memengaruhi pendapatan perusahaan?


    3. Kamu seorang ibu

    Itu karena saat wanita sudah menjadi ibu, fokusnya kepada perkerjaan berkurang. Ia bakal lebih mementingkan mengurus anak ketimbang mengambil tawaran dinas keluar kota, dipindahkan keluar kota padahal posisi naik, project besar tapi menuntut kerja lembur. Dan faktor ini juga bisa menyebabkan adanya gap pendapatan karyawan dengan seseorang. Menurut temuan dari TIME, setiap wanita melahirkan anak mereka menurunkan pendapatan mereka sebesar 4 persen. 


    Bagaimana menurut kamu tanda-tanda di atas, setujukah? Atau, justru tanda-tanda di atas sudah ada yang kamu miliki, hayo ngaku?



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below