Aksi Belanja Sekaligus Beramal lewat 'Hunt2Save'


  • Aksi Belanja Sekaligus Beramal lewat 'Hunt2Save'
    Digelar untuk keempat kalinya, Hunt2Save memberi kesempatan pada publik untuk berbelanja sekaligus beramal. (Foto: RahmanIndra/HerworldIndonesia)


    Digelar sejak tiga tahun lalu, 'Hunt2Save' aksi sosial tahunan yang diusung situs belanja online Huntsreet.com kembali hadir tahun ini. Lewat program belanja ini, publik juga diajak beramal dengan donasi yang disalurkan pada organisasi atau yayasan sosial terpilih. 

    Berbeda dari gelaran sebelumnya, 'Hunt2Save' tahun ini mengangkat tema khusus 'Superwomen Charity Pop Up Shop'. Tajuk ini sejalan dengan kolaborasi yang diusung Huntsreet bersama tiga yayasan sosial yang didirikan oleh para 'superwomen'untuk menginspirasi dan memberdayakan perempuan lainnya. Mereka yakni Yayasan Rumah Harapan, Yayasan Tunggadewi, dan Kawula Madani (Art for Refugee, dan Sudah Dong). 



    'Superwomen Charity Pop Up Shop' berlangsung dua hari 15-16 Desember 2018, di Go Work, Menara Rajawali, Jakarta. Sementara, penjualan online-nya dapat diakses di www.huntstreet.com. Untuk gelaran ini, Hunstreet juga bekerjasama dengan PPF (Past, Present, Futur) Photography. 

    Online shopping Hunt2Save ini berlangsung di situs HuntStreet hingga 31 Januari 2019. 

    (Baca juga: Belanja Sekaligus Beramal di The Miraculous Hunt)

    Untuk meramaikan aksi ini, Hunstreet.com pun bekerjasama dengan 18 orang yang terdiri dari kalangan selebriti dan influencer, seperti Raline Shah, Cinta Laura, Marsha Aruan, Olivia Lazuardy, Malika Patritz, Tisha Kazan, Rozma Suhardi, dan Laura Muljadi. 


    (Dukungan para selebriti dan influencer. Foto: RahmanIndra/HerworldIndonesia)


    Para selebriti dan influencers menyumbangkan setidaknya 1 barang branded untuk aksi sosial ini di mana hasil penjualannya akan disumbangkan ke tiga yayasan tersebut. 

    Dengan lebih dari 500 barang donasi yang berasal dari merek-merek ternama seperti Hermes, Chanel, Prada dan Christian Louboutin, publik dapat memiliki banyak kesempatan untuk berbelanja barang branded favorit mereka untuk berbuat kebaikan. 

    "Kami memilih tiga yayasan tersebut karena kami ingin mengangkat tema Superwomen, di mana para pendirinya merupakan sosok perempuan yang ingin membuat perubahan di Indonesia," ujar Sabrina Joseph, co-founder hunstreet.com, saat peluncurannya di Flynn Bar, Menara Rajawali, Jakarta, Kamis (14/12). Huntstreet.com sendiri, kata dia, juga merupakan perusahaan yang didirikan oleh dua perempuan. 

    "Kami sangat yakin bahwa mendukung perempuan lain dan memperjuangkan aspirasi mereka juga tak kalah penting. Kami merasa istimewa untuk memberi kesempatan bagi mereka yang mau berkumpul bersama untuk menciptakan dampak yang positif pada mereka yang membutuhkan," tambahnya. 


    (Barang donasi yang dijual di huntstreet.com. Foto: RahmanIndra/HerworldIndonesia)


    Hunt2Save pertama kali digelar pada 2015, dengan mengumpulkan dana hingga Rp101.126.971 untuk membantu organisasi kanker payudara (Love Pink Foundation). Tahun berikutnya, kali kedua, Hunt2Save mengumpulkan dana Rp101.126.971 untuk membantu lansia (Kkottongnae), pendidikan (Pansophia), dan kesehatan (WeCare.id). Tahun lalu, 2017, Hunt2Save mengumpulkan dana Rp122.345.675 untuk membantu penyandang tunanetra (Yayasan Mitra Netra). 

    "Tahun ini kami berharap dapat mengumpulkan bantuan yang lebih untuk 3 Yayasan, yakni Rumah Harapan, Tunggadewi dan Kawula Madani," ujar Sabrina. 

    Annisa Pohan, dari Yayasan Tunggadewi dalam pernyataan resmi Huntstreet mengungkapkan, aksi Hunt2Save tahun ini selaras dengan misi Yayasan Tunggadewi dalam hal pemberdayaan wanita.

    Perluasan aksi

    Pada gelaran kali ini, Hunstreet.com mengembangkan sistem di mana pelanggan juga bisa menjadi bagian dari aksi ini. Harapannya, dengan demikian, aksi berbagi tidak hanya terbatas untuk dilakukan setahun sekali. 

    Disebutkan, situs belanja online tersebut memiliki fitur di mana consignor dapat menjual barang-barang branded nya, dan dapat mendonasikan bagian dari penghasilannya untuk amal.