'Marathon Runway', Peragaan Busana Tak Biasa dari Afen


  • 'Marathon Runway', Peragaan Busana Tak Biasa dari Afen
    Elizabeth Njo May Fen atau Afen mengusung peragaan busana tak biasa bertajuk 'Marathon Runway'. (Foto/Akbar/MarathonRunway)

    Bekerjasama dengan Pakuwon Mall Surabaya, desainer Elizabeth Njo May Fen atau yang lebih dikenal dengan Afen, menggelar peragaan busana bertajuk Marathon Runway. Sesuai sebutannya, peragaan busana ini digelar dengan panggung peraga yang panjang seperti tak ubahnya semangat 'marathon', sekitar satu kilometer.

    Peragaan pembuka diadakan di Pearl Hall, Pakuwon Mall Lantai 3 yang dimeriahkan Andre Hehanusa dengan membawakan lagu 'Bidadari'. Para model, di antaranya 10 alumni Miss Indonesia, dan 101 influencer dari berbagai kalangan mengitari area Food Society. 




    (Elizabeth Njo May Fen. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway)


    Berlangsung akhir September lalu, peragaan busana tak biasa ini cukup mencuri perhatian publik. Afen menyuguhkan lima tema koleksi busana yang diambil dari empat label miliknya. Apa saja? 

    (Baca juga: Show di Bahrain, Ferry Sunarto Pamer Batik dan Kebaya)


    1. Gaun Unik tanpa Jahitan

    Koleksi ini memecahkan rekor MURI 2008 dengan label Anay Resort. 


    (Peragaan busana Marathon Runway. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway) 


    2. Peek a Boo

    Berfokus kepada penggabungan gaya conservative dan edgy, koleksinya kali ini mengangkat tema pop dengan warna-warna yang seru dan desain asimetris.

    (Peragaan busana Marathon Runway. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway) 


    3. Elliott

    Diambil dari label Ketique, Afen menfokuskan pada detail dan motif baju dimana ia memadukan motif batik dengan tenun.


    (Peragaan busana Marathon Runway. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway) 


    4. Knock Down

    Koleksi monochrome dengan potongan yang seru, unik dan konsisten dengan gaya busana transformasi.


    (Peragaan busana Marathon Runway. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway) 


    5. The Lady Rider

    Dikenal dengan gaya lady dan classic yang dilabelkan dengan namanya sendiri, Elizabeth Njo May Fen.


    (Peragaan busana Marathon Runway. Foto: Dok/AdeOyot/MarathonRunway) 


    Untuk peragaan kali ini, dikabarkan 80% dari 101 rancangan tersebut terbuat dari bahan tenun Indonesia. Dituturkan Afen, tema-tema tersebut dipilih berdasarkan klien Afen sendiri yang memiliki profesi serta background yang berbeda-beda. Uniknya, ia tidak menggunakan model dalam peragaan busananya, melainkan teman-teman dan bahkan klien Afen sendiri. Peragaan ini dikabarkan meraih rekor MURI dalam kategori muse terbanyak dan runway terpanjang.

    (Editor: Rahman Indra) 




 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below