Musikal untuk Penggalanan Dana Anak Indonesia


  • Musikal untuk Penggalanan Dana Anak Indonesia
    (Foto: Dok. her world)

    Dengan bangga, Singapore School Pantai Indah Kapuk (SIS-PIK) berhasil mempersembahkan sebuah drama musikal untuk penggalangan dana bertajuk Bawang Putih, Bawang Merah, & Bawang Bombay. Dana ini akan disalurkan untuk anak-anak Indonesia di daerah terpencil agar mendapatkan pendidikan, fasilitas, dan akses yang layak saat menimba ilmu.

    Bertempat di Ciputra Artpreneur Theater pada Minggu, 10 September lalu, event amal ini juga dipersembahkan oleh Yayasan SISwa Peduli Bangsa dengan moto “Setetes air, secercah cahaya...untuk anak Indonesia.”

    Drama musikal ini menggabungkan cerita modern dengan kisah rakyat tradisional nusantara di mana para penonton dibuat untuk menyaksikan karakter yang mengeksplorasi perasaan dendam, balas dendam, dan cinta.



    Spesialnya, seluruh anggota besar SIS-PIK mulai dari orang tua, guru, siswa pre school hingga junior college turut serta berkecimpung dalam pertunjukan amal ini. Tak hanya berakting, keluarga besar SIS-PIK menari, bermain orkestra, menyanyikan lagu sebagai paduan suara, bekerja di belakang layar, hingga mengatur pencahayaan serta suara.

    Penonton disuguhkan dengan berbagai macam cerita rakyat dan budaya (adat dan tari tradisional) Indonesia dari Sabang hingga Merauke sebagai bentuk apresiasi yang besar pada tanah air tercinta.


    (Foto: Dok. her world)


    Dengan bangga, Singapore School Pantai Indah Kapuk (SIS-PIK) berhasil mempersembahkan sebuah drama musikal untuk penggalangan dana bertajuk Bawang Putih, Bawang Merah, & Bawang Bombay. Dana ini akan disalurkan untuk anak-anak Indonesia di daerah terpencil agar mendapatkan pendidikan, fasilitas, dan akses yang layak saat menimba ilmu.

    Bertempat di Ciputra Artpreneur Theater pada Minggu, 10 September lalu, event amal ini juga dipersembahkan oleh Yayasan SISwa Peduli Bangsa dengan moto “Setetes air, secercah cahaya...untuk anak Indonesia.”

    Drama musikal ini menggabungkan cerita modern dengan kisah rakyat tradisional nusantara di mana para penonton dibuat untuk menyaksikan karakter yang mengeksplorasi perasaan dendam, balas dendam, dan cinta.

    Spesialnya, seluruh anggota besar SIS-PIK mulai dari orang tua, guru, siswa pre school hingga junior college turut serta berkecimpung dalam pertunjukan amal ini. Tak hanya berakting, keluarga besar SIS-PIK menari, bermain orkestra, menyanyikan lagu sebagai paduan suara, bekerja di belakang layar, hingga mengatur pencahayaan serta suara.

    Penonton disuguhkan dengan berbagai macam cerita rakyat dan budaya (adat dan tari tradisional) Indonesia dari Sabang hingga Merauke sebagai bentuk apresiasi yang besar pada tanah air tercinta.



    (Foto: Dok. her world)




    (Foto: Dok. her world)





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below