Kreasi Tanpa Henti: Art Jakarta 2017 (Day 2)


  • Kreasi Tanpa Henti: Art Jakarta 2017 (Day 2)
    Dok. Herworld & Instagram

    Dua hari lalu, tepatnya pada 28 Juli 2017, Art Jakarta mulai ramai dikunjungi masyarakat umum sejak pukul 12 siang hingga 10 malam. 





    Diawali oleh bincang kreatif sekaligus peluncuran buku "Decoding Indonesia" oleh Indo Seni, art fair ini pun jadi semakin seru terutama bagi para pemerhati dan penikmat seni Nusantara.


    Menjelang sore, ada lagi bincang hangat dengan tema "Public and Private Museums in Jakarta" yang diisi oleh perbincangan seputar museum di ibukota. Nama-nama seperti Annisa Gultom selaku kurator dan ahli permuseuman Indonesia dan Aaron Seeto sebagai direktur dari Museum MACAN, turut membuat perincangan kian berisi.



    Sembari menunggu talk show selanjutnya, acara diselingi oleh pertunjukan live painting oleh Shill x Gaku di area Foyer Ballroom. Sangat menarik dan mengagumkan. Dinding kosong yang pada awalnya putih bersih berhasil disulap menjadi buah karya yang menggemaskan dan indah.



    Sedangkan di area Foyer Ballroom lainnya, ada pula live painting persembahan Isur Suroso yang direalisasi oleh Srisasanti Gallery.



    Ada pula performance art menghibur persembahan Wayang Potehi "Hwan Le Hwa: The Warrior Princess" dari Rumah Cinta Wayang usungan Djarum Bakti Budaya. Wayang ini pun merupakan salah satu simbol pembauran budaya Tionghoa dan Indonesia di mana kultur yang diangkat beserta atribut yang menghiasi pertunjukan adalah hasil dari campuran budaya Cina Pesisir di Tanah Air.



    Terakhir, tepatnya pada pukul 18.00, talk show kembali diadakan dengan tema "Scouting Emerging Artist for Business Purposes". Dibawakan oleh Rifky Effendi dan diisi oleh Christine Radjimin sebagai Chairman dari ARTOTEL Jakarta dan Safri Effendi selaku Art Manager dari ARTOTEL Jakarta, obrolan ini mengulas tentang bagaimana karya seni dan bisnis penginapan bisa saling berkolaborasi di era modern seperti sekarang.


    So, Art Jakarta 2017 bukanlah pameran seni atau art fair semata. Lebih daripada itu, event ini ingin mengajak khalayak agar bisa menikmati seni dari berbagai perspektif tanpa menyisakan kebosanan bagi segala kalangan dan semua rentang usia. Mulai dari pameran, pertunjukan seni, sampai art workshop pun tak ketinggalan jadi bagian dari eksebisi tahunan ini.





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below