Film Kartini Siap Tayang di Bioskop Mulai 19 April 2017



  • Menjadi hari bersejarah yang kita rayakan sejak kecil, tahun ini film Kartini (2017) menjadi persembahan khusus dalam merayakan Hari Kartini.

    Diproduksi oleh Legacy Pictures, bekerja sama dengan Screenplay Productions, film ini diproduseri oleh Robert Ronny dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

    Hadirnya film ini seakan dapat membuka mata kita lebih dalam akan sosok seorang Kartini, bagaimana beliau mengalami pergulatan batin dan gejolak dalam hidupnya.



    “Selama lebih dari dua tahun kita khusus riset tentang Kartini, banyak hal yang cukup mengejutkan yang orang tidak tahu tentang Kartini selama ini,” ujar Robert Ronny, produser film Kartini.

    “Yang pertama, sebutan ibu Kartini yang menurut saya kurang tepat. Dia meninggal di usia yang sangat muda, bahkan belum sempat menjadi ibu-ibu. Dan kita harus ingat bahwa Kartini yang kita kenal lewat surat-suratnya adalah Kartini yang masih remaja, berusia belasan tahun. Dia sangat tomboy. Dia banyak membaca, dan berpikir. Jalan pikirannya amat sangat maju, terstruktur, dan sangat modern.”

    Sutradara Hanung Bramantyo, yang mempunyai visi yang serupa mengatakan, “Tugas kita sebagai pembuat film adalah menciptakan kembali kehidupan tokoh tersebut agar bisa dinikmati, sekaligus diresapi maknanya oleh penonton. Di film ini saya ingin mengajak orang melihat sebuah paparan kehidupan. Saya menghilangkan banyak sekali dialog yang sifatnya seperti petuah. Saya ingin penonton belajar dari film ini bukan karena petuah-petuahnya tetapi dari bagaimana sikap Kartini, bagaimana aksi dari Kartini.”

    Begitupula dengan ungakapan Dian Sastrowardoyo yang kagum dengan sosok Kartini, “Ini film periodik pertama saya, sekaligus film biopik pertama juga buat saya. Kesempatan ini tidak mungkin datang dalam 20 atau 30 tahun, jadi saya harus mempersiapkan sungguh-sungguh, lahir dan batin, untuk menjadi Kartini. Makanya, dari ketika menjalani casting pun, saya bertekad untuk membaca semua tulisan- tulisan Kartini yang sudah diterbitkan dan membaca semua referensi pustaka yang bisa saya dapatkan. Dan semakin dalam saya membaca tentang Kartini, melihat tempat tinggal Kartini, berdiskusi dengan orang-orang tentang Kartini, semakin saya merasa kagum terhadap beliau. Kenapa Kartini penting? Karena yang dia lawan adalah bagian dari dirinya sendiri, kekangan tradisi yang masuk dalam ruang-ruang paling domestik dalam hidupnya”.

    Jajaran pemain papan atas aktor dan aktris Indonesia turut bermain dalam film besar ini, seperti Acha Septriasa, Ayushita Nugraha, Denny Sumargo, serta penampilan khusus Dwi Sasono, Adinia Wirasti, dan Reza Rahadian. Sementara dari jajaran para pemain senior Indonesia, ada Deddy Soetomo, Djenar Maesa Ayu, dan Christine Hakim. 



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below