Ralph Lauren akan Ditinggal oleh Sang CEO


  • Ralph Lauren akan Ditinggal oleh Sang CEO
    (Foto: @RalphLauren/twitter)

    Chief executive officer (CEO) dari Ralph Lauren, Stefan Larsson, akan secara resmi berhenti dari posisinya dan meninggalkan perusahaan yang telah didirikan oleh Ralph Lauren pada tanggal 1 Mei 2017 nanti. Stefan Larsson telah menjadi CEO untuk Ralph Lauren selama 2 tahun sejak bulan November 2015.

    (Baca juga artikel: Melania Trump Mengenakan Ralph Lauren Saat Inaugurasi)

    Pria berumur 42 tahun tersebut akhirnya memutuskan untuk berhenti karena perselisihan yang terjadi dengan Ralph Lauren. Stefan Larsson merasa bahwa dia membutuhkan kendali untuk mempekerjakan dan menghentikan pekerja di bidang kreatif untuk menjalankan rencananya bisnisnya pada bulan Juni nanti.



    Namun hal ini tidak disetujui oleh chief creative officer dan pendiri dari label asal asal Amerika tersebut, Ralph Lauren, sehingga mereka akhirnya berselisih hingga tentang marketing, desain, dan bagaimana divisi kreatif akan berkembang.

    (Baca juga artikel: Tom Ford Segera Hadirkan Koleksi Jam Tangan Pertamanya)

    Saat Stefan Larsson bergabung sebagai CEO untuk Ralph Lauren, perusahaan ini sedang mengalami penurunan keuntungan. Pria yang juga pernah bekerja untuk Old Navy dan H&M ini menerapkan berbagai strategi seperti fokus ke lebih sedikit label yang ada di bawah perusahaan Ralph Lauren dan mempercepat rantai pasokan.

    Desainer Ralph Lauren sendiri tidak berminat untuk menjalankan bisnisnya sehari-hari dan hanya ingin fokus dalam bagian kreatif saja sehingga pencarian kandidat untuk posisi CEO untuk menggantikan Stefan Larsson telah dimulai.



 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below